NEWS
Insentif Pembelian Jadi Strategi Synthesis Pacu Penjualan Hunian
Rizkie Fauzian
Selasa 03 November 2026 / 13:22
- Synthesis Development menghadirkan program pemasaran Race to Finish untuk mendorong penjualan empat proyek hunian pada November–Desember 2026.
- Perusahaan menawarkan diskon, subsidi cicilan, bantuan uang muka, dan hadiah langsung untuk menarik konsumen.
- Empat proyek yang dipasarkan menyasar segmen berbeda, mulai dari pembeli rumah pertama hingga konsumen hunian premium.
Jakarta: Synthesis Development mengoptimalkan momentum akhir tahun untuk mendorong penjualan properti. Strategi ini dilakukan dengan menawarkan berbagai insentif pembelian pada empat proyek hunian selama November hingga Desember 2026.
Adapun empat proyek tersebut mencakup Synthesis Huis Jakarta, Anandaya Home Resort, Aksara Homes, dan Arsa Homes. Penawaran diberikan untuk menarik minat konsumen, mulai dari diskon harga, subsidi uang muka, bantuan sewa, subsidi cicilan kredit pemilikan rumah (KPR), hingga hadiah langsung.
COO Synthesis Development Aldo Daniel mengatakan program tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan memanfaatkan momentum akhir tahun sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memiliki hunian.
"Memasuki usia ke-34 tahun, kami melihat momentum ini sebagai kesempatan untuk terus bertumbuh sekaligus memberikan apresiasi kepada konsumen yang telah mempercayai Synthesis Development. Melalui Race to Finish, kami menghadirkan berbagai penawaran spesial dari proyek-proyek kami agar semakin banyak masyarakat dapat mewujudkan impian memiliki hunian," ujar Aldo dalam keterangan tertulis, Selasa, 3 November 2026.
Pada segmen premium, Synthesis Huis Jakarta di Cijantung, Jakarta Timur, menawarkan rumah dengan harga mulai Rp2 miliaran. Proyek ini menyasar keluarga yang membutuhkan hunian dengan akses menuju kawasan bisnis TB Simatupang dan fasilitas transportasi perkotaan.
Untuk menarik konsumen, Synthesis Huis Jakarta menawarkan subsidi cicilan hingga Rp200 juta serta pilihan cicilan hingga 120 kali tanpa BI Checking. Konsumen juga berkesempatan memperoleh hadiah langsung berupa perangkat elektronik, logam mulia, dan perlengkapan rumah tangga sesuai ketentuan program.
Sementara itu, Anandaya Home Resort di Parung Panjang menyasar segmen pembeli rumah pertama, pasangan muda, dan keluarga yang mencari hunian dengan harga lebih terjangkau.
Proyek tersebut menawarkan rumah mulai Rp400 jutaan dengan konsep hunian bernuansa resor. Selama periode promosi, konsumen dapat memperoleh diskon hingga 10 persen, subsidi cicilan selama 12 bulan, serta hadiah langsung sesuai ketentuan program.
Pada segmen hunian modern di sekitar Jakarta Selatan, Synthesis Development mengandalkan Aksara Homes dan Arsa Homes.
Aksara Homes menawarkan hunian mulai Rp1,6 miliaran dengan akses menuju MRT Lebak Bulus, Pondok Indah Mall, dan kawasan Kemang. Dalam program Race to Finish, proyek ini memberikan bantuan sewa atau subsidi cicilan KPR hingga Rp54 juta serta diskon atau subsidi uang muka hingga Rp200 jutaan.
Adapun Arsa Homes menawarkan cicilan mulai Rp8 jutaan per bulan. Lokasinya berjarak sekitar lima menit dari MRT Lebak Bulus dan 10 menit dari kawasan bisnis TB Simatupang.
Untuk proyek tersebut, perusahaan memberikan bantuan sewa atau subsidi cicilan KPR hingga Rp49,5 juta serta diskon atau subsidi uang muka hingga Rp200 juta.
Kedua proyek juga menawarkan hadiah langsung berupa perangkat elektronik, logam mulia, dan voucher interior atau elektronik sesuai ketentuan program.
Dengan menghadirkan penawaran yang berbeda pada setiap proyek, perusahaan berupaya menyesuaikan strategi pemasaran dengan karakteristik dan kemampuan finansial calon pembeli.
Memasuki usia ke-34 tahun, Synthesis Development juga menyatakan komitmennya untuk mengembangkan portofolio bisnis di sektor hunian, gedung bertingkat, komersial, dan perhotelan.
Berlandaskan visi Grow in Trust, Build with Passion, perusahaan menargetkan pertumbuhan bisnis melalui pengembangan produk dan peningkatan kualitas proyek.
Seluruh program promosi Race to Finish berlaku selama November hingga Desember 2026 dengan syarat dan ketentuan yang ditetapkan masing-masing proyek.
(KIE)
Adapun empat proyek tersebut mencakup Synthesis Huis Jakarta, Anandaya Home Resort, Aksara Homes, dan Arsa Homes. Penawaran diberikan untuk menarik minat konsumen, mulai dari diskon harga, subsidi uang muka, bantuan sewa, subsidi cicilan kredit pemilikan rumah (KPR), hingga hadiah langsung.
COO Synthesis Development Aldo Daniel mengatakan program tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan memanfaatkan momentum akhir tahun sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memiliki hunian.
"Memasuki usia ke-34 tahun, kami melihat momentum ini sebagai kesempatan untuk terus bertumbuh sekaligus memberikan apresiasi kepada konsumen yang telah mempercayai Synthesis Development. Melalui Race to Finish, kami menghadirkan berbagai penawaran spesial dari proyek-proyek kami agar semakin banyak masyarakat dapat mewujudkan impian memiliki hunian," ujar Aldo dalam keterangan tertulis, Selasa, 3 November 2026.
Bidik Segmen Pasar Berbeda
Melalui Race to Finish, Synthesis Development menawarkan produk hunian dengan rentang harga dan karakteristik berbeda. Strategi ini memungkinkan perusahaan menjangkau konsumen dari berbagai segmen, mulai dari pembeli rumah pertama hingga keluarga yang mencari hunian premium di kawasan perkotaan.Pada segmen premium, Synthesis Huis Jakarta di Cijantung, Jakarta Timur, menawarkan rumah dengan harga mulai Rp2 miliaran. Proyek ini menyasar keluarga yang membutuhkan hunian dengan akses menuju kawasan bisnis TB Simatupang dan fasilitas transportasi perkotaan.
Untuk menarik konsumen, Synthesis Huis Jakarta menawarkan subsidi cicilan hingga Rp200 juta serta pilihan cicilan hingga 120 kali tanpa BI Checking. Konsumen juga berkesempatan memperoleh hadiah langsung berupa perangkat elektronik, logam mulia, dan perlengkapan rumah tangga sesuai ketentuan program.
Sementara itu, Anandaya Home Resort di Parung Panjang menyasar segmen pembeli rumah pertama, pasangan muda, dan keluarga yang mencari hunian dengan harga lebih terjangkau.
Proyek tersebut menawarkan rumah mulai Rp400 jutaan dengan konsep hunian bernuansa resor. Selama periode promosi, konsumen dapat memperoleh diskon hingga 10 persen, subsidi cicilan selama 12 bulan, serta hadiah langsung sesuai ketentuan program.
Pada segmen hunian modern di sekitar Jakarta Selatan, Synthesis Development mengandalkan Aksara Homes dan Arsa Homes.
Aksara Homes menawarkan hunian mulai Rp1,6 miliaran dengan akses menuju MRT Lebak Bulus, Pondok Indah Mall, dan kawasan Kemang. Dalam program Race to Finish, proyek ini memberikan bantuan sewa atau subsidi cicilan KPR hingga Rp54 juta serta diskon atau subsidi uang muka hingga Rp200 jutaan.
Adapun Arsa Homes menawarkan cicilan mulai Rp8 jutaan per bulan. Lokasinya berjarak sekitar lima menit dari MRT Lebak Bulus dan 10 menit dari kawasan bisnis TB Simatupang.
Untuk proyek tersebut, perusahaan memberikan bantuan sewa atau subsidi cicilan KPR hingga Rp49,5 juta serta diskon atau subsidi uang muka hingga Rp200 juta.
Kedua proyek juga menawarkan hadiah langsung berupa perangkat elektronik, logam mulia, dan voucher interior atau elektronik sesuai ketentuan program.
Perkuat Strategi Pemasaran Menjelang Akhir Tahun
Program Race to Finish menjadi salah satu upaya Synthesis Development memperkuat pemasaran portofolio propertinya menjelang penutupan 2026. Pemberian insentif pembelian menjadi salah satu pendekatan untuk mendorong keputusan konsumen di tengah beragam pertimbangan dalam membeli hunian.Dengan menghadirkan penawaran yang berbeda pada setiap proyek, perusahaan berupaya menyesuaikan strategi pemasaran dengan karakteristik dan kemampuan finansial calon pembeli.
Memasuki usia ke-34 tahun, Synthesis Development juga menyatakan komitmennya untuk mengembangkan portofolio bisnis di sektor hunian, gedung bertingkat, komersial, dan perhotelan.
Berlandaskan visi Grow in Trust, Build with Passion, perusahaan menargetkan pertumbuhan bisnis melalui pengembangan produk dan peningkatan kualitas proyek.
Seluruh program promosi Race to Finish berlaku selama November hingga Desember 2026 dengan syarat dan ketentuan yang ditetapkan masing-masing proyek.
(KIE)