NEWS

Menteri PKP Jajaki Kerja Sama Perumahan dengan Tiongkok, Fokus Teknologi

Rizkie Fauzian
Rabu 29 Juli 2026 / 14:24
Ringkasnya gini..
  • Menteri PKP Maruarar Sirait akan bertemu Menteri Perumahan Tiongkok untuk membahas kerja sama di bidang perumahan, termasuk pemanfaatan teknologi dan pengembangan hunian vertikal.
  • Pemerintah mendorong pembangunan rumah susun dan hunian vertikal sebagai solusi keterbatasan lahan di perkotaan sekaligus untuk mengurangi backlog kepemilikan rumah yang masih mencapai 9,6 juta unit.
  • Kementerian ATR/BPN menyiapkan lahan skala besar di berbagai wilayah Indonesia guna mendukung Program Strategis Nasional pembangunan hunian vertikal dan kota satelit.
Jakarta: Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait dijadwalkan bertemu Menteri Perumahan dan Pembangunan Perkotaan dan Pedesaan Republik Rakyat Tiongkok pada Rabu, 30 Juli 2026.

Pertemuan tersebut akan membahas peluang kerja sama di sektor perumahan, termasuk pemanfaatan teknologi serta pengembangan hunian vertikal. Pemerintah ingin mempelajari pengalaman Tiongkok dalam menangani persoalan perumahan sekaligus menjajaki kerja sama yang dapat diterapkan di Indonesia.

"Apa yang kita bisa kerjasamakan, apakah teknologi dan sebagainya," ujar Maruarar dikutip dari Antara, Rabu, 29 Juli 2026.
 
Menurut Ara, penyediaan hunian di kawasan perkotaan ke depan akan lebih diarahkan melalui pembangunan rumah susun dan hunian vertikal. Langkah tersebut menjadi solusi atas keterbatasan lahan di kota-kota besar sekaligus mendukung arahan Presiden Prabowo Subianto agar penggunaan lahan lebih efisien.

Ia mengungkapkan, berdasarkan Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2025, backlog kepemilikan rumah di Indonesia masih mencapai sekitar 9,6 juta unit. Angka tersebut menjadi salah satu tantangan utama yang ingin diatasi pemerintah melalui percepatan pembangunan perumahan.

Maruarar juga menyebut lahan yang disediakan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) akan dimanfaatkan untuk pembangunan rumah susun dan kota satelit bagi masyarakat.

Sementara itu, Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid menegaskan kementeriannya terus mendukung Program Strategis Nasional (PSN) pembangunan permukiman hunian vertikal dan kota satelit dengan menyiapkan lahan skala besar di berbagai daerah.

Lahan tersebut tersebar di sejumlah wilayah di Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, hingga Sulawesi untuk mendukung percepatan pembangunan kawasan permukiman baru.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KIE)

MOST SEARCH