NEWS

KAI Bangun 3.784 Unit Hunian Vertikal di Manggarai

Rizkie Fauzian
Jumat 21 Agustus 2026 / 13:39
Ringkasnya gini..
  • KAI membangun 3.784 unit hunian vertikal di Manggarai untuk mendukung program pemerintah menyediakan tiga juta rumah bagi masyarakat.
  • Hunian Manggarai berdiri di lahan sekitar 2,2 hektare dan terdiri dari delapan tower serta 150 unit ritel sebagai fasilitas pendukung.
  • Proyek berbasis TOD ini ditargetkan selesai 18 bulan dengan tetap mengutamakan keselamatan operasional kereta api.
Jakarta: PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI memanfaatkan aset perusahaan untuk membangun hunian vertikal di kawasan Manggarai, Jakarta. Proyek tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap program pemerintah dalam menyediakan tiga juta rumah bagi masyarakat.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan pembangunan Hunian Manggarai menjadi langkah untuk mengoptimalkan aset strategis perkeretaapian agar memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

"Ini bukan semata-mata dimulainya sebuah pekerjaan fisik. Momentum ini merupakan penegasan bahwa aset perkeretaapian yang strategis dapat dioptimalkan secara bertanggung jawab untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat," kata Bobby dalam Groundbreaking Hunian Terjangkau Manggarai dikutip dari Antara, Jumat, 21 Agustus 2026.

Groundbreaking Hunian Manggarai resmi dimulai sebagai upaya menghadirkan hunian layak, terjangkau, dan berkelanjutan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dengan konsep Transit Oriented Development (TOD).

Menurut Bobby, program tiga juta rumah rakyat merupakan salah satu prioritas pemerintah dalam menyediakan hunian berkualitas bagi masyarakat, khususnya MBR.

Dalam pembangunan Hunian Manggarai, KAI menerapkan tiga prinsip utama, yakni hunian layak, terjangkau, dan berkelanjutan sesuai dengan kebijakan pemerintah.

Bobby menjelaskan hunian layak harus memenuhi standar keselamatan, kualitas, kenyamanan, serta fungsi utama. Sementara itu, aspek keterjangkauan disesuaikan dengan skema yang ditetapkan pemerintah.

Bangun 3.784 unit hunian

Hunian Manggarai dibangun di kawasan strategis yang terdiri dari Blok G, Blok F, dan Blok H dengan luas lahan sekitar 2,2 hektare.

Proyek tersebut akan menghadirkan 3.784 unit hunian vertikal yang terbagi dalam delapan tower. Selain hunian, kawasan ini dilengkapi 150 unit ritel sebagai fasilitas pendukung.

Pembangunan hunian ditargetkan selesai dalam waktu 18 bulan. KAI memastikan pelaksanaan proyek tetap memperhatikan aspek keselamatan operasional kereta api sebagai prioritas utama.

KAI juga memastikan Hunian Manggarai diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah sesuai dengan persyaratan pemerintah. Pelaksanaan proyek akan mengedepankan tata kelola yang baik agar pemanfaatan aset perusahaan dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

Berbasis transportasi publik

Pengembangan Hunian Manggarai dengan konsep TOD memungkinkan hunian terintegrasi dengan transportasi publik. Konsep tersebut diharapkan dapat memberikan kemudahan mobilitas sekaligus mendukung pengembangan kawasan perkotaan yang lebih efisien.

Groundbreaking Hunian Terjangkau Manggarai turut dihadiri Ketua Satgas Perumahan sekaligus Utusan Khusus Presiden RI Hashim Djojohadikusumo, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, serta sejumlah pejabat lainnya.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(KIE)

MOST SEARCH