NEWS
Lippo Cikarang LPCK Umumkan Susunan Manajemen Terbaru
Rizkie Fauzian
Senin 14 September 2026 / 14:55
- LPCK mengubah susunan Dewan Komisaris melalui RUPSLB yang digelar pada 11 September 2026.
- Ketut Budi Wijaya ditetapkan sebagai Komisaris menggantikan Charles Rigoux.
- Semester I 2026, LPCK mencatat pra-penjualan Rp902 miliar dan EBITDA Rp318 miliar.
Jakarta: PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) mengubah susunan Dewan Komisaris melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada Jumat, 11 September 2026 di Aryaduta Menteng, Jakarta.
Dalam rapat yang berlangsung secara hybrid tersebut, pemegang saham menerima pengunduran diri Charles Rigoux dari jabatan Komisaris Perseroan. Pemegang saham juga menyetujui pengangkatan Ketut Budi Wijaya sebagai Komisaris untuk menggantikan dan meneruskan sisa masa jabatan Charles Rigoux.
Perseroan menerima surat pengunduran diri Charles Rigoux pada 17 Juli 2026 dan telah menyampaikan keterbukaan informasi kepada publik pada 20 Juli 2026.
RUPSLB juga menegaskan kembali susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi yang berlaku sejak penutupan rapat hingga berakhirnya masa jabatan pada penutupan RUPS Tahunan yang diselenggarakan pada 2029.
Berikut susunan Dewan Komisaris dan Direksi LPCK:
Perseroan juga menyatakan akan berfokus pada penguatan kinerja operasional, inovasi, serta penerapan tata kelola perusahaan.
Pada semester I 2026, LPCK mencatat pra-penjualan sebesar Rp902 miliar atau mencapai 53 persen dari target tahun ini. Angka tersebut meningkat 14 persen dibandingkan Rp791 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan pra-penjualan terutama didorong produk residensial, dengan rumah tapak menyumbang 69 persen dari total pra-penjualan.
Pada periode yang sama, LPCK membukukan EBITDA sebesar Rp318 miliar. EBITDA margin meningkat menjadi 20 persen dari 13 persen pada semester I 2025.
(KIE)
Dalam rapat yang berlangsung secara hybrid tersebut, pemegang saham menerima pengunduran diri Charles Rigoux dari jabatan Komisaris Perseroan. Pemegang saham juga menyetujui pengangkatan Ketut Budi Wijaya sebagai Komisaris untuk menggantikan dan meneruskan sisa masa jabatan Charles Rigoux.
Perseroan menerima surat pengunduran diri Charles Rigoux pada 17 Juli 2026 dan telah menyampaikan keterbukaan informasi kepada publik pada 20 Juli 2026.
RUPSLB juga menegaskan kembali susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi yang berlaku sejak penutupan rapat hingga berakhirnya masa jabatan pada penutupan RUPS Tahunan yang diselenggarakan pada 2029.
Berikut susunan Dewan Komisaris dan Direksi LPCK:
Dewan Komisaris
- Presiden Komisaris (Independen): Didik Junaedi Rachbini
- Komisaris Independen: Hadi Cahyadi
- Komisaris: Ketut Budi Wijaya
- Komisaris: George Raymond Zage III
Direksi
- Presiden Direktur: Agus Arismunandar
- Direktur: Marshal Martinus Tissadharma
- Direktur: Indryanarum
Kinerja LPCK Semester I 2026
Dengan susunan manajemen tersebut, LPCK menyatakan akan melanjutkan pengembangan kawasan Lippo Cikarang Cosmopolis sebagai kawasan terpadu yang mencakup hunian, komersial, dan fasilitas pendukung.Perseroan juga menyatakan akan berfokus pada penguatan kinerja operasional, inovasi, serta penerapan tata kelola perusahaan.
Pada semester I 2026, LPCK mencatat pra-penjualan sebesar Rp902 miliar atau mencapai 53 persen dari target tahun ini. Angka tersebut meningkat 14 persen dibandingkan Rp791 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan pra-penjualan terutama didorong produk residensial, dengan rumah tapak menyumbang 69 persen dari total pra-penjualan.
Pada periode yang sama, LPCK membukukan EBITDA sebesar Rp318 miliar. EBITDA margin meningkat menjadi 20 persen dari 13 persen pada semester I 2025.
(KIE)