Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

10 Langkah Jitu Dapatkan Beasiswa

Pendidikan Beasiswa Pendidikan Tinggi Tips Pendidikan Perguruan Tinggi
Arga sumantri • 29 Juli 2021 08:04
Jakarta: Banyak siswa ataupun mahasiswa punya mimpi melanjutkan pendidikan tinggi ke luar negeri. Mencapai mimpi kuliah di luar negeri memang tak mudah. Mayoritas penghambat berkuliah di luar negeri yakni biayanya yang tak murah.
 
Namun, saat ini, berkuliah di luar negeri tentu bukan lagi mimpi yang tak mungkin digapai. Sudah banyak beasiswa tersedia untuk membantu meringankan beban biaya berkuliah di luar negeri. 
 
Program beasiswa sudah banyak macamnya juga. Mulai dari beasiswa dari pemerintah, universitas, ataupun organisasi swasta. Ada juga banyak beasiswa yang tersedia yang diperuntukkan untuk kelompok spesifik di masyarakat, seperti khusus perempuan atau laki-laki, ras, disabilitas, dan lainnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pemilihan beasiswa apapun sudah barang tentu selektif. Komite pemberi beasiswa ingin memastikan bahwa beasiswa yang diberikan memang pantas untuk sang penerima dan dapat dikembangkan lagi setelah kelulusan secara optimal. Oleh karena itu, untuk bisa kuliah di luar negeri dengan beasiswa, ada langkah-langkah strategis yang perlu diperhatikan.
 
Berikut tips jitu mendapatkan beasiswa yang dibagikan lembaga European Higher Education Fair (EHEF) Indonesia.
 
1. Minta Bantuan
 
Pertama dan terpenting, jangan takut untuk menjangkau orang-orang di sekitar untuk meminta bantuan. Hubungi kantor studi di luar negeri universitas, profesor, kantor bantuan keuangan, dan penasihat akademik untuk bertanya kepada mereka mengetahui beasiswa atau hibah yang cocok dengan kriteria.
 
Jika memungkinkan, datangi langsung ke kantor-kantor ini untuk meminta saran tentang cara mendapatkan beasiswa untuk belajar di luar negeri, daripada hanya mengirim email atau menelepon. 
 
Hal ini tidak hanya akan memudahkan profesor atau kantor studi di luar negeri untuk membantu, tetapi mereka juga akan terkesan dengan tekad dan inisiatif yang jelas saat tiba untuk membahas bantuan keuangan secara langsung. 
 
Bagian tersulit dari mendapatkan beasiswa belajar di luar negeri hanyalah menemukannya, jadi pastikan untuk bertanya kepada para profesional apakah mereka mengetahui informasi tersebut.
 
 

2. Riset, riset, riset!
 
Ini bukan hal yang sepele, malah salah satu hal fundamental dalam proses aplikasi beasiswa: lakukan risetmu! Semakin banyak beasiswa yang dapat kamu ajukan, semakin banyak bantuan keuangan yang bisa didapatkan. 
 
Kalian bisa memulai dengan menjelajahi website ehef.id, bukan hanya satu tipe beasiswa saja yang tersedia, tetapi dari berbagai macam sumber. Jangan lupa baca artikel-artikel ehef.id untuk tahu lebih lanjut perkembangan tentang beasiswa yang tersedia untuk masyarakat Indonesia.
 
3. Hubungi Komite Beasiswa/Hibah Secara Langsung
 
Cara terbaik untuk mengetahui semua detail seluk-beluk beasiswa serta persyaratan aplikasi terkini adalah dengan menghubungi komite beasiswa secara langsung. Mereka adalah komite yang menulis syarat dan ketentuan untuk mendapatkan beasiswa belajar di luar negeri. 
 
Ini tidak hanya akan memastikan kalian memiliki semua informasi yang akurat, tapi juga akan menunjukkan kepada komite beasiswa bahwa kalian tidak takut untuk mengambil inisiatif dan secara aktif mengejar beasiswa yang dilamar.
 
4. Benahi Resume
 
Setelah menyusun daftar beasiswa studi di luar negeri yang akan dilamar, sekarang waktunya bekerja keras! Sebagian besar dari proses aplikasi adalah merevisi resume. Pastikan untuk menyoroti pengalaman internasional apa pun yang dimiliki, perbarui semua aktivitas substansial yang terbaru, dan cobalah untuk tidak menulis lebih dari satu halaman. Menulis dengan singkat itu penting.
 
Baca: Pentingnya Menumbuhkan Edukasi Literasi Spasial Anak Sejak Dini
 
Surat pengantar resume merupakan bagian penting saat mengirimkan aplikasi karena itu bisa menjadi satu-satunya kesempatan menyampaikan argumen kenapa kalian layak mendapatkan beasiswa yang dilihat oleh bagian awal penerimaan aplikasi. 
 
Oleh karena itu, kalian tidak bisa semata-mata menuliskan tentang seberapa hebatnya kamu sebagai seorang mahasiswa secara umum. Fokus pada bagaimana kalian akan berencana untuk menerjemahkan pelajaran yang akan kalian dapatkan dari luar negeri ke dalam karir dan kehidupanmu.
 
5. Cek Pilihan Dosen/Atasan yang Cocok
 
Selain motivation letter dan resume, aplikasi untuk beasiswa studi di luar negeri biasanya memerlukan referensi pribadi; yaitu, pendapat dari seseorang yang pernah beriteraksi langsung denganmu baik dalam lingkungan profesional atau akademis.
 
Penting untuk diperhatikan dalam memilih dosen atau atasan: pilihlah orang yang punya hubungan baik dan akan dengan senang hati merekomendasikan. Dengan kata lain, jangan meminta dosen yang pernah mengajar beberapa tahun silam dan mungkin sudah lupa dengan kalian. 
 
 

Tetapi pilihlah dosen sesuai dengan kedekatan dan juga mata pelajaran yang kalian minati. Misalnya, ingin mendaftar ke jurusan Hubungan Internasional, dosen Ilmu Politik akan cocok sebagai orang yang menuliskan rekomendasi.
 
Hal yang perlu diingat juga, ketika meminta seorang dosen untuk menuliskan surat rekomendasi, selalu minta dari jauh-jauh hari sebelumnya supaya mereka bisa meluangkan waktu dan tidak terburu-buru. 
 
Sadari bahwa kalian akan meminta waktu mereka yang sibuk untuk membantu. Setelah mereka sudah melakukannya, menuliskan ucapan terima kasih tertulis juga tidak ada salahnya.
 
6. Tandai Kalender
 
Jika akan melamar ke sejumlah beasiswa atau hibah yang berbeda-beda, bersamaan dengan universitas akan berkuliah, mungkin sulit untuk mengingat semua deadlines dan persyaratan aplikasi yang berbeda-beda. Buatlah kalender khusus untuk aplikasi beasiswa dan juga universitas dengan semua deadlines yang jelas.
 
Baca: Dua Mahasiswa Berprestasi UNS Bagikan Tips Menulis Karya Ilmiah
 
Mungkin ini sudah pasti dilakukan, tapi kalau belum melakukannya, lakukanlah! dengan setiap tenggat waktu ditandai dengan jelas. Dengan ini akan lebih teratur dan punya perkiraan kapan kalian akan menyelesaikan semuanya.
 
7. Daftar Segera!
 
Daftar beasiswa secepat mungkin dengan aplikasi yang kuat. Itu adalah jalan kunci yang bisa mengantarkan untuk mendapatkan beasiswa. Bagian ini akan membutuhkan banyak waktu dan kesabaran, karena setiap bagian sekecil apapun itu penting. Jangan ada dokumen yang terlewatkan: Apa ada dokumen yang perlu di terjemahkan? Atau dokumen yang perlu kamu minta dari pihak kantor atau universitas? Perhatikan baik-baik persyaratan yang harus dilengkapi dan dedikasikanlah waktu yang cukup untuk antisipasi resiko lamanya dokumen itu untuk diterbitkan.
 
Selain itu, jika akan melamar ke lebih dari satu beasiswa, pastikan untuk menulis aplikasi yang khusus untuk setiap beasiswa tersebut. Hindari godaan untuk menyalin dan menempel dari satu aplikasi ke aplikasi lainnya. Ingat, komite beasiswa sudah biasa untuk meneliti aplikasi yang isinya terkesan terlalu umum.
 
8. Dedikasikan Waktu yang Cukup dan Fokus
 
Seringkali, orang-orang terburu-buru dalam melakukan pendaftaran terutama jika melamar lebih dari satu. Baca dengan teliti petunjuk dari penyelenggara beasiswa dan luangkan waktu yang cukup untuk menyelesaikan semua aplikasi tanpa merasa seperti berada di bawah tenggat waktu yang berat. 
 
Kalian akan menghasilkan pekerjaan dengan kualitas yang lebih baik jika tidak merasa terburu-buru. Pekerjaan dengan kualitas yang lebih baik berarti kesempatan yang lebih baik untuk mendapatkan beasiswa.
 
9. Memiliki IPK/GPA yang Memadai
 
Ini mungkin terkesan sederhana, tetapi untuk mendapatkan beasiswa, seringkali juga harus memiliki nilai yang cukup memadai. Tidak semua beasiswa atau hibah membutuhkan nilai yang tinggi atau di atas rata-rata, tetapi banyak dari mereka yang meminta hal tersebut. 
 
 

Nilai akademis bisa menggambarkan apakah nantinya penerima beasiswa tersebut bisa mengikuti pendidikan formal dengan baik yang nantinya akan serius dengan studinya kelak. Oleh karena itu, mulailah lebih serius kuliah jika masih berkuliah sebelum waktu mendaftar beasiswa. 
 
Kalau sudah lulus dan terpaksa harus menggunakan nilai IPK/GPA-mu yang lalu, jangan putus asa dulu. Mungkin kamu bisa tonjolkan dari kelebihan yang lain seperti keterlibatan organisasi, ataupun penemuan yang kamu lakukan setelah lulus kuliah. Hal-hal ini juga bisa mendukung dan memberi nilai lebih pada aplikasi.
 
10. Tunjukan Rasa Semangat dan Sungguh-sungguh
 
Melalui motivation letter, kalian bisa bercerita dan lebih meyakinkan pemberi beasiswa bahwa kamu adalah kandidat yang pantas. Motivation Letter mungkin memiliki stigma yang negatif karena tekanan yang ditimbulkannya bahwa esai tersebut harus sempurna. Jangan khawatir!
 
Ubah cara pikir itu menjadi kesempatan untuk bersinar. Bicarakan soal semangat dan keinginan untuk belajar di luar negeri dan pastikan tuliskan alasan kenapa destinasi studi yang dipilih cocok untuk mengembangkan karir di masa depan.
 
Komite pemberi beasiswa ingin tahu bahwa dana yang mereka berikan akan berbuah baik dan siswa yang mendapatkannya menghargai kesempatan yang diberikan kepada mereka. Jadi jangan takut untuk mengekspresikan diri, ceritakan kisah kalian dan jelaskan kenapa kalian pantas mendapatkan beasiswa tersebut.
 
Pada akhirnya, hal yang paling penting untuk diingat adalah berkomitmen atas waktu untuk berusaha semaksimal mungkin dalam mendaftar beasiswa, sama seperti yang dilakukan untuk tugas akademik lainnya. Sekalipun tidak mendapatkan beasiswa yang diharapkan, kalian akan belajar secara langsung proses menulis, berkoneksi dengan atasan, membagi waktu, dan  keuntungan lainnya.
 
Satu tips terakhir untuk mendapatkan beasiswa: Cobalah untuk tidak terjebak dalam pemikiran bahwa tidak mungkin melanjutkan studi di luar negeri karena uang. Karena kalau berusaha keras dan mencoba berbagai kesempatan yang ada, hal itu sangat memungkinkan.
 
Kuliah di luar negeri bukan hanya memberikanmu ijazah yang istimewa, tetapi juga pengalaman yang akan mengubah hidup dengan berada di luar zona nyaman dan segala petualangan yang menyertainya.
 
(AGA)
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif