Ibu UMKM. DOK Grab
Ibu UMKM. DOK Grab

5 Tips Efektif Kelola Waktu bagi Ibu Rumah Tangga Pelaku UMKM Ala Pakar IPB

Renatha Swasty • 08 Mei 2026 20:04
Ringkasnya gini..
  • Sejumlah tantangan dihadapi ibu rumah tangga dalam menyeimbangkan urusan keluarga dan aktivitas usaha.
  • Terdapat lima strategi yang dapat diterapkan untuk menyeimbangkan atara usaha dan kehidupan keluarga.
  • Penerapan strategi ini diharapkan dapat membantu ibu UMKM mengelola waktu lebih optimal, meningkatkan produktivitas, serta menjaga keseimbangan.
Jakarta: Banyak ibu yang menjalani peran ganda sebagai ibu rumah tangga sekaligus menjalankan usaha merasa waktu 24 jam sehari tidak cukup. Sejumlah tantangan dihadapi dalam menyeimbangkan urusan keluarga dan aktivitas usaha.
 
“Waktu merupakan sumber daya yang terbatas, sehingga harus dikelola secara bijak melalui perencanaan yang matang, penentuan prioritas, serta komunikasi yang efektif antaranggota keluarga. Selain itu, menjaga keseimbangan antara aktivitas ekonomi dan kehidupan keluarga juga menjadi hal yang sangat penting,” kata dosen Ilmu Keluarga dan Konsumen IPB University, Istiqlaliyah Muflikhati, dalam Webinar Keluarga Produktif dan Berdaya melalui keterangan tertulis, Jumat, 8 Mei 2026.
 
Istiqlaliyah mengatakan keterbatasan waktu, tidak adanya prioritas yang jelas, hingga kaburnya batas antara pekerjaan rumah dan usaha menjadi penyebab utama ketidakefisienan. Bahkan, berpotensi memicu kelelahan hingga burnout. 

Nah, Istiqlaliyah membagikan beberapa strategi yang dapat diterapkan untuk mengelola waktu yang efektif bagi ibu pelaku UMKM:

Tips efektif kelola waktu bagi ibu UMKM

1. Terapkan teknik batching

Salah satu cara efektif menghemat waktu adalah dengan mengelompokkan pekerjaan sejenis dalam satu waktu. Dalam praktiknya, batching dapat dilakukan dengan memproduksi barang sekaligus dalam jumlah banyak, melakukan pengemasan dalam satu waktu, hingga berbelanja bahan baku untuk beberapa hari ke depan dalam satu kali kegiatan.
 
“Dengan cara ini, waktu dan energi yang digunakan menjadi lebih hemat karena tidak perlu berulang kali berpindah dari satu jenis pekerjaan ke pekerjaan lainnya. Pendekatan ini mampu membantu meningkatkan efisiensi waktu dan energi, sehingga proses kerja menjadi lebih optimal dan terorganisasi,” jelas dia. 
 

2. Tentukan skala prioritas

Selanjutnya, tentukan skala prioritas sehingga setiap pekerjaan dapat diselesaikan berdasarkan tingkat urgensi dan kepentingannya. Selain itu, penting untuk menghindari pemborosan waktu dengan mengelola distraksi dan memanfaatkan waktu secara lebih produktif.

3. Susun jadwal harian

Penyusunan jadwal harian menjadi langkah penting untuk mengatur alokasi waktu secara lebih terstruktur. “Dengan jadwal yang jelas, aktivitas dapat berjalan lebih sistematis dan membantu mengurangi potensi pekerjaan yang tertunda atau menumpuk,” kat Istiqlaliyah.

4. Kelola distraksi

Mengelola distraksi menjadi kunci agar waktu tidak terbuang percuma. Pemanfaatan waktu secara produktif akan membantu menjaga ritme kerja tetap efisien, terutama saat menjalankan peran ganda.

5. Bangun kolaborasi

Pembagian peran antaranggota keluarga sangat penting untuk meringankan beban kerja. Kolaborasi ini memungkinkan pelaku UMKM tetap fokus menjalankan usaha tanpa mengabaikan tanggung jawab domestik.
 
Dalam jangka panjang, penerapan strategi ini diharapkan dapat membantu ibu UMKM mengelola waktu secara lebih optimal, meningkatkan produktivitas, serta menjaga keseimbangan antara usaha dan kehidupan keluarga.
 
“Ibu yang sehat, bahagia, dan terorganisasi dengan baik adalah fondasi keluarga yang kuat dan usaha yang berkembang. Mulai dari langkah kecil, konsisten, dan rayakan setiap kemajuan!” ujar Istiqlaliyah. 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA