Ilustrasi/Medcom
Ilustrasi/Medcom

Viral Minyak Kayu Putih Bikin Bensin Irit? Pakar IPB Bongkar Faktanya

Citra Larasati • 28 Juli 2026 17:36
Ringkasnya gini..
  • Viral klaim campur minyak kayu putih bikin bensin irit. Pakar IPB tegaskan belum ada bukti ilmiah yang memadai.
  • Bukannya bikin hemat, sembarangan campur minyak komersial justru berisiko merusak injektor dan komponen mesin.
  • Ketimbang ikut mitos, ahli sarankan rawat mesin berkala dan terapkan eco-driving untuk menghemat bahan bakar.
Jakarta: Linimasa media sosial belakangan ini diramaikan oleh sebuah life hack otomotif yang cukup menimbulkan penasaran. Sebuah klaim menyebutkan, mencampurkan beberapa tetes minyak kayu putih ke dalam tangki bensin bisa membuat konsumsi bahan bakar kendaraan bermotor jadi jauh lebih irit. Namun, benarkah trik ini aman dan efektif?
 
Menjawab rasa penasaran warganet, Dosen Fakultas Teknik dan Teknologi IPB University, Dr. Leopold Oscar Nelwan, angkat bicara. Ia memperingatkan masyarakat agar tidak mudah termakan tren atau klaim viral di internet yang belum teruji kebenarannya secara sains.
 
Menurut Dr. Leopold, memang ada beberapa studi empiris yang meneliti penggunaan eucalyptus oil atau minyak eukaliptus sebagai campuran bahan bakar (fuel blend). Pada takaran dan formulasi tertentu, minyak tersebut memang dilaporkan bisa mendongkrak performa mesin serta menekan emisi gas buang.

Namun, ia menggarisbawahi bahwa minyak yang digunakan dalam riset memiliki spesifikasi khusus, bukan minyak kayu putih botolan yang biasa dibeli di warung atau apotek.
 
"Hal ini berbeda dengan praktik yang banyak beredar di masyarakat, yakni menambahkan minyak kayu putih komersial dalam jumlah kecil ke dalam tangki kendaraan. Hingga kini, belum ada bukti ilmiah yang memadai bahwa cara tersebut secara konsisten dapat meningkatkan efisiensi bahan bakar kendaraan produksi standar," ujarnya.

Beda Komposisi, Beda Hasil

Secara kimiawi, Leopold memaparkan bahwa minyak kayu putih mengandung ragam senyawa organik volatil, dengan eukaliptol (1,8-cineole) sebagai komponen utamanya. Senyawa-senyawa ini memang memiliki sifat yang bisa bereaksi dengan bensin.
 
“Ketika dicampurkan ke dalam bensin, senyawa-senyawa tersebut memang dapat memengaruhi sifat bahan bakar, seperti volatilitas, angka oktan, maupun karakteristik pembakaran. Namun, besarnya perubahan sangat bergantung pada komposisi dan jumlah yang digunakan,” urainya.

Bukan Fuel Blend atau Aditif

Salah kaprah terbesar di masyarakat adalah menyamakan minyak kayu putih komersial dengan aditif atau fuel blend. Padahal, fungsi dan cara kerjanya sangat jauh berbeda.
 
Fuel blend membutuhkan proporsi pencampuran yang masif, bisa mencapai puluhan persen, untuk bisa benar-benar mengubah karakter bensin. Sementara itu, cairan aditif memang dirancang khusus untuk diteteskan dalam jumlah sedikit, namun memiliki formula kimia yang spesifik untuk membersihkan ruang bakar.
 
“Sebaliknya, aditif ditambahkan dalam konsentrasi sangat kecil dan harus memiliki mekanisme kerja yang spesifik agar efektif. Hingga saat ini, belum ada penjelasan ilmiah yang membuktikan minyak kayu putih komersial bekerja melalui mekanisme tersebut,” ungkapnya.

Awas Mesin Jebol!

Lebih jauh, Leopold mewanti-wanti potensi bahaya di balik mitos ini. Perlu diingat, minyak kayu putih komersial dirancang untuk pemakaian luar pada tubuh manusia, bukan untuk dibakar di dalam ruang mesin. Komposisinya pun berbeda-beda antar pabrikan.
 
Jika nekat digunakan terus-menerus, cairan ini berisiko meninggalkan endapan (deposit) di ruang bakar, mengganggu sistem bahan bakar, hingga merusak injektor mesin kesayanganmu. Kerusakan komponen ini tentu bakal memakan biaya perbaikan yang tak sedikit.
 
Lantas, bagaimana cara valid bikin bensin awet? Leopold menyarankan solusi yang sudah pasti terbukti keilmiahannya. Mulai dari menjaga tekanan angin ban sesuai standar pabrik, rajin servis berkala, menggunakan oli dan oktan BBM yang tepat, tidak membawa muatan berlebih, hingga mengubah gaya berkendara menjadi lebih halus (tidak sering mengerem dan menginjak gas secara mendadak).
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(CEU)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan