Ubaidillah menerangkan, proses produksi yang dilakukan timnya dapat menjawab keterbatasan jumlah nasal cannula dengan pembuatan molding atau cetakan dari nasal cannula. Dengan molding ini, pembuatan nasal cannula yang menggunakan teknik plastic
injection molding dapat menghasilkan alat dalam jumlah yang banyak dengan waktu yang relatif cepat.
Adapun, kelebihan yang diberikan oleh nasal cannula dan pembuatan
molding, yaitu nasal cannula bukan hanya untuk pasien covid-19 saja. Tetapi dapat digunakan untuk pasien yang memliki diagnosis penyakit paru obstruktif kronik, Restrictive Thoracic Diseases (RTD), Obesity Hypoventilation Syndrome 5, deformitas dinding dada, penyakit neuromuskular, dan Decompensated Obstructive Sleep Apnea.
"Selain itu, dengan adanya
molding dari nasal cannula, proses produksi dari alat tersebut menjadi meningkat,” pungkasnya.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda(CEU)