Riset yang melibatkan 4.900 responden survei online di enam negara ASEAN plus Jepang, serta 36 kunjungan langsung ke rumah responden ini, menemukan fakta mengejutkan terkait kebiasaan belajar dan konsumsi generasi 40+. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), kelompok usia di atas 40 tahun mendominasi 38,2 persen populasi Indonesia, di mana rentang usia 55–59 tahun mencatat rata-rata pendapatan tertinggi.
Data APJII juga mengonfirmasi tingginya penetrasi internet di Generasi X yang mencapai 79,48 persen. Selama bertahun-tahun, para pemasar menjadikan konsumen muda sebagai sumber utama pertumbuhan.
Padahal, segmen konsumen berusia 40 tahun ke atas kini mulai muncul sebagai salah satu peluang pasar terbesar. Menurut Group CEO Hakuhodo International Indonesia, Devi Attamimi, segmen ini tidak lagi dapat dilihat hanya dari faktor usia, tetapi juga dari semakin kuatnya kejelasan dalam menjalani hidup, kepercayaan diri, dan pengaruh yang mereka miliki.
Inilah saatnya bagi para pemasar untuk melihat potensi besar dari segmen konsumen yang selama ini masih kurang mendapat perhatian, serta memanfaatkan potensinya untuk mendorong gelombang pertumbuhan baru.
“Alih-alih memasuki fase penurunan, mereka justru berada di masa puncak hidupnya. Selama ini, mereka kerap dipandang hanya melalui kacamata usia, padahal mereka masih punya pengaruh dan masih sangat berdaya. Dengan kemampuan finansial yang kuat dan keinginan untuk tetap memanjakan diri, mereka mencari pengalaman konsumsi yang dapat membuat hidup terasa lebih berarti. Kini saatnya bagi marketer untuk melihat segmen ini sebagai potensi pertumbuhan baru yang menjanjikan.” tambah Senior Director of Strategy and Head of Sei-katsu-sha Lab, Rian Prabana dalam siaran persnya, Minggu, 6 September 2026.
4 Fakta Menarik Prime Generation
- Aktif Mengembangkan Diri: Sebanyak 62,4 persen responden Indonesia (40–69 tahun) menyatakan berambisi mempelajari keterampilan baru.
- Jago Digital dan Media Sosial: 43,5 persen kelompok usia ini menggunakan media sosial murni untuk belajar dan menambah pengetahuan. Angka ini ironisnya lebih tinggi dibandingkan generasi di bawah 40 tahun yang hanya menyentuh 39 persen
- Menolak Pasif: 73 persen responden bertekad menjaga keaktifan fisik dan mental agar tetap mandiri dan tidak membebani keluarga. Sekitar 47,1 persen masih memiliki ambisi kuat untuk mengejar impian yang sempat tertunda.
- Gila Belanja Online dan Self-Reward: Kemapanan finansial membuat 51,1persen responden rutin mengeluarkan uang untuk self-reward. Dominasi digital mereka dibuktikan dengan 57 perseb yang aktif berbelanja di e-commerce, dan 73,3 persen pernah bertransaksi langsung melalui live commerce.