Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa jalur lintasan gerhana tersebut tidak menyentuh wilayah Nusantara sama sekali. Alasannya sederhana, karena saat fenomena epik ini berlangsung, posisi Indonesia sedang berada di waktu malam hari.
Direktur Seismologi Teknik, Geofisika Potensial, dan Tanda Waktu BMKG, Teguh Rahayu, membeberkan bahwa pemandangan spektakuler ini justru akan memanjakan warga yang berada di kawasan Eropa, Rusia bagian utara, Afrika bagian barat laut, serta Amerika Utara.
Meski begitu, buat kalian yang tinggal di Tanah Air tidak perlu Fear Of Missing Out (FOMO). Berkat teknologi, kalian tetap bisa menjadi saksi mata peristiwa tata surya ini secara virtual.
“Untuk masyarakat Indonesia yang ingin menyaksikan peristiwa Gerhana Matahari Total dapat mengikutinya melalui kanal resmi NASA,” kata Ayu dikutip dari laman BMKG, Minggu, 9 Agustus 2026.
Bagi kaum night owl yang berniat begadang, wajib catat timeline astronomisnya! Secara global, fenomena ini bakal kick-off dari fase Gerhana Sebagian (P1) pada pukul 22.34 WIB. Transisi makin seru saat masuk fase Gerhana Total di lokasi awal (U1) pada pukul 23.57 WIB.
Nah, puncak hype-nya terjadi pada Kamis dini hari, tepatnya pukul 00.45 WIB (13 Agustus 2026). Keseluruhan proses gerhana epik ini baru akan wrap up sepenuhnya pada pukul 02.57 WIB.
Apa Itu Gerhana Matahari Total?
Secara sains, Gerhana Matahari Total terjadi ketika Matahari, Bulan, dan Bumi baris sejajar sempurna saat fase Bulan Baru. Pada puncaknya, piringan Bulan akan memblokir cahaya Matahari secara penuh dari sudut pandang Bumi.Efeknya? Siang hari akan mendadak disulap menjadi segelap malam bagi wilayah yang masuk jalur bayangan inti (umbra). Sementara daerah di zona bayangan samar (penumbra) hanya akan kebagian Gerhana Matahari Sebagian.
Terakhir, BMKG juga memberikan warning keras bagi para lucky observer di lokasi kejadian untuk tidak nekat menatap Matahari dengan mata telanjang. Penggunaan kacamata khusus berfilter matahari adalah harga mati demi menjaga keselamatan kornea mata dari risiko kerusakan permanen.
Baca Juga :
Daftar Negara yang Dilintasi Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 dan Cara Aman Mengamatinya
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda