"Tugasnya bisa satu atau dua sehari, cukup. Tapi dari satu tugas bisa membahas beberapa mata pelajaran dengan topik yang relevan," kata Ina kepada Medcom.id, Selasa, 14 April 2020.
Menurut Ina, guru setiap mata pelajaran bisa berembuk untuk menggabungkan mata pelajaran dalam satu tugas. Dengan begitu, siswa bisa meningkatkan kemampuan nalar mereka.
"Lebih meningkatkan daya nalar siswa bukan hanya fokus hafalan saja. Ini jadi pemantik dan kesempatan untuk mendidik anak juga ke arah inovasi," ungkapnya.
Baca: FSGI Minta Pemerintah Perbanyak Pelatihan Guru Daring Saat WFH
Ina mengatakan sudah saatnya pendidikan Indonesia tidak terpaku pada satu struktur. Ia mengatakan harus ada pemikiran yang out of the box guna membuat siswa lebih kreatif di masa sulit seperti ini.
"Ke depan kan pendidikan seperti ini yang kita harapkan. Anak bisa lebih berinovasi, dan mendapatkan pendidikan yang lebih berkarakter," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News