Jakarta: Seleksi Penerimaan Calon Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (SPCP IPDN) Tahun 2026 berlanjut. Setelah Tes Kesehatan Tahap I, calon praja kini mesti mengikuti Tes Psikologi Integritas dan Kejujuran.
Tes ini merupakan salah satu tahapan krusial dalam SPCP IPDN. Tes ini bukan hanya untuk mengukur kemampuan akademis, tetapi menggali struktur kepribadian, kestabilan emosi, dan cara berpikir.
Terpenting, menggali potensi integritas dan kejujuran calon dalam menghadapi tekanan tugas sebagai abdi negara. Calon praja yang akan mengikuti Tes Psikologi Integritas dan Kejujuran mesti memahami sejumlah kententuan.
Hal ini penting agar bisa menjalankan tes dengan baik dan mendapatkan hasil maksimal. Yuk, simak berikut ini materi Tes Psikologi Integritas dan Kejujuran SPCP IPDN 2026, dokumen yang diperlukan saat tes, termasuk rumus menghitung kelulusannya dikutip dari akun Instagram @humasipdn.id:
Tes ini merupakan salah satu tahapan krusial dalam SPCP IPDN. Tes ini bukan hanya untuk mengukur kemampuan akademis, tetapi menggali struktur kepribadian, kestabilan emosi, dan cara berpikir.
Terpenting, menggali potensi integritas dan kejujuran calon dalam menghadapi tekanan tugas sebagai abdi negara. Calon praja yang akan mengikuti Tes Psikologi Integritas dan Kejujuran mesti memahami sejumlah kententuan.
Hal ini penting agar bisa menjalankan tes dengan baik dan mendapatkan hasil maksimal. Yuk, simak berikut ini materi Tes Psikologi Integritas dan Kejujuran SPCP IPDN 2026, dokumen yang diperlukan saat tes, termasuk rumus menghitung kelulusannya dikutip dari akun Instagram @humasipdn.id:
Materi Tes Psikologi Integritas dan Kejujuran
Berikut materi yang akan dihadapi calon praja. Pemeriksaan menggunakan metode Computer Assisted Test (CAT):
1. Aspek psikologi
Kecerdasan:
- Kemampuan berpikir praktis
- Kemampuan berpikir verbal
- Kemampuan berpikir logis
- Kemampuan berpikir analitis
Kepribadian:
- Stabilitas emosi
- Prososial
- Penyesuaian diri
- Kepercayaan diri
- Motif berprestasi
- Pengambilan keputusan
Sikap kerja:
- Kecepatan kerja
- Ketelitian kerja
- Ketahanan kerja
2. Aspek integritas dan kejujuran
- Integritas
- Inovasi kepemimpinan
- Transparansi
- Produktivitas
- Profesionalisme
- Religiusitas
Ketentuan pakaian
Berikut ketentuan pakaian saat tes:
- Kemeja berwarna putih polos
- Celana panjang hitam bukan berbahan jeans
- Sepatu hitam
- Bagi yang berhijab menggunakan jilbab berwarna putih
Dokumen wajib
Saat mengikuti tes, calon praja wajib membawa dokumen berikut:
- Kartu peserta
- KTP/KK/KIA
- Alat tulis
Perhitungan nilai
Tes Psikologi Integritas dan Kejujuran bukan satu-satunya penentu kelulusan calon praja. Penentuan kelulusan dilakukan berdasarkan akumulasi nilai hasil pembobotan bagi peserta yang memenuhi persyaratan. Berikut ketentuannya:
- Seleksi Kompetensi Dasar (SKD): 20
- Tes Kemampuan Baahasa Inggris (TKBI): 50
- Tes Kesehatan I: 30
- Nilai maksimal Tes Psikologi, Integritas dan Kejujuran: 85
Hasil akhir Tes Psikologi, Integritas dan Kejujuran calon praja dengan kategori:
- Memenuhi Syarat (MS) apabila nilai akhir minimal 61
- Tidak Memenuhi Syarat (TMS) apabila nilai akhir kurang dari 61
- Dikecualikan bagi Orang Asli Papua Khusus peserta OAP Tidak Memenuhi Syarat (TMS) apabila nilai akhir kurang dari 41
Hasil Tes Psikologi, Integritas dan Kejujuran sesuai prinsip status present (kondisi fisik dan mental pada saat tes dilakukan). Perhitungan untuk penentuan ranking kelulusan ke tahap selanjutnya dilakukan berdasarkan akumulasi hasil pembobotan Nilai SKD peserta (NSKD), Nilai Tes Kemampuan Bahasa Inggris peserta (NTKBI), Nilai Tes Kesehatan Tahap | (Nkesl), dan Nilai Tes Psikologi, Integritas, dan Kejujuran (Npsi), dengan rumus:
Rumus: Nilai SKD + TKBI + Kes1 + Psi = ((NSKD/550 x 20) + (NTKBI/677 x 40) + (Nkesl/80 x 15) + (NPsi/85 x 25))
Adapun jumlah peserta lulus untuk pendaftar umum, yakni 1,1 x jumlah formasi per provinsi. Sementara itu pendaftar orang asli Papua (OAP) yakni, 1,5 x jumlah kuota OAP.
Pelaksanaan gladi jaringan dan Tes Psikologi, Integritas dan Kejujuran digelar pada 21-22 Oktober 2026. Yuk persiapkan diri kamu!
Rumus: Nilai SKD + TKBI + Kes1 + Psi = ((NSKD/550 x 20) + (NTKBI/677 x 40) + (Nkesl/80 x 15) + (NPsi/85 x 25))
Adapun jumlah peserta lulus untuk pendaftar umum, yakni 1,1 x jumlah formasi per provinsi. Sementara itu pendaftar orang asli Papua (OAP) yakni, 1,5 x jumlah kuota OAP.
Pelaksanaan gladi jaringan dan Tes Psikologi, Integritas dan Kejujuran digelar pada 21-22 Oktober 2026. Yuk persiapkan diri kamu!