Peringatan Hari Perhubungan Nasional (Dok. Dishub Pemprov Kalimantan Timur)
Peringatan Hari Perhubungan Nasional (Dok. Dishub Pemprov Kalimantan Timur)

Diperingati Setiap 17 September, Begini Sejarah Hari Perhubungan Nasional!

Renatha Swasty • 17 September 2026 19:04
Ringkasnya gini..
  • Hari Perhubungan Nasional diperingati setiap 17 September untuk mengevaluasi pelayanan dan memperkuat komitmen menghadirkan transportasi aman.
  • Harhubnas disatukan pada tahun 1971 oleh Menteri Perhubungan Frans Seda guna efisiensi waktu dan biaya.
  • Tema Harhubnas 2026 adalah "Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan Lebih Maju".
Jakarta: Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) diperingati setiap 17 September. Peringatan ini menjadi momentum bagi insan perhubungan untuk mengevaluasi pelayanan sekaligus memperkuat komitmen dalam menghadirkan transportasi yang aman, terkoneksi, dan dapat diandalkan masyarakat.

Melansir laman resmi Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI, peringatan Harhubnas 2026 mengangkat tema “Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan Lebih Maju.” Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, menyampaikan Harhubnas tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momentum mengevaluasi pelayanan dan memperbarui komitmen kepada masyarakat.

Lantas, bagaimana sejarah Hari Perhubungan Nasional dan mengapa diperingati setiap 17 September? Yuk, simak informasinya!

Sejarah Penetapan Hari Perhubungan Nasional

Sebelum tahun 1971, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di sektor transportasi memiliki hari jadi atau hari bakti masing-masing dengan waktu pelaksanaan peringatan yang berdekatan. Mempertimbangkan efisiensi waktu dan biaya, pemerintah menyatukan berbagai peringatan sektor transportasi BUMN dalam satu momentum.

Menteri Perhubungan yang menjabat pada tahun 1971, Frans Seda, mengeluarkan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor SK/274/G/1971 tentang Hari Perhubungan Nasional.

Mengapa Diperingati Setiap 17 September?

Melansir dari laman Dinas Perhubungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Melalui Keputusan Menteri Perhubungan Nomor SK 274/G/1971 tanggal 26 Agustus 1971, hari jadi tersebut disatukan menjadi Hari Perhubungan Nasional yang diperingati setiap 17 September.

Peringatan ini memiliki tiga tujuan utama, yaitu:
  1. Meningkatkan rasa kebersamaan dan jiwa korsa insan perhubungan dengan mitra kerja jasa perhubungan;
  2. Meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab untuk selalu ikut membudayakan peningkatan pelayanan yang lebih baik; dan
  3. Meningkatkan penghayatan dan pengamalan Lima Citra Manusia Perhubungan.
Harhubnas disebut sebagai bentuk bakti insan transportasi yang bekerja untuk mewujudkan konektivitas transportasi di berbagai wilayah Indonesia serta memberikan pelayanan transportasi yang selamat, aman, dan nyaman.

Makna Hari Perhubungan Nasional 2026

Peringatan Harhubnas 2026 diarahkan tidak hanya sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga sebagai momentum evaluasi terhadap pelayanan transportasi. Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap layanan transportasi terus berkembang.

Sektor transportasi perlu terus memperkuat keselamatan, memperluas konektivitas antardaerah, serta menghadirkan sistem transportasi yang andal dan berkelanjutan.

Tema “Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan Lebih Maju” juga berkaitan dengan peran transportasi dalam mempertemukan masyarakat, membuka kesempatan kerja, mendukung distribusi pangan, menggerakkan industri, serta menjangkau wilayah terdepan, terluar, dan terpencil.

Sobat Medcom, itulah sejarah Hari Perhubungan Nasional yang diperingati setiap 17 September. Semoga informasi ini bermanfaat yaa. (Adinda Kinanthi)
 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan