Ilustrasi Beasiswa LPDP 2026. Foto: LPDP
Ilustrasi Beasiswa LPDP 2026. Foto: LPDP

Beasiswa LPDP di 2026, Segini Kouta yang Disiapkan Pemerintah

Ilham Pratama Putra • 16 Januari 2026 18:44
Jakarta: Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto, menjanjikan penguatan program beasiswa di tahun 2026. Tujuannya untuk meningkatkan akses keluarga tidak mampu ke pendidikan tinggi.
 
"Program ini terus diperkuat untuk memastikan anak-anak bangsa dari keluarga yang tidak mampu tetap dapat mengakses pendidikan tinggi," kata Brian dalam unggahan instagram @metrotv, dikutip Jumat, 16 Januari 2026.
 
Salah satu program beasiswa yang diperkuat adalah beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Ia menerangkan akan tersedia 5.750 kuota beasiswa LPDP di tahun 2026.

"Program LPDP secara konsisten juga terus melahirkan talenta unggul. Dan tahun ini akan diberikan 5.750 beasiswa," sebut dia.

Selaras dengan Industri

Lebih lanjut, Brian menerangkan jika program beasiswa LPDP untuk S2 dan S3 akan diselaraskan dengan target pertumbuhan industri. Hal ini berkaitan dengan keterserapan lulusan di industri.
 
Di samping itu,  Presiden RI Prabowo Sunianto mengarahkan agar Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) memberikan prioritas beasiswa kepada mahasiswa di bidang Science, Technology, Engineering, Mathematics (STEM). Bahkan, 80 persen beasiswa LPDP harusnya dapat diberikan kepada mahasiswa yang belajar di bidang tersebut.
 
"Beliau (Prabowo) memberikan arahan untuk alokasi peruntukan dari beasiswa LPDP untuk diperbanyak ke STEM ya. Tadi beliau sempat menyampaikan berharap mencapai di atas 80%," kata Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Istana, Kamis 15 Januari 2026.
 
Selain itu, pemerintah terus berupaya memperluas ketersediaan beasiswa. Hal ini dilakukan guna meringankan beban para mahasiswa.
 
Bahkan, Prabowo menyatakan perlunya penghitungan ulang anggaran beasiswa. Agar penerima beasiswa semakin banyak.
 
"Mencoba menghitung ulang, memformulasikan ulang bagaimana memperbesar, memperbesar sebanyak-banyaknya penerima beasiswa," sebut Prasetyo.
 
Saat ini, kata dia, mahasisa Indonesia sebanyak 9,9 juta orang. Baru 1,1 juta di antaranya mendapatkan bantuan melalui Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-Kuliah).
 
Di samping itu, Pemerintah terus berupaya untuk memajukan kualitas perguruan tinggi di Indonesia. Bahkan sedang dibuat perhitungan khusus untuk menjalakan pendidikan tinggi.
 
Di mana hitungan tersebut dilakukan agar kampus dapat tumbuh dengan kualitas yang baik. Namun yang terpenting kemajuan kampus tidak turut membebani masyarakat.
 
"Sehingga kalau memungkinkan kita sedang coba menghitung bagaimana universitas-universitas ini dapat maju dan berkualitas, dan tidak memberatkan dari sisi pembiayaan bagi masyarakat atau bagi mahasiswa,” kata dia.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(CEU)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan