Machu Piccu. AFP/Cris Bouroncle
Machu Piccu. AFP/Cris Bouroncle

Mengenal Peradaban Amerika Kuno, Tatanan Maju yang Pernah Ada di Dunia

Pendidikan Amerika Serikat sejarah Mata Pelajaran Sejarah
Medcom • 02 Mei 2022 09:34
Jakarta: Peradaban Amerika Kuno merupakan salah satu tatanan maju yang pernah eksis di dunia. Bagaimana tidak, insan peradaban mampu mengembangkan hal-hal menakjubkan, meskipun saat itu belum tersedia teknologi canggih layaknya sekarang.
 
Lantas, hal-hal menakjubkan apa sajakah itu? Untuk mengupasnya lebih lanjut, berikut pembahasan mengenai seluk-beluk peradaban Amerika Kuno dikutip dari Zenius:

Suku Peradaban Amerika Kuno

Peradaban Amerika Kuno bermula dari 15.000 tahun lalu, di mana sekelompok orang asal Siberia (Rusia) melakukan perjalanan menuju Benua Amerika. Perjalanan tersebut ditempuh melewati jembatan selat bering yang menghubungkan Siberia dengan Alaska.
 
Setibanya di Alaska, rombongan tersebut menyebar ke sejumlah bagian di Benua Amerika. Beberapa di antaranya pergi ke Amerika Utara, Amerika Tengah, dan Amerika Selatan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mereka yang pergi ke Amerika Utara dikenal sebagai Suku Indian. Suku ini terdiri dari sekolompok masyarakat yang bertahan hidup dengan cara memburu dan mengumpulkan hewan beserta tumbuhan secara langsung, tanpa membudidayakannya terlebih dahulu.
 
Lantaran hidup sebagai pemburu-pengumpul, Suku Indian tidak mempunyai peradaban besar. Mereka hidup berkelompok dalam skala kecil dan menyebar di berbagai wilayah Amerika Utara.
 
Sementara itu, rombongan orang Siberia yang pergi ke Amerika Tengah dan Meksiko dikenal sebagai Suku Maya. Wilayah peradabannya meliputi Semenanjung Yucatan Meksiko, Guatemala, Belize, El Salvador, dan Honduras.
 
Peradaban Suku Maya hidup dengan cara bertani, umumnya menanam jagung, kacang-kacangan, labu, dan singkong. Selain itu, peradaban suku ini juga unggul dalam aksara hieroglif, seni rupa, arsitektur, sains, teknologi, matematika, kalender, hingga astronomi.
 
Suku Maya bahkan pernah mengembangkan dua sistem kalender. Yakni kalender tzolkin yang berlangsung selama 260 hari dan kalender haab yang berlangsung selama 365 hari.
 
Beralih ke wilayah Tenochtitlan, Meksiko, hiduplah Suku Aztec. Kota ini mulanya berupa rawa-rawa, kemudian diubah menjadi lahan yang subur.
 
Peradaban Suku Aztec dikenal akan kemajuannya di bidang pertanian dan perdagangan. Adapun tanaman pertanian khas suku ini antara lain jagung, labu, kentang, kacang-kacangan, dan alpukat.
 
Dalam segi pemerintahan, Suka Aztec menganut sistem yang pendekatannya militeristik. Hal ini berarti strata sosial seseorang dilihat dari kemampuan berperangnya.
 
Berbicara tentang strata, Suku Aztec memiliki empat tingkatan sosial. Strata pertama diduduki oleh eagle warriors, kedua jaguar warriors, dan ketiga otomies. Adapun strata keempat disebut sebagai the shorn ones, di mana menjadi garda terdepan ketika ada peperangan.
 
Rombongan terakhir yang menjadi bagian dari peradaban Amerika Kuno adalah Suku Inca. Suku ini mendiami wilayah Peru, Amerika Selatan, lebih tepatnya di sekitar danau Titicaca, dekat pegunungan Andes.
 
Suku Inca banyak yang tinggal di daerah-daerah tinggi. Sebab, mereka memiliki kepercayaan bahwa semakin tinggi tempat tinggal, semakin dekat pula mereka dengan tempat tinggal dewa.
 
Dalam segi ekonomi, masyarakat Suku Inca mayoritas bekerja sebagai petani dengan menanam jagung, ubi, labu, tomat, kacang, cabai, dan singkong. Selain itu, banyak juga yang memelihara alpaca, anjing, bebek, dan marmut.

Kondisi Sosial Politik Peradaban Amerika Kuno

Setiap suku yang menjadi bagian peradaban Amerika Kuno memiliki kondisi sosial politik serupa. Dalam pemerintahan, misalnya, sama-sama menganut sistem monarki yang menjurus feodalisme, di mana tiap penguasa memiliki daerah tersendiri.
 
Dalam segi spiritual, mayoritas masyarakat Amerika Kuno menganut sistem politeisme. Ini merupakan bentuk kepercayaan yang menyembah banyak dewa.
 
Namun, masing-masing kerajaan di peradaban Amerika Kuno memiliki dewanya sendiri. Sebagai contoh, dalam peradaban Suku Maya, terdapat Dewa Itzamna yang merupakan penguasa surga.
 
Adapun dalam segi kehidupan bermasyarakat, mayoritas penduduk Amerika Kuno hidup dengan cara bercocok tanam. Selain itu, mereka biasanya juga hidup di suatu daerah yang diperintah oleh seorang pemimpin.

Peninggalan dan Hasil Kebudayaan Peradaban Amerika Kuno

Salah satu peninggalan peradaban Amerika Kuno, lebih tepatnya Suku Inca, adalah Machu Piccu. Komplek bangunan yang terletak di Lembah Urubamba (Peru) dengan ketinggian 2.350 meter di atas permukaan laut ini telah ditetapkan sebagai situs warisan dunia UNESCO sejak 1983.
 
Selain itu, dalam bidang pertanian, Suku Inca mengembangkan semacam laboratorium pertanian yang disebut sebagai Moray. Laboratorium ini digunakan untuk membudidayakan varietas yang cocok ditanam di wilayah dataran tinggi Andes.
 
Tak kalah menakjubkan, peradaban Suku Maya juga meninggalkan reruntuhan yang disebut Tikal. Lebih tepatnya, ini merupakan reruntuhan kota kuno yang terletak di Guatemala.
 
Adapun peninggalan Suku Aztec salah satunya ialah piramida. Peninggalan ini dikenal sebagai Situs Piramida Aztec. (Nurisma Rahmatika)
 
Baca: Sejarah Penyerbuan Bastille, Awal Revolusi Prancis 1789
 
 
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif