Depok: Sebanyak 50 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sektor pangan yang tergabung dalam Sukabumi Entrepreneur Association (SEA) masih kesulitan memasarkan dan membangun komunikasi dengan pelanggan. Hal itu mendorong Tim Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Indonesia (UI) membantu pelaku UMKM.
Tim membantu pelaku UMKM mengembangkan usaha dengan memanfaatkan kanal digital sekaligus memperkuat interaksi dengan pelanggan. Melalui pendampingan pada 9–11 Agustus 2026, peserta dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan mengenai pemasaran, pemasaran digital, komunikasi pemasaran, hingga penguatan citra diri.
Ketua Tim Pelaksana, Dwi Nastiti Danarsari, mengatakan kualitas produk perlu diikuti strategi pemasaran dan komunikasi yang sesuai dengan karakteristik pelanggan.
Menurut dia, perkembangan teknologi digital membuka peluang bagi UMKM untuk menjangkau pasar lebih luas dengan biaya yang relatif terjangkau.
“Pelaku UMKM dapat memulai dari langkah sederhana, seperti memperbaiki foto produk, menyampaikan informasi produk secara lebih menarik, dan lebih aktif memanfaatkan media sosial. Hal-hal sederhana ini apabila dilakukan secara konsisten, dapat membantu usaha semakin dikenal oleh pelanggan,” jelas Dwi melalui keterangan tertulis, Selasa, 8 September 2026.
Rangkaian kegiatan diawali dengan kunjungan ke UMKM peternakan lebah penghasil madu. Tim melihat langsung proses usaha sekaligus memahami tantangan pelaku UMKM dalam memperkenalkan produk dan menjangkau konsumen.
Selanjutnya, para peserta mengikuti pelatihan pemasaran, pemasaran digital, dan komunikasi pemasaran. Tengku Ezni Balqiah membahas cara memahami kebutuhan konsumen, menentukan pasar sasaran, dan menyusun strategi pemasaran.
Sementara itu, content creator sekaligus pemilik Rendang Den Lapeh, Margaretha Crisnasari, berbagi cara memanfaatkan media sosial untuk mempromosikan produk dan memperluas pasar. Rifelly Dewi Astuti melengkapi pelatihan dengan materi komunikasi pemasaran, terutama cara menyampaikan keunggulan produk untuk membangun kepercayaan pelanggan.
Penguatan kapasitas peserta juga dilengkapi dengan materi self-grooming dari Tim MUA Wardah. Materi ini menekankan pentingnya citra diri dalam interaksi pelaku usaha dengan pelanggan dan mitra.
Penampilan rapi, komunikasi yang baik, dan kepercayaan diri menjadi bagian dari kualitas pelayanan sekaligus representasi usaha. FEB UI mendukung pengembangan kapasitas UMKM melalui transfer pengetahuan dan pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha.
Kolaborasi dengan SEA diharapkan dapat terus dikembangkan untuk menghadirkan program pendampingan berkelanjutan dan memberikan dampak bagi perkembangan UMKM di Sukabumi.
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan