AKI 2026 mencakup 12 kategori, dan hanya tujuh kategori diapresiasi pada November 2026. Kategori Maestro dan Pelestari serta sejumlah kategori lainnya dijadwalkan pada bulan berikutnya.
Direktur Bina Sumber Daya Manusia, Lembaga, dan Pranata Kebudayaan, Syukur Asih Suprojo, menuturkan penilaian dilakukan melalui pemeriksaan berkas, penelaahan rekam jejak, dan verifikasi bersama tim penilai. Penilaian juga mempertimbangkan kontribusi, konsistensi kerja, capaian, serta dampak para nomine terhadap pemajuan kebudayaan.
"Penilaian tidak semata-mata didasarkan pada lamanya suatu lembaga berdiri atau popularitas seorang tokoh. Tetapi juga memperhatikan substansi, kontribusi, konsistensi kerja, capaian, dan relevansinya terhadap pemajuan kebudayaan," ujar Syukur dalam Anugerah Kebudayaan Indonesia di Plaza Insan Berprestasi Gedung A Kemendikdasmen, Jakarta, Jumat, 6 November 2026.
Foto Menbud Fadli Zon dan Penerima AKI 2026 di Plaza Insan Berprestasi Gedung A Kemendikdasmen.
Tujuh kategori yang mendapat apresiasi tahun ini meliputi Anjungan Daerah Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Museum, Taman Budaya, Media, Pemerintah Daerah, Indonesianis, dan Diaspora Indonesia. Berikut daftar nominasi AKI 2026.
Daftar Nominasi AKI 2026
Berikut daftar nominasi AKI 2026 dalam tujuh kategori.1. Kategori Indonesianis
- Ahmed Safwat Abdel Fattah, Mesir, Pencak silat.
- Alexey Yurievich Drugov, Rusia, Sejarawan dan penerjemah.
- Diego Leopardo Zapatero Aroz, Spanyol, Wayang Topeng Malangan.
- Dr. Werner Weiglein, Jerman, Papua Museum.
- Guy Philippe Augier, Prancis, Museum Pasifika.
- Habib Zarbaliyev, Azerbaijan, Linguistik, studi Indonesia.
- Hedwig Ingrid Riqmodis Hinzler, Belanda, Naskah Jawa-Bali dan wayang.
- Ilaria Meloni, Italia, Gamelan dan sinden.
- Inge-Marie L. Holst, Denmark, Karya Otto Djaya.
- Martin Sangill, Denmark, Pencak silat.
- Martin van Bruinessen, Belanda, Kebudayaan Islam Indonesia.
- Mirosław Wawrowski, Polandia, Taman Mini Indonesia di Polandia.
- Mogamat Ammaar De La Rey, Afrika Selatan, Pencak silat.
- Olivier Blancquaert, Belanda, Pencak silat.
- Paul Slamet Somohardjo, Suriname, Bahasa dan budaya Jawa.
- Peter Moran, Irlandia, Gamelan Jawa.
- Prof. Antonia Soriente, Italia, Bahasa dan tradisi lisan Punan Tuvu.
- Prof. Emeritus Mitsuo Nakamura, Jepang, Islam kultural Indonesia.
- Prof. Margaret Kartomi, Australia, Etnomusikologi.
- Ugo Monticone, Kanada, Film dokumenter Bali.
- Viktor Aleksandrovich Pogadaev, Rusia, Bahasa dan sastra Indonesia.
2. Kategori Diaspora Indonesia
- Anisah Rahmawati, Tiongkok, Kuliner Indonesia di Beijing.
- Azhar Rizal, Vietnam, Kuliner Indonesia di Hanoi.
- Desak Putu Warti, Australia, Tari Bali dan bahasa Indonesia.
- Dyah Sri Ayoe Rachmayani Narang Huth, Jerman, BIPA dan tenun Tidore.
- Dr. Prabowo Himawan, Ukraina, Studi bahasa dan sastra Indonesia.
- Dr. Surya Suryadi, M.A., Belanda, Filologi Melayu.
- Kasim, Kanada, Kuliner Indonesia berbasis vegan.
- Meily Aristia, Turki, Restoran Indonesia pertama di Turki.
- Nina Hanafi, Prancis, Kuliner dan seni Bali.
- Prof. Sumarsam, Ph.D., Amerika Serikat, Karawitan Jawa.
- Sandra Suryani Sardjono, Amerika Serikat, Repatriasi arsip ke Papua.
- Wanita Tekun Pertiwi (Anita) Sobron, Prancis, Kuliner Indonesia di Paris.
- Zulfan Ibrahim, Inggris, Kuliner Indonesia di London.
3. Kategori Anjungan Daerah TMII
- Anjungan Daerah Jawa Tengah, Jawa Tengah.
- Anjungan Daerah Kalimantan Selatan, Kalimantan Selatan.
- Anjungan Daerah Lampung, Lampung.
4. Kategori Taman Budaya
- Taman Budaya Provinsi Jawa Barat, Jawa Barat.
- UPT Taman Budaya Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
- UPTD Taman Budaya Provinsi Kalimantan Selatan, Kalimantan Selatan.
5. Kategori Museum
- Bayt Al-Qur'an dan Museum Istiqlal, DKI Jakarta.
- Museum Bank Indonesia, DKI Jakarta.
- Museum Negeri Provinsi Sulawesi Utara, Sulawesi Utara.
- Museum Perkebunan Indonesia, Sumatera Utara.
- Museum Polri, DKI Jakarta.
- Museum R.A. Kartini Jepara, Jawa Tengah.
- Museum Jawa Tengah Ranggawarsita, Jawa Tengah.
- Museum Sandi, Daerah Istimewa Yogyakarta.
- Museum Taruna Abdul Djalil, Jawa Tengah.
- UPT Museum Provinsi Kalimantan Barat, Kalimantan Barat.
Baca Juga :
Komisi X Curhat: Berharap Delegasi Indonesia Bisa Pakai Bahasa Sendiri di Forum Internasional
6. Kategori Media
- ANTARA, DKI Jakarta.
- Majalah Manglé, Jawa Barat.
- Radio Republik Indonesia, DKI Jakarta.
7. Kategori Pemerintah Daerah
- Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, Kalimantan Tengah.
- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Barat.
- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Timur.
- Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Sulawesi Utara.
- Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
- Pemerintah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.
- Pemerintah Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.
- Pemerintah Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.
- Pemerintah Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
- Pemerintah Kota Pariaman, Sumatera Barat.