Ilustrasi sampah. Medcom.id
Ilustrasi sampah. Medcom.id

Cegah Lingkungan Makin Rusak, Yuk Kelola Limbah dengan 5 Cara Ini

Renatha Swasty • 28 September 2022 16:31
Jakarta: Semakin hari, krisis lingkungan di bumi semakin mengkhawatirkan. United Nations Environment Programme (UNEP), organisasi PBB di bidang lingkungan hidup, menyebut sekitar 7 miliar dari 9,2 miliar ton plastik yang dihasilkan pada 1950-2017 telah menjadi limbah plastik.
 
UNEP juga mengatakan setiap menit setara dengan satu truk sampah plastik dibuang ke laut.
Limbah organik juga tak kalah mengkhawatirkan dengan limbah plastik.
 
Data UNEP melaporkan 931 juta ton atau sekitar 17 persen dari makanan yang tersedia pada 2019 terbuang begitu saja ke tempat pembuangan sampah, pengecer, restoran, dan sebagainya. 
Oleh karena itu, sebagai makhluk yang menempati bumi ini perlu melakukan upaya-upaya untuk menangani permasalahan limbah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Salah satu cara paling efektif dalam pengolahan limbah, adalah 3R, yakni reduce, reuse, dan recycle. Namun, ada pula prinsip pengolahan limbah lain.
 
Prinsip 3R ditambahkan menjadi reduce, reuse, recycle, recovery, dan juga disposal. Simak penjelasannya dikutip dari laman Ditsmp Kemendikbud

1. Reduce (mengurangi)

Reduce atau mengurangi produksi dari limbah yang ada. Sobat Medcom sebagai masyarakat dapat ikut mendorong gerakan yang mengurangi pemakaian plastik. Misalnya dengan membawa kantong belanja sendiri yang berbahan dasar nonplastik. 

2. Reuse (menggunakan kembali)

Salah satu yang menjadi permasalahan limbah adalah penggunaan produk sekali pakai. Produk sekali pakai tentunya akan menghasilkan limbah yang cukup banyak. Oleh karena itu, Sobat Medcom dapat memilih produk yang dapat digunakan berulang dan mengurangi penggunaan produk sekali pakai.

3. Recycle (mendaur ulang)

Limbah yang terkumpul di tempat pembuangan sampah dapat disortir untuk diilah terhadap barang-barang yang dapat didaur ulang. Mendaur ulang limbah dengan cara meleburkan, mencacah, melelehkan untuk dibentuk kembali menjadi produk baru yang dapat digunakan lagi.
Tetapi, pada umumnya mengalami penurunan kualitas. Selain itu, dapat pula limbah plastik didaur ulang menjadi kerajinan-kerajinan tangan yang bernilai seni.

4. Recovery (pemulihan)

Saat tidak bisa didaur ulang, maka cari jalan untuk menghasilkan energi atau material baru dengan memproses sampah-sampah yang tidak bisa didaur ulang tersebut (residu). Proses pemulihan juga dapat dilakukan dengan melakukan kegiatan positif terhadap lingkungan, misalnya pemungutan sampah di pantai, penanaman kembali lahan yang gundul, dan sebagainya.

5. Disposal (pembuangan)

Limbah produk sisa dari proses recovery yang umumnya berupa abu atau material sisa lainnya dibawa ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir) untuk diolah dan diproses. Hal ini perlu penanganan khusus dan tidak bisa sembarangan agar tidak merusak lingkungan.
 
Nah itulah beberapa prinsip pengolahan limbah yang baik bagi lingkungan. Dengan melakukan pengolahan limbah yang baik, kita telah membantu menjaga dan merawat bumi ini agar bisa terus dinikmati oleh generasi-generasi mendatang. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Sobat Medcom!
 
Baca juga: Mengedukasi Pilah Sampah Sedari Dini

 
(REN)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif