Merger PTS Butuh Pemetaan
Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Pandu Baghaskoro, dokumentasi CIPS.
Jakarta:  Merger atau penggabungan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) membutuhkan pemetaan yang jelas, supaya efektif. Pemetaan yang dimaksud berupa informasi lengkap, di antaranya mengenai badan hukum, wilayah, program studi (termasuk yang menjadi unggulan) dan juga jumlah mahasiswa.

Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Pandu Baghaskoro mengatakan, menggabungkan ribuan PTS berbadan hukum tidak mudah. Apalagi jika masing-masing memiliki keunggulan dan wilayah yang berbeda.

Pemetaan hendaknya bisa dijadikan acuan, agar target merger PTS bisa terpenuhi. Sebab bagaimanapun, merger PTS diharapkan mampu meningkatkan kualitas PTS yang ada di Indonesia.

"Misalnya saja kampus, biasanya memiliki prodi unggulan.  Dengan adanya penggabungan, PTS bisa memaksimalkan keunggulan tersebut dan menambah keunggulan di prodi lainnya. Dengan begini kualitas PTS juga meningkat pelan-pelan,” jelas Pandu dalam keterangan pers di Jakarta, Rabu, 24 Oktober 2018.

Selain itu, merger PTS juga baik untuk efisiensi biaya operasional.  Namun selain kelebihan-kelebihan tadi, pemerintah harus memastikan wacana merger ini dapat diterima dan dilaksanakan oleh PTS yang ada di Indonesia.

Baca: Dosen Untag Raih Penghargaan Dari Kopertis

Pemerintah harus mampu memberikan skema penggabungan yang bisa mengakomodir kepentingan PTS yang digabungkan.  “Permasalahannya apakah ide merger ini bakal diterima dengan baik oleh PTS-PTS tersebut?" tanya Pandu.

Jika dilihat dari angka 300 PTS yang sudah mengajukan merger ke Kemenristekdikti, animonya cukup baik. "Pemerintah masih punya waktu sekitar 1,5 tahun sampai akhir 2019 untuk mengurangi hingga 1.000 PTS, dan saya rasa angka ini masih realistis untuk dicapai,” ungkap Pandu.

Berdasarkan data dari Kemenristekdikti, terdapat 4.550 universitas hingga akhir 2017, dimana 4.153 merupakan PTS dan 397 merupakan PTN.  Adapun yang menjadi sasaran dari program merger PTS adalah sebanyak 3.128 PTS yang akan dirampingkan menjadi 2.128 PTS pada 2019.


(CEU)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id