Jakarta: Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto memerintahkan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengkaji zat yang paling efisien guna mempercepat operasi teknologi modifikasi cuaca. Hal ini dilakukan untuk mengatasi musim kemarau panjang yang sudah terjadi selama enam bulan.
"BRIN, agar mengkaji zat-zat apa yang paling efisien untuk mempercepat modifikasi cuaca," kata Prabowo dalam unggahan di akun Instagram @metrotv dikutip Senin, 7 September 2026.
Prabowo juga mendorong pengadaan pesawat nirawak atau drone yang mampu menyimpan air. Drone tersebut nantinya bertugas menyiram air dalam upaya penanganan bencana alam.
"Kita harus mengadakan drone-drone yang bisa melempar air," tegas dia.
Menurut Prabowo, drone yang disiapkan perlu memiliki kapasitas angkut yang cukup besar. Ia mencontohkan drone yang mampu membawa dan menjatuhkan sekitar 50 kilogram air dalam sekali operasi.
"Ada drone yang cukup besar ya, sampai bisa mengangkut dan melempar, men-drop 50 kilo air," ujar dia.
Prabowo menilai penggunaan sejumlah drone secara bersamaan dapat membantu menggantikan sebagian fungsi helikopter dalam kondisi tertentu. Ia menghitung 10 drone dengan kapasitas masing-masing 50 kilogram dapat membawa total 500 kilogram atau setengah ton air.
"50 kali 10, setengah ton. Ya tapi minimal kalau ada di tempat terdapan ini sangat membantu," tutur dia.
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan