Usulan WFA. Foto: Medcom.id
Usulan WFA. Foto: Medcom.id

Kemenhub Usulkan WFA saat Libur Nataru 2026/2027, Ini Jadwalnya

Renatha Swasty • 29 Oktober 2026 11:02
Ringkasnya gini..
  • Kemenhub mengusulkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) pada 21–22 Desember 2026 dan 4 Januari 2027 guna mengurai kemacetan Nataru.
  • Puncak pergerakan masyarakat diprediksi terjadi pada 23–24 Desember menjelang Natal serta 3–4 Januari 2027 pada puncak arus balik.
  • Program mudik gratis berkuota 2.882 penumpang disiapkan menuju 10 kota tujuan dengan pendaftaran dibuka mulai 2 Desember 2026.
Jakarta: Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengusulkan penerapan kebijakan bekerja dari mana saja atau work from anywhere (WFA) selama periode Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru). Usulan ini menjadi salah satu upaya untuk mengurai kepadatan lalu lintas saat puncak arus mudik dan arus balik libur akhir tahun.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Aan Suhanan, mengusulkan penerapan WFA pada 21–22 Desember 2026 serta 4 Januari 2027. Jadwal tersebut disusun dengan mempertimbangkan perkiraan pergerakan masyarakat selama periode libur panjang.

Meski demikian, jadwal WFA tersebut masih berupa usulan dan perlu dibahas bersama kementerian serta lembaga terkait sebelum ditetapkan. Sobat Medcom perlu menunggu keputusan pemerintah untuk mengetahui kepastian pelaksanaannya.

Lantas, kapan perkiraan puncak arus mudik dan arus balik Nataru 2026/2027? Melansir dari laman Kemenhub, berikut informasi selengkapnya.

Jadwal Usulan WFA Nataru 2026/2027

Kemenhub mengusulkan tiga hari penerapan WFA untuk membantu mengurai kepadatan perjalanan masyarakat selama libur akhir tahun. Berikut tanggal yang diusulkan:
  1. Senin, 21 Desember 2026
  2. Selasa, 22 Desember 2026
  3. Senin, 4 Januari 2027
Dua tanggal pertama diusulkan untuk mengantisipasi peningkatan perjalanan menjelang perayaan Natal. Sementara itu, 4 Januari 2027 dipertimbangkan untuk membantu mengurai kepadatan arus balik setelah libur Tahun Baru.

Penerapan WFA diharapkan dapat memberikan fleksibilitas kepada pekerja untuk mengatur waktu perjalanan. Dengan demikian, pergerakan masyarakat diharapkan tidak terkonsentrasi pada hari-hari tertentu.

Sobat Medcom perlu memperhatikan bahwa tanggal tersebut belum menjadi ketentuan resmi. Kemenhub masih perlu berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait untuk membahas usulan tersebut.

Prediksi Puncak Arus Mudik dan Balik Nataru 2026/2027

Kemenhub memetakan sejumlah periode yang diperkirakan mengalami peningkatan pergerakan masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru. Perkiraan ini menjadi salah satu pertimbangan dalam menyusun strategi pengelolaan lalu lintas.

Berikut perkiraan periode pergerakan masyarakat selama Nataru 2026/2027:
  • 23-24 Desember 2026: Puncak pergerakan masyarakat menjelang Natal.
  • 27-28 Desember 2026: Periode peningkatan perjalanan setelah Natal.
  • 30-31 Desember 2026: Puncak pergerakan masyarakat menjelang Tahun Baru.
  • 3-4 Januari 2027: Periode utama arus balik setelah libur Tahun Baru.
Perkiraan tersebut menjadi dasar pertimbangan untuk mengatur distribusi perjalanan masyarakat. Meski begitu, realisasi pergerakan dapat berubah mengikuti kondisi di lapangan.

Selain mengusulkan WFA, pemerintah juga menyiapkan langkah pengelolaan transportasi untuk mendukung kelancaran perjalanan selama periode liburan.

Kemenhub Siapkan Program Mudik Gratis Nataru

Selain usulan WFA, Kemenhub juga menyiapkan program mudik gratis untuk membantu masyarakat melakukan perjalanan pada periode Natal dan Tahun Baru. Program tersebut menyediakan kuota sebanyak 2.882 penumpang dengan tujuan ke 10 kota di wilayah Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Timur.

Pendaftaran program mudik gratis dijadwalkan mulai dibuka pada 2 Desember 2026. Jadwal perjalanan yang disiapkan berlangsung pada 22-23 Desember 2026. Program ini diharapkan dapat memberikan alternatif perjalanan bagi masyarakat sekaligus mendukung pengelolaan arus lalu lintas selama libur akhir tahun.

Nah, bagaimana Sobat Medcom? Sudah siap meramaikan libur Nataru? Yuk pantau terus informasi terbaru melalui laman resmi pemerintah! (Adinda Kinanthi)
​


Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan