Senior Vice President QS Quacquarelli Symonds, Ben Sowter, mengungkapkan QS AUR 2027 merupakan pemeringkatan regional terbesar QS. Sebanyak 1.720 universitas masuk dalam pemeringkatan dengan 190 di antaranya merupakan institusi baru.
Di Indonesia, ada 22 institusi baru yang masuk dalam pemeringkatan. Pada pemeringkatan tahun ini ada kejutan. Universitas Gadjah Mada (UGM) menjadi kampus terbaik nomor satu di Indonesia.
UGM menempati nomor 53 di Asia dengan overall score 82.2. Kampus di Yogyakarta ini menggeser posisi Universitas Indonesia yang turun ke posisi ketiga dengan peringkat di Asia urutan ke-56 dan mendapat overall score 81.7.
Universitas Airlngga masih ada di urutan kedua terbaik di Indonesia dengan ranking Asia 56 dan overall score: 81.7. Institut Teknologi Bandung (ITB) juga masih ada di urutan keempat dengan ranking Asia =67 dan overall score: 77.6.
IPB University juga masih ada di urutan kelima. Namun, di tingkat Asia turun peringkat dari 82 pada tahun lalu menjadi ranking 100 tahun ini dengan overall score: 72.7.
Bagaimana dengan kampus-kampus lainnya? Sebelum melihat daftar universitas terbaik di Indonesia versi QS AUR 2027, yuk simak dulu metodologi penelitiannya.
Metodologi Penelitian Ranking QS AUR 2027
Cara kerja QS World University Rankings untuk kawasan Asia metodologinya berbeda dari tabel global dengan beberapa perbedaan penting. Metode penyusunan peringkat menggunakan 11 indikator penilaian."Di sini, kami membagi indikator sitasi per dosen yang digunakan dalam World University Rankings menjadi publikasi per dosen dan sitasi per publikasi. Tujuannya adalah menghargai pusat penelitian yang kecil tetapi berdampak, sekaligus pusat penelitian yang produktif tetapi masih berkembang," jelas Ben dalam QS World University Rankings Asia 2027 Awards Ceremony di Bali International Convention Centre, Nusa Dua, Bali, Selasa malam, 3 November 2026.
Dia mengatakan institusi dapat menempuh jalur berbeda menuju daya saing global dan QS berupaya mengakuinya dalam tabel regional. QS juga mencerminkan pertukaran internasional, baik masuk maupun keluar, dengan cara yang tidak tercakup dalam World University Rankings.
Hal ini karena internasionalisasi berjalan dengan cara berbeda di berbagai belahan dunia, dan institusi berfokus pada dimensi yang berbeda pula. Meski demikian, reputasi tetap memegang bobot terbesar, dengan reputasi di kalangan pemberi kerja mencakup 20 persen dari keseluruhan bobot.
"Saya menyoroti indikator ini secara khusus karena, di antara semua pemeringkatan ternama, QS tetap menjadi satu-satunya yang mempertimbangkan pandangan pemberi kerja sebagai dimensi penting dari mutu universitas. Itulah alasan sederhana mengapa mahasiswa dan keluarga di seluruh dunia kini lebih dari sebelumnya beralih ke QS," ujar dia.
Dia mengatakan saat ini kesiapan kerja dan upaya universitas menjamin masa depan lulusan menjadi sangat penting. Ben mengatakan ada fluktuasi pada tiap indikator.
Sebanyak 32 persen institusi mengalami peningkatan pada indikator publikasi per dosen. Mesin penelitian Asia terus bertambah kuat. Pada saat yang sama, 77 persen institusi mengalami penurunan pada indikator mahasiswa pertukaran yang masuk.
Senior Vice President QS Quacquarelli Symonds, Ben Sowter. Medcom.id/Renatha Swasty
Ini adalah metrik relatif, yang berarti sebagian kecil institusi, yakni 23 persen berkinerja baik dan menggeser institusi lainnya.
"Selamat kepada Maladewa, yang tahun ini untuk pertama kalinya masuk dalam QS Asia University Rankings. Jika kita melihat sebaran institusi baru menurut lokasi, Maladewa terlihat di sisi kanan dengan dua institusi baru dalam pemeringkatan tahun ini," ujar Ben
Tiongkok dan India masih menemukan lapisan-lapisan mutu dan kapabilitas baru yang ingin diakui di panggung internasional. Sementara Asia Tengah mengalami peningkatan partisipasi yang dramatis sebesar 39 persen pada edisi ini.
Apabila dilihat dari rata-rata skor, institusi Asia Tengah memimpin pada empat indikator dalam metodologi. Uzbekistan, khususnya, memiliki kisah yang sangat positif tahun ini, yakni 32 persen institusinya naik peringkat, 39 persen merupakan institusi baru, dan 3 persen bertahan di posisi yang sama.
"Sepuluh besar bukanlah sesuatu yang pasti, dan bukan hak istimewa yang abadi. Kita melihat perubahan selama periode enam tahun. Meskipun cenderung stabil, naik ke sepuluh besar dalam tabel regional kami tetap mungkin," ujar Ben.
Hal ini, kata dia, memberi harapan bagi semua pihak bahwa di masa depan ada peluang untuk naik ke jajaran elite kawasan dan bahkan dunia. Hong Kong Polytechnic University dan City University of Hong Kong, yang selama periode ini naik dengan kuat ke sepuluh besar.
"Meski demikian, dua puluh besar tetap stabil. Ada beberapa kenaikan dan penurunan, tetapi secara umum kita melihat sekelompok institusi yang stabil mempertahankan posisinya dalam dua puluh besar," tutur dia.
Berikut daftar universitas terbaik di Indonesia versi QS AUR 2027:
Universitas Terbaik di Indonesia versi QS AUR 2027
1. Universitas Gadjah Mada
- Ranking Asia: 53
- Overall score: 82.2
2. Universitas Airlangga
- Ranking Asia: 55
- Overall score: 81.8
3. Universitas Indonesia
- Ranking Asia: 56
- Overall score: 81.7
4. Institut Teknologi Bandung
- Ranking Asia: =67
- Overall score: 77.6
5. IPB University
- Ranking Asia: 100
- Overall score: 72.7
6. Universitas Padjajaran
- Ranking Asia: 101
- Overall score: 72.3
7. Institut Teknologi Sepuluh Nopember
- Ranking Asia: 105
- Overall score: 70.2
8. Universitas Diponegoro
- Ranking Asia: 116
- Overall score: 68.1
9. Universitas Brawijaya
- Ranking Asia: 119
- Overall score: 67.6
10. Universitas Sebelas Maret
- Ranking Asia: 158
- Overall score: 61.6
11. Bina Nusantara University
- Ranking Asia: 173
- Overall score: 58.9
12. Universitas Hasanuddin
- Ranking Asia: =187
- Overall score: 56.8
13. Universitas Sumatera Utara
- Ranking Asia: 256
- Overall score: 47.3
14. Telkom University
- Ranking Asia: =303
- Overall score: 43.5
15. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
- Ranking Asia: =364
- Overall score: 39
16. Universitas Andalas
- Ranking Asia: =378
- Overall score: 38.4
17. Universitas Pendidikan Indonesia
- Ranking Asia: =415
- Overall score: 36.9
18. Universitas Negeri Malang
- Ranking Asia: 430
- Overall score: 36.4
19. Universitas Negeri Yogyakarta
- Ranking Asia: 451
- Overall score: 34.9
20. Universitas Katolik Atma Jaya
- Ranking Asia: =484
- Overall score: 33.3.