"Salah satu tantangan yang dihadapi institusi adalah membangun kapabilitas dan pengakuan penelitian mereka di tingkat global," beber Senior Vice President QS Quacquarelli Symonds, Ben Sowter, dalam QS World University Rankings Asia 2027 Awards Ceremony di Bali International Convention Centre, Nusa Dua, Bali, Selasa malam, 3 November 2026.
Sebetulnya, kata dia, institusi-institusi di Indonesia sangat ingin menjalin kemitraan dengan universitas lain. Hal itu untuk membantu meningkatkan kapabilitas dan kinerja penelitian institusi Indonesia.
Ben berharap selama QS Higher Ed Summit: Asia Pasific 2026, universitas di Indonesia dapat belajar dari kampus lain di Asia Pasific untuk membangun kapabilitas dan pengakuan penelitian.
Chief Executive Officer QS Quacquarelli Symonds, Jessica Turner, melihat semakin banyak universitas di Indonesia yang sangat sadar akan profil global dan ingin berkolaborasi secara global. Mereka juga memikirkan cara menarik mahasiswa internasional, berfokus pada penelitian, dan membangun reputasi global, yang berarti mereka benar-benar melakukan internasionalisasi.
Hal itu membikin semakin banyak universitas mencermati upaya yang perlu dilakukan agar dapat masuk dalam pemeringkatan global. Namun, agar universitas-universitas tersebut dapat naik peringkat kuncinya adalah berfokus pada penelitian.
Universitas dapat membangun profil penelitian melalui kemitraan internasional. Hal itu untuk meningkatkan kualitas penelitian, jumlah sitasi yang diperoleh makalah penelitian, dan dampak yang dihasilkan penelitian tersebut.
Jessica mengatakan hal itu juga sejalan dengan misi universitas untuk memberikan dampak di seluruh dunia pada bidang-bidang tempat mereka melakukan penelitian.
"Jadi, menurut saya semua hal ini selaras dengan dampak yang dihasilkan universitas, keunggulan pengajaran, dan pengajaran berbasis penelitian, yang akan membantu para lulusan meningkatkan pemahaman mereka. Itulah hal-hal yang sebaiknya menjadi fokus sektor pendidikan tinggi Indonesia dalam beberapa tahun ke depan," ujar dia.
Baca Juga :
QS Higher Ed Summit 2026 Resmi Dibuka, Dorong Kolaborasi Pendidikan Berdampak di Asia Pasifik
Chief Executive Officer QS Quacquarelli Symonds, Jessica Turner. Medcom.id/Renatha Swasty
Quacquarelli Symonds, lembaga riset dan pendidikan tinggi yang berbasis di London, Inggris mengumumkan daftar universitas terbaik di Asia versi Asia University Rankings 2027. Sebanyak tiga universitas Indonesia meraih penghargaan di ajang QS Higher Ed Summit: Asia Pacific 2026.
Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta meraih penghargaan dalam kategori Perfomance Improvement. Penghargaan diberikan karena universitas paling banyak meningkatkan ranking sejak edisi QS AUR 2022.
Kemudian, Universitas Negeri Jakarta (UNJ) meraih penghargaan dalam kategori Global Engagment - Perfomance Improvement. Penghargaan diberikan kepada universitas yang paling memperlihatkan peningkatan di semua indikator sejak edisi terakhir.
Universitas Negeri Padang (UNP) juga meraih penghargaan dalam kategori Global Engagment - Perfomance Improvement. Penghargaan diterima masing-masing perwakilan kampus.
Berikut universitas terbaik di Asia versi QS AUR 2027:
Universitas terbaik di Asia versi QS AUR 2027
- The University of Hong Kong (#1)
- Peking University (#2)
- Tsinghua University (#3)
- City University of Hong Kong (CityUHK) (#4)
- The Chinese University of Hong Kong (CUHK)(#5)
- Fudan University (#6)
- National University of Singapore (NUS) (#6)
- Nanyang Technological University (NTU) Singapore (#8)
- The Hong Kong Polytechnic University (#9)
- The Hong Kong University of Sclence and Technology (#9)
- Yonsei University (#11)
- Korea University (#12)
- Shanghai Jiao Tong University (#13)
- Zhejiang University (#14)
- Sungkyunkwan University (SKKU) (#15)
- KAIST (#15)
- Seoul National University (#16)
- Nanjing University (#17)
- Universiti Malaya (UM) (#17)
- Hanyang University (#19)
- Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) (#20)
- University of Science and Technology of China (#20)