Ketua Komisi X DPR RI, Agung Widyantoro. Medcom.id/Renatha Swasty
Ketua Komisi X DPR RI, Agung Widyantoro. Medcom.id/Renatha Swasty

Komisi X DPR Siap Dukung Anggaran dan Regulasi Program Literasi Siswa

Renatha Swasty • 24 Oktober 2026 20:04
Ringkasnya gini..
  • Ketua Komisi X DPR RI Agung Widyantoro menyatakan komitmen dukungan anggaran dan regulasi untuk program literasi Badan Bahasa Kemendikdasmen.
  • DPR menyarankan buku bacaan dibuat lebih menarik dalam bentuk komik atau novel serta mengangkat konten lokal agar disukai siswa.
  • Kepala Badan Bahasa Hafidz Muksin menganalogikan buku bacaan bermutu sebagai multivitamin bagi sekolah dengan indeks literasi AN yang rendah.
Brebes: Meningkatkan literasi siswa perlu kerja sama semua pihak. Program-program pemerintah yang telah berjalan perlu diawasi, terpenting dapat dijalankan dengan baik di lapangan. 

Ketua Komisi X DPR RI Agung Widyantoro mendukung program-program literasi yang dijalankan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Salah satunya, penyaluran buku bacaan bermutu. 

"Kami akan berikan support dari sisi kebijakan anggaran. Kami akan berikan dukungan dari sisi regulasi. Termasuk di antaranya program-program kerja yang visioner," kata Agung di sela acara Diseminasi Bahan Bacaan Literasi di Kabupaten Brebes di Teras Padi, Brebes, Jawa Tengah, Sabtu, 24 Oktober 2026.

Agung mendorong Badan Bahasa lebih agresif lagi melakukan pendekatan-pendekatan dari sisi
ketatanegaraan dan politik anggaran. Hal ini agar jumlah buku yang dibagikan semakin banyak menjangkau anak-anak yang membutuhkan. 

Dia juga mengusulkan buku yang dibagikan tidak tebal-tebal tetapi konten dan isinya menarik. Misalnya, berisi muatan lokal termasuk di antaranya cerita-cerita para tokoh-tokoh lokal, budaya, dan adat di sekitar.

"Tentang bentuknya bisa berubah buku yang seperti komik ataupun juga novel gitu ya, dibikin semenarik mungkin gitu. Jangan ngeliat jenisnya saja sudah tidak menarik gitu loh, covernya didesain sebagus mungkin. Kami dukung benar itu," tegas dia. 

Agung juga mengapresiasi diseminasi kepada 100 guru SD, SMP, dan SMA se-Kabupaten Brebes. Dia mengatakan pelatihan pada guru-guru tidak boleh lagi memakai cara lama yang diadakan di hotel berbintang dan satu arah. 
 
Hafidz Muksin 2
Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Hafidz Muksin. Medcom.id/Renatha Swasty
 
Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Hafidz Muksin bersyukur atas dukungan yang diberikan. Dia mengatakan kegiatan ini juga menjadi bentuk pengawasan agar program literasi yang dijalankan benar-benar berdampak. 

Pasalnya, sekolah yang mendapatkan buku memang memiliki indeks literasi rendah berdasarkan hasil Asesmen Nasional (AN). Buku-buku ini dia analogikan sebagai multivitamin untuk memperbaiki sekolah-sekolah yang hasil AN-nya masih rendah.

"Sehingga makin banyak buku-buku bermutu, makin baik. Artinya bahwa buku ini menjadi sebuah obat, sebuah multivitamin yang dapat meningkatkan kesehatan lebih baik untuk orang-orang yang sakit. Begitu juga dengan sekolah-sekolah yang literasinya rendah," tutur dia. 

Terpenting, kata dia, diseminasi ini membuat guru dapat mengenal kaedah kebahasaan yang baik. Hafidz menegaskan guru harus menguasai Bahasa Indonesia yang baik dan benar. 

Sehingga, pada saat mereka berbicara, menyampaikan informasi, menyampaikan instruksi, menyusun modul, mudah dipahami oleh murid. Selain itu, guru harus terus belajar.

Hafidz mengatakan diseminasi ini sama dengan Hari Belajar Guru. Kedatangan Agung sebagai anggota dewan diharapkan dapat memberikan motivasi, semangat, dan pengetahuan bagi guru.

"Ini merupakan Hari Belajar Guru. Sehingga saya harapkan mereka datang ke sini, pulang, banyak ilmu yang didapatkan," tutur dia. 
 


Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan