Hari Bhakti Adhyaksa. DOK Freepik
Hari Bhakti Adhyaksa. DOK Freepik

Hari Bhakti Adhyaksa 22 Juli 2026: Sejarah, Makna, Beda dengan Hari Lahir Kejaksaan dan Temanya

Bramcov Stivens Situmeang • 22 Juli 2026 18:00
Ringkasnya gini..
  • Hari Bhakti Adhyaksa diperingati setiap 22 Juli untuk mengenang kemandirian Kejaksaan RI yang resmi terpisah dari Departemen Kehakiman sejak 1960.
  • Berdasarkan Kepja No. 200/2024, tanggal 22 Juli fokus pada kegiatan syukuran, sedangkan Hari Lahir Kejaksaan diperingati setiap tanggal 2 September.
  • Peringatan tahun 2026 mengusung tema "Jaksa Profesional, Berintegritas, dan Humanis dalam Menegakkan Hukum dan Keadilan" bagi seluruh penegak hukum.
Jakarta: Setiap tanggal 22 Juli, bangsa Indonesia memperingati Hari Bhakti Adhyaksa sebagai momentum mengenang perjalanan pengabdian Kejaksaan Republik Indonesia dalam menegakkan hukum. Pada 2026, peringatan ini jatuh pada Rabu, 22 Juli dan kembali menjadi pengingat atas peran penting institusi kejaksaan dalam menjaga supremasi hukum di Tanah Air.
 
Di balik peringatannya, Hari Bhakti Adhyaksa memiliki sejarah panjang yang berkaitan erat dengan perkembangan kelembagaan Kejaksaan Republik Indonesia. Tak hanya itu, penetapan hari bersejarah ini juga memiliki makna dan tujuan tersendiri yang masih relevan hingga saat ini.
 
Lantas, bagaimana sejarah terbentuknya Hari Bhakti Adhyaksa dan apa makna di balik penetapannya? Simak ulasan berikut ini.

Apa Itu Hari Bhakti Adhyaksa?

Peringatan ini ditetapkan berdasarkan Keputusan Jaksa Agung Nomor KEP-062/J.A/7/1982 tentang Penetapan Tanggal 22 Juli sebagai Hari Bhakti Adhyaksa. Ketentuan tersebut kemudian dipertegas kembali melalui Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor 200 Tahun 2024 tentang Peringatan Hari Lahir Kejaksaan Agung RI dan Hari Bhakti Adhyaksa.

Penetapan tanggal 22 Juli bukan tanpa alasan. Tanggal tersebut dipilih karena memiliki makna penting dalam perjalanan pertumbuhan dan perkembangan Kejaksaan Republik Indonesia.
 
Dalam amanat Jaksa Agung pada Hari Bhakti Adhyaksa 22 Juli 1975 disebutkan bahwa tanggal tersebut menjadi awal jenjang pengabdian kejaksaan kepada nusa dan bangsa sebagai organisasi yang mandiri. Setelah memahami pengertiannya, menarik untuk menelusuri bagaimana perjalanan sejarah yang melatarbelakangi lahirnya Hari Bhakti Adhyaksa.

Sejarah Terbentuknya Hari Bhakti Adhyaksa

Pada awal pembentukannya, Kejaksaan Republik Indonesia masih menjadi bagian dari Departemen Kehakiman. Landasan hukumnya mengacu pada Pasal II Aturan Peralihan Undang-Undang Dasar 1945 yang kemudian diperjelas melalui Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 1945.
 
Seiring berkembangnya sistem ketatanegaraan Indonesia, kedudukan kejaksaan mengalami perubahan. Melalui keputusan kabinet pemerintah Indonesia pada 22 Juli 1960, kejaksaan dipisahkan menjadi lembaga tersendiri.
 
Keputusan tersebut kemudian diperkuat melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 204 Tahun 1960 dan berlaku sejak 22 Juli 1960. Sejak saat itu, kejaksaan resmi berdiri sebagai departemen yang terpisah dari Departemen Kehakiman.
  Perjalanan kelembagaan kejaksaan terus mengalami penguatan. Hal tersebut ditandai dengan terbitnya Undang-Undang Nomor 15 Tahun 1961 tentang Ketentuan-ketentuan Pokok Kejaksaan sebagai dasar hukum kelembagaan.
 
Dalam sejarah awal kejaksaan di Indonesia, Gatot Taroenamihardja tercatat sebagai Jaksa Agung pertama. Ia dilantik bersamaan dengan pelantikan pejabat tinggi negara lainnya pada 2 September 1945 dan menjadi salah satu tokoh yang meletakkan fondasi sistem penegakan hukum di Indonesia.
 
Selain memiliki nilai historis, penetapan Hari Bhakti Adhyaksa juga dilakukan dengan tujuan tertentu sebagaimana diatur dalam ketentuan terbaru. Berikut tujuan penetapan peringatan ini.

Tujuan Penetapan Hari Bhakti Adhyaksa

Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor 200 Tahun 2024 menjelaskan peringatan Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia merupakan bentuk penghargaan dan penghormatan terhadap perjalanan sejarah kejaksaan pada masa revolusi kemerdekaan.
 
Selain itu, penetapan tersebut juga bertujuan menghindari dualisme peringatan antara Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia dan Hari Bhakti Adhyaksa sehingga tercipta kesamaan persepsi mengenai kedua momentum tersebut.
 
Dalam keputusan itu ditetapkan sejumlah ketentuan mengenai pelaksanaan kedua peringatan tersebut, yakni:
  • Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia diperingati setiap 2 September dengan melaksanakan upacara serta berbagai rangkaian kegiatan secara sederhana tanpa mengurangi makna dan kekhidmatannya.
  • Hari Bhakti Adhyaksa diperingati setiap 22 Juli dan dilaksanakan hanya dengan kegiatan syukuran.

Tema Hari Bhakti Adhyaksa 2026

Pada peringatan tahun 2026, Hari Bhakti Adhyaksa mengusung tema "Jaksa Profesional, Berintegritas, dan Humanis dalam Menegakkan Hukum dan Keadilan". Tema ini menjadi pengingat pentingnya pelayanan hukum yang transparan dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
 
Sobat Medcom, itulah sejarah, makna, dan tujuan penetapan Hari Bhakti Adhyaksa yang diperingati setiap 22 Juli. Semoga bermanfaat ya!
 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan