Ilustrasi ITS. DOK ITS
Ilustrasi ITS. DOK ITS

Perkuat Dana Abadi, IKA ITS Sumbang Rp1 Miliar

Renatha Swasty • 15 Agustus 2022 15:14
Jakarta: Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) sebagai Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH) tak bisa lagi hanya mengandalkan dana dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) serta admisi mahasiswa dalam mengelola institusi. Alumni tergerak turut membesarkan Dana Abadi (Endowment Fund) ITS dengan menggelontorkan Rp1 miliar melalui Ikatan Alumni (IKA) ITS.
 
Sekretaris Jenderal (Sekjen) IKA ITS Ahmad Thonthowi Djauhari mengungkapkan dana pengelolaan pendidikan tinggi di Indonesia relatif lebih rendah dibandingkan dengan negara lain di wilayah ASEAN. Peran dana abadi sangat signifikan memperbesar dana pengelolaan pendidikan tinggi.
 
“Dengan dana yang besar, perguruan tinggi tak perlu pusing lagi mencari kekurangan dana untuk operasional,” ujar Thontowi dalam keterangan tertulis, Senin, 15 Agustus 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menuturkan sebagai perbandingan, dengan jumlah mahasiswa hampir sama dengan ITS, tahun lalu alumni Universitas Stanford, Amerika Serikat menyumbang ke almamaternya hampir Rp20 triliun. Oleh karena itu, pekerjaan rumah masih banyak soal pengembangan dana abadi.
 
Thontowi mengungkapkan IKA ITS sudah memiliki rencana untuk terus berkontribusi dalam pengembangan dana abadi ITS. Setiap tahun, IKA ITS akan berdonasi dengan rata-rata sejumlah Rp1 miliar.
 
“Sebelumnya, sumbangan kami fokuskan untuk beasiswa, namun mulai tahun ini IKA ITS akan berfokus untuk dana abadi,” tutur dia.
 
Dia mengatakan dana abadi ialah dana yang bersifat abadi dan hasil pengelolaannya dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat tanpa mengurangi nilai pokok dana tersebut.
 
Sejalan dengan pernyataan tersebut, Manajer Senior Akses Permodalan dan Kealumnian ITS Machsus Fauzi mengungkapkan dana abadi ITS adalah dana yang selalu tetap nilainya. Machsus menjelaskan dana abadi ialah dana yang pemanfaatannya didapatkan dari keuntungan investasi dana pokok. Sementara itu, nilai dana pokok akan tetap sama.
 
“Yang digunakan adalah hasil dari pengelolaan dana tersebut,” tutur dia.
 
Dia menuturkan dari dana yang sudah terkumpul sampai sekarang, ada sekitar Rp200 juta yang dapat dimanfaatkan per bulan dari dana abadi ITS. Sementara itu, pengelolaan dana abadi ITS digunakan untuk pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, utamanya pada pemberian beasiswa untuk sivitas akademika ITS.
 
Dana abadi ITS juga dimanfaatkan untuk mendukung secara finansial berbagai kompetisi internasional yang diikuti mahasiswa ITS ataupun menyokong startup yang lahir di lingkungan ITS. Machsus berharap baik alumni, masyarakat, maupun segenap keluarga besar ITS dapat melakukan campaign atau bahkan melakukan donasi secara langsung ke dana abadi ITS.
 
“Kan ada nilai ibadahnya karena bernilai wakaf,” ucap dia.
 
Thontowi sebagai perwakilan IKA ITS berharap dana abadi ITS bisa tumbuh lebih besar dalam waktu cepat. Dia berhadap dana abadi yang besar nantinya insan di perguruan tinggi dapat lebih fokus meningkatkan kuantitas maupun kualitas pendidikan dan penelitian.
 
Bagi masyarakat yang ingin mengetahui lebih lanjut seputar dana abadi ITS maupun berdonasi, serta prosedur untuk donasi dapat dilihat pada laman https://danaabadi.its.ac.id/web/.
 
Baca juga: 10 Wirausaha Mahasiswa ITS Dapat Dana P2MW dan IWDM
 

 
(REN)




LEAVE A COMMENT
LOADING
social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif