Paskibraka. DOK Pandang Istana
Paskibraka. DOK Pandang Istana

Bukan Sekadar Angka, Ini Makna Formasi Paskibraka 17-8-45

Renatha Swasty • 12 Agustus 2026 21:03
Ringkasnya gini..
  • Formasi Paskibraka 17-8-45 digagas oleh Husein Mutahar pada 1967 yang melambangkan tanggal Kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus 1945.
  • Formasi terdiri dari Pasukan 17 (pemandu), Pasukan 8 (pembawa/inti), dan Pasukan 45 (pengawal) yang mencerminkan semangat persatuan Indonesia.
  • Pada HUT ke-81 RI Tahun 2026, sebanyak 76 putra-putri terbaik dari 38 provinsi terpilih menjadi calon Paskibraka Nasional Tingkat Pusat.
Jakarta: Upacara peringatan detik-detik proklamasi setiap 17 Agustus di Istana Merdeka, Jakarta Pusat menyimpan banyak makna. Salah satunya pada Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang bertugas mengibarkan Sang Saka Merah Putih. 
 
Formasi paskibraka memiliki sifat khusus dengan susunan 3 kelompok yang biasa disebut sebagai formasi 17-8-45. Mereka memiliki tugas utama yaitu mengibarkan duplikat bendera pusaka dalam upacara peringatan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.
 
Para anggota Paskibraka adalah generasi muda yang memuliakan Merah Putih, menjunjung nilai perjuangan, serta menjaga muruah bangsa.

Nah, formasi 17-8-45 ini bukan sekadar angka tetapi ada makna mendalam di baliknya. Yuk mengenal lebih jauh soal  formasi Paskibraka 17-8-45 berikut ini dikutip dari laman 
paskibraka.bpip.go.id:

Formasi Paskibraka

Formasi ini dibentuk sejak 1967. Saat itu, Husein Mutahar mengemban tugas sebagai penangggung jawab pengibaran bendera pusaka. Berlandaskan ide dasar dari pelaksanaan 1946 di Yogyakarta, ia mengembangkan formasi pengibaran bendera menjadi tiga kelompok, yakni:
  • Pasukan 17 sebagai pengiring (pemandu)
  • Pasukan 8 sebagai bendera (inti)
  • Pasukan 45 sebagai pengawal
Jumlah tersebut disesuaikan dengan simbol tanggal Proklamasi Kemerdekaan RI, yakni 17 Agustus 1945 (17-8-45). Saat itu, Mutahar hanya melibatkan putra daerah yang ada di Jakarta serta aktif sebagai anggota pramuka untuk menjalankan tugas pengibaran bendera pusaka.
 
Rencana semula, untuk pasukan 45 (pengawal) adalah mahasiswa AKABRI (Generasi Muda ABRI), tapi gagal diwujudkan. Usul lain, anggota pasukan khusus ABRI (RPKAD, PGT, KKO, dan Brimob) juga sulit.
  Akhirnya, Pasukan Pengawal Presiden (Paswalres) ditunjuk karena mudah dihubungi dan bekerja di lingkungan Istana Kepresidenan Jakarta. Tercatat sejak 17 Agustus 1968, petugas pengibar bendera pusaka adalah pemuda utusan provinsi.
 
Pada 5 Agustus 1969, di Istana Negara Jakarta diadakan upacara penyerahan duplikat Bendera Pusaka Merah Putih dan reproduksi Naskah Proklamasi oleh Soeharto kepada Gubernur/Kepala Daerah Tingkat I seluruh Indonesia.
 
Bendera duplikat ini terdiri atas enam carik kain, yang kemudian dikibarkan menggantikan Bendera Pusaka pada peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI tanggal 17 Agustus 1969 di Istana Merdeka Jakarta. Sedangkan, petugas bendera pusaka bertugas mengantar dan menjemput bendera duplikat yang dikibarkan atau diturunkan.
 
Sejak 1969, anggota pengibar bendera pusaka adalah remaja siswa SLTA se-Indonesia dan menjadi perwakilan sepasang remaja putra dan putri dari seluruh provinsi di Indonesia. Istilah Pasukan Pengerek Bendera Pusaka digunakan dari 1967 hingga 1972. Adapun, pada 1973, Idik Sulaeman memberikan nama Pengibar Bendera Pusaka sebagai Paskibraka.
 
Jelang peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia, sebanyak 76 putra-putri terbaik dari 38 provinsi terpilih sebagai Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Pusat Tahun 2026. Berikut sebaran asal wilayah Calon Paskibraka:

Asal Wilayah Calon Paskibraka Nasional HUT Ke-81 RI

  • Sumatera: 20 orang
  • Kalimantan: 8 orang
  • Sulawesi: 12 orang
  • Maluku: 4 orang
  • Papua: 14 orang
  • Bali & Nusa Tenggara: 6 orang
  • Jawa: 12 orang. 
Formasi Paskibraka 17-8-45 persis semangat Sila ke-3: Persatuan Indonesia, di mana kekuatan lahir dari kerja sama bukan dari satu orang saja. Semoga informasi ini menambah wawan kamu yaa!
 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan