Mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani. DOK YouTube Badan Bahasa
Mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani. DOK YouTube Badan Bahasa

Pimpin Penggalangan Dana 78 Negara Miskin, Ini Tugas Penting Sri Mulyani di Bank Dunia hingga 2031

Renatha Swasty • 10 Agustus 2026 10:26
Ringkasnya gini..
  • Sri Mulyani ditunjuk sebagai Ketua Independen IDA22 untuk mengawal penggalangan dana bagi 78 negara berkembang.
  • Bertugas memimpin penghimpunan dana dan dialog negara donor guna mendanai proyek infrastruktur hingga pendidikan.
  • Penunjukan ini menegaskan kapasitas Sri Mulyani yang berpengalaman sebagai eks Menkeu RI dan Direktur Bank Dunia.
Jakarta: Mantan Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani Indrawati, kembali dipercaya menduduki posisi strategis di panggung keuangan internasional. Lembaga Bank Dunia menunjuknya sebagai Ketua Independen International Development Association (IDA) ke-22
 
Penunjukan posisi bergengsi tersebut ditetapkan melalui proses seleksi yang sangat ketat. Komite pencarian tersebut beranggotakan perwakilan dari kelompok negara donor serta negara peminjam di seluruh dunia. 
 
Sri Mulyani mengemban mandat penting untuk mendorong penguatan kebijakan dan pendanaan bagi negara berkembang. Ia akan bekerja berdampingan dengan Direktur Pelaksana Bank Dunia, Paschal Donohoe, untuk memimpin pengisian kembali dana IDA22. 

Penggalangan dana global ini menentukan besaran pembiayaan konsesional bagi 78 negara miskin hingga tahun 2031. Langkah tersebut menjadi pilar utama Bank Dunia dalam upaya pengentasan kemiskinan ekstrem global. 
 
Bank Dunia menilai Sri Mulyani sebagai figur yang sangat berpengalaman di bidang pembiayaan pembangunan internasional. Rekam jejak kepemimpinannya di tingkat nasional maupun global menjadi alasan utama penunjukan tersebut. 
 
Lantas, apa saja tugas utama Sri Mulyani? Yuk simak penjelasannya berikut ini

Tugas Utama dan Mekanisme Penggalangan Dana IDA22

Mengutip laman Metrotvnews.com, sebagai Independent Co-Chair, Sri Mulyani bertugas memimpin penghimpunan dana serta memfasilitasi dialog antara negara donor dan peminjam. Pertemuan pengisian dana ini digelar rutin tiga tahun sekali untuk meninjau efektivitas kebijakan dan komitmen finansial. 
 
International Development Association (IDA) merupakan instrumen Bank Dunia yang berfokus menanggulangi kemiskinan di negara berpenghasilan rendah melalui hibah dan pinjaman ber bunga sangat rendah. Dana tersebut dimanfaatkan untuk mendanai proyek strategis seperti infrastruktur, layanan kesehatan, dan pendidikan. 
 
Sejak berdiri pada 1960, IDA telah menyalurkan investasi lebih dari USD 632 miliar ke 115 negara. Agenda IDA22 diluncurkan di Uzbekistan pada Desember 2026, sedangkan penyampaian komitmen final dilaksanakan pada Desember 2027.
 

Profil Pendidikan dan Perjalanan Karier Sri Mulyani 

Mengutip unggahan @kobieducation, penunjukan ini menegaskan kembali kapasitas Sri Mulyani sebagai ekonom terkemuka di tingkat global. Latar belakang pendidikannya mencakup gelar Sarjana dari Universitas Indonesia serta Magister dan Doktor dari University of Illinois, Amerika Serikat. 
 
Sri Mulyani merupakan anak ke-7 dari 10 bersaudara dalam keluarganya. Ketika saudara-saudaranya banyak memilih menjadi dokter atau insinyur, ia memilih jalurnya sendiri di bidang ekonomi hingga menembus panggung dunia. 

Riwayat Karier Sri Mulyani

  • Awal Karier Akademis: Berawal dari asisten dosen di Universitas Indonesia serta Asisten Profesor di University of Illinois at Urbana-Champaign, lalu menjadi dosen di FEUI
  • 1994-1995: Staf Ahli Bidang Analisis Kebijakan, Bappenas
  • 1998-2001: Kepala LPEM FEUI
  • 2002-2004: Executive Director di International Monetary Fund (IMF)
  • 2005-2010: Menteri Keuangan Republik Indonesia (Periode Pertama)
  • 2010-2016: Managing Director & Chief Operating Officer (COO) World Bank serta mencatatkan sejarah sebagai warga negara Indonesia (WNI) dan wanita pertama yang menduduki jabatan Direktur Pelaksana Bank Dunia
  • 2016- 2025: Menteri Keuangan Republik Indonesia
Kehadiran Sri Mulyani di posisi baru ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antarnegara anggota. Kepemimpinannya ditargetkan mampu menciptakan pembiayaan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan bagi masyarakat di seluruh dunia. (Talitha Islamey)
 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan