Ilustrasi Anak Bermain. Foto: Pexels.com
Ilustrasi Anak Bermain. Foto: Pexels.com

Marak Pencatutan Data Anak di Dapodik PAUD, Kemendikdasmen Ingatkan Ortu Lindungi NIK

Ilham Pratama Putra • 06 Agustus 2026 10:11
Ringkasnya gini..
  • Orang tua tidak boleh membagikan NIK, KK, alamat, nomor telepon, maupun dokumen kependudukan anak kepada pihak yang tidak berwenang.
  • Dugaan pencatutan data anak ke Dapodik PAUD sedang diinvestigasi untuk memastikan ada tidaknya penyalahgunaan data pribadi dan akses sistem.
  • Kasus ini mencuat setelah sejumlah orang tua mengaku anak mereka terdaftar di Dapodik tanpa pernah didaftarkan ke PAUD
Jakarta: Viral di media sosial data anak dicatut untuk pengisian Data Pokok Pendidikan (Dapodik) di jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Pencatutan nama anak diduga dilakukan oknum sekolah untuk mendapatkan bantuan dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP).
 
Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Non Formal dan Informal (Dirjen PAUD Dikdas PNFI), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Gogot Suharwoto, mengingatkan orang tua mengenai kepemilikan data pribadi. Ia mengimbau  orang tua, satuan pendidikan, guru, dan tenaga kependidikan, tidak memberikan atau menyebarluaskan data pribadi.
 
"Seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Kartu Keluarga (KK), alamat, nomor telepon, maupun dokumen kependudukan, kepada pihak yang tidak berwenang atau melalui kanal yang tidak resmi," kata Gogot dalam keterangan tertulis, Kamis, 6 Agustus 2026. 
 
Baca juga: MPLS di Jenjang TK: Fokus Bermain, Bukan Belajar Terstruktur  

Dia memastikan Kemendikdasmen akan mengambil langkah tegas apabila hasil penelusuran menemukan penyalahgunaan akses, penggunaan data pribadi yang tidak sesuai ketentuan, maupun pelanggaran terhadap tata kelola Dapodik. Penanganan terhadap pelanggaran tersebut akan dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan serta berkoordinasi dengan kementerian/lembaga dan aparat penegak hukum yang berwenang.

Gogot menjelaskan secara prosedural, penginputan data peserta didik ke dalam Dapodik hanya dapat dilakukan oleh satuan pendidikan melalui akun resmi yang berwenang. Penginputan data tersebut harus didasarkan pada dokumen serta proses administrasi penerimaan peserta didik sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
 
Terpisah, Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi (Kepala Pusdatin) Kemendikdasmen Wibowo Mukti menyebut pihaknya sudah menyelidiki kasus tersebut. Wibowo memastikan Kemendikdasmen menanggapi isu ini dengan serius. 
 
"Kami menanggapi isu ini dengan serius karena integritas data dan perlindungan data pribadi merupakan prioritas utama dalam pengelolaan Dapodik," tegas dia.
 
Baca juga: Anak Sudah Siap Masuk PAUD? Kenali Usia Ideal dan Tanda-Tandanya  

 
Sebelumnya, kasus dugaan pencatutan data anak di Dapodik awalnya ramai di media sosial Thread. Seorang ibu melalui akun Threadsnya dengan nama akun @nadyxxxx bercerita anaknya tercatat sekolah di sebuah PAUD.
 
"Bismillah izin karna lagi viral tentang nisn dapodik anak saya perempuan berusia 3tahun 9bulan bahkan belum sekolah dimanapun saya barusan cek di web nya GONGGG ternyata anak saya terdaftar di sebuah paud yang bahkan saya belum pernah kesana? apa jawaban kadernya sayang? mari kita baca .. data sepeenting ini disalah gunakan untuk kepentingan mereka sendiri!," tulis @nadyxxx.
 
Selain N, warga lain berinisial V menyampaikan keluhan serupa. N melihat nama anaknya masih tercatat sebagai siswa aktif di sekolah lama.
 
"Baru rame soal anak asal dimasukan dapodik, karna penasaran akhirnya aku cek jg data anakku. cringgg status anakku masih siswa aktif disekolah lama, padahal udah pindah ke sekolah baru. ini termasuk penyalahgunaan data jg ga ya?," kata @vanixxxxx.
 
Kasus serupa lainnya terjadi pada ibu berinisial S dengan akun @serlixxxxx. Ibu S mengaku bila kader posyandu memakai data anaknya untuk didaftarkan ke Dapodik sekolah miliknya.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan