Jakarta: Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi memperbolehkan kelas di sekolah negeri menampung 50 orang siswa. Ternyata kebijakan ini tak hanya berdampak pada sekolah negeri ataupun siswa di sekolah negeri.
Ketua Umum Forum Kepala
SMA Swasta Jawa Barat, Ade D. Hendriana mengatakan sekolah swasta juga bisa terdampak dari kebijakan tersebut. Berikut dampak satu kelas 50 siswa di sekolah negeri bagi sekolah swasta.
Dampak Satu Kelas 50 Siswa bagi Sekolah Swasta
1. Penurunan Siswa di Sekolah Swasta
Sekolah negeri yang menyerap banyak siswa berdampak pada sekolah swasta. Sehingga sekolah swasta kekurangan murid.
Ade bahkan menghitung besaran potensi penurunannya. "Penurunan untuk kita menadapatkan murid 30, 20 persen," kata Ade dalam program Hot Room Metro TV dikutip Jumat 11 Juli 2025.
2. Guru Kekurangan Jam Mengajar
Kebijakan tersebut juga berdampak kepada guru. Di mana dengan murid yang lebih sedikit, guru akan kekurangan jam mengajar.
3. Guru Kehilangan Tunjangan Sertifikasi
Kekurangan jam mengajar itu memperpanjang persoalan. Pasalnya dengan jam mengajar yang kurang guru tidak bisa mendatkan tunjangan sertifikasinya.
4. Potensi Menutup Sekolah Swasta
Dengan semakin menurunnya jumlah murid, maka sekolah swasta akan sulit bertahan. Karena sekolah swasta sangat bergantung pada jumlah siswa yang membayar biaya pendidikan.
(CEU)