Ilustrasi pemilu. Medcom.id
Ilustrasi pemilu. Medcom.id

Pengamat Politik UGM: Menunda Pemilu Kemunduran Demokrasi

Renatha Swasty • 08 Maret 2022 16:46
Dia curiga partai politik tidak siap bertarung dalam pemilu. Terutama, mereka yang mengusulkan penundaan dinilai tidak mampu meyakinkan publik sehingga survei elektabilitas tidak terdongkrak.
 
“Dengan ditunda kan akan panjang posisi dan kekuasaan mereka, baik itu di parlemen atau di mana pun. Jadi lebih ke situ, motif-motif lain saya kira susah untuk dicari. Kita tahu situasi pandemi menjadikan kita struggle tetapi kita kan tidak sedang dalam situasi krisis, tidak ada krisis politik dan tidak ada krisis ekonomi," papar dia.
 
Wawan menyarankan partai politik mulai mempersiapkan diri dan menunjukkan kinerja terbaik di depan publik. Misalnya, melalui kontribusi di DPR atau kader yang menjadi kepala daerah membuktikan diri kepada masyarakat mereka bisa mengatasi dan membantu bangsa ini keluar dari pandemi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Justru bagi partai politik saat ini mempersiapkan diri untuk proses pemilu, kan di jadwal 2024. Masih dua tahun masih bisa mempersiapkan ke situ, mempersiapkan kader guna mempersiapkan program kampanye yang baik, melakukan edukasi pada masyarakat tentang bagaimana pemilu bisa dilakukan," tutur dia.
 
Wawan menyebut waktu dua tahun merupakan momentum bagus bagi partai politik untuk mempersiapkan diri. Partai diharapkan bersiap untuk pemilu ke depan.
 
Dia mengingatkan penundaan bisa menjadi diskursus publik. Situasi ini dipastikan akan ramai dan melahirkan kegaduhan politik baru yang justru kontraproduktif terhadap perkembangan demokrasi.
 
Wawan meyakini jika isu ini terus dibawa akan memunculkan perdebatan publik yang sangat luas. Banyak elemen-elemen masyarakat, tokoh akademisi, masyarakat sipil, kekuatan-kekuatan masyarakat di luar parlemen, dan elite politik yang akan memberikan perspektif mencerahkan terkait perlunya menjaga demokrasi dengan pemilu.
 
“Saya kira perdebatannya akan ke situ. Akan banyak perdebatan dan saya yakin masyarakat kita kalangan civil society dan para akademisi akan sepenuhnya setuju. Bahkan akan tidak setuju dengan penundaan pemilu ini karena diyakini pandangannya akan cenderung sama penundaan pemilu tanpa ada alasan yang sangat mendesak itu, hanya akan menjadi pintu masuk bagi kemunduran demokrasi yang kita punya”, tegas dia.
 
Baca: Menunda Pemilu Membahayakan Demokrasi Indonesia
 
 
(REN)
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif