Ilustrasi pemilu. Medcom.id
Ilustrasi pemilu. Medcom.id

Pengamat Politik UGM: Menunda Pemilu Kemunduran Demokrasi

Renatha Swasty • 08 Maret 2022 16:46
Jakarta: Pengamat politik dan pemilu Universitas Gadjah Mada (UGM) Wawan Mas'udi menilai usulan menunda pelaksanaan Pemilu 2024 tidak masuk akal dan kontraproduktif terhadap perkembangan dan sistem demokrasi yang telah dibangun selama ini. Pemilu dan sirkulasi kekuasaan yang bersifat rutin sesungguhnya menjadi momentum masyarakat sebagai pemilik kedaulatan dalam sistem demokrasi untuk melakukan koreksi.
 
“Pemilu itu alat mengontrol jalannya pemerintahan, baik di eksekutif maupun di legislatif. Artinya pemilu yang rutin itu merupakan fondasi bagi demokrasi elektoral yang kita punya, kalau fondasinya saja dipersoalkan maka perkembangan demokrasi kita jelas akan mengarah pada kemunduran," ujar Wawan dikutip dari laman ugm.ac.id, Selasa, 8 Maret 2022.
 
Wawan menyebut semua pihak mesti memahami pemilu dan pergantian kekuasaan yang bersifat rutin merupakan ukuran paling dasar sehingga tak boleh diganggu. Dia menyebut bila diganggu tentu akan membuat kemunduran.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menyebut terbukti selama 20 tahun lebih berjalan pemilu berlangsung rutin. Masyarakat menaruh kepercayaan besar terhadap sistem yang dibangun.
 
“Meski harus diakui pula setiap kali pelaksanaan pemilu selalu ada konflik, tapi selalu bisa diatasi. Artinya ada proses pendewasaan politik yang berlangsung pada level masyarakat dan ini berarti pula perkembangan demokrasi di Indonesia sangat bagus," papar dia.
 
Wawan menuturkan dalam sejarah politik Indonesia pascademokrasi belum pernah ada penundaan pelaksanaan pemilu. Sebab, tidak ada situasi yang memaksa untuk menunda.
 
Meski, pandemi sempat menunda jadwal pemilu lokal (pilkada). Namun, kata dia, penundaan pilkada berdasarkan mekanisme penunjukan pejabat pelaksana (Plt) dan lain-lain. Sementara itu, pilkada untuk memilih kepala daerah berbeda dengan pemilu yang bersifat umum atau nasional.
 
Halaman Selanjutnya
“Dan kita tahu hampir semua…
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif