Sejumlah anak bermain permainan tradisonal Lompat Karet saat memperingati hari belajar di luar kelas, ANT/Muhammad Iqbal.
Sejumlah anak bermain permainan tradisonal Lompat Karet saat memperingati hari belajar di luar kelas, ANT/Muhammad Iqbal.

Brebes Terima Penghargaan Peduli Pembelajaran di Luar Kelas

Pendidikan Metode Pembelajaran
Kuntoro Tayubi • 18 Desember 2018 13:04
Brebes: Pemerintah Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, menerima panghargaan sebagai kabupaten yang mendukung kegiatan ‘Sehari Belajar di Luar Kelas’ atau Outdoor Classroom Day (OCDay) melalui Surat Edaran. Brebes dinilai telah merespons kegiatan OCDay secara nyata, serentak pada 1 November 2018 silam.
 
Penghargaan diserahkan langsung Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI Yohana Susana Yembise kepada Bupati Brebes, Idza Priyanti, pada Festival Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA), Minggu, 16 Desember 2018, di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) ITB, Bandung.
 
“Saya bangga dan gembira dengan penerimaan penghargaan yang diraih Kabupaten Brebes. Diraihnya penghargaan OCDay menambah deretan panjang penghargaan tingkat nasional yang diraih Kabupaten Brebes,” kata Bupati, Senin, 17 Desember 2018, di pendopo kabupaten.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Idza, penghargaan ini hakikatnya untuk semua anak-anak dan sekolah di Kabupaten Brebes. Untuk itu, sinergi aksi di dunia pendidikan perlu dukungan semua pihak. Baik dari orangtua, pendidik, dunia usaha maupun pemerintah.
 
Baca:Kemendikbud Dorong Permainan Tradisional Masuk Sekolah
 
Anak-anak masih membutuhkan ruang publik untuk mengekspresikan kreativitas, keterampilan dan ketangkasan jasmani maupun rohaninya. Pembelajaran di luar kelas, ternyata menyenangkan bagi anak-anak, sehingga ia merespons penuh kegiatan tersebut dengan membuat surat edaran.
 
Kabid Pemberdayaan Permpuan dan Anak DP3KB Kabupaten Brebes, Rini Puji Astuti, mengatakan, kegiatan OCDay antara lain diisi dengan kegiatan menari, membaca puisi. Selain itu bermain permainan tradisional seperti Gobag sodor, Enggrang, Congklak, dan bermain Kelereng.
 
“Ada juga kegiatan mencuci tangan sebelum makan. Sebanyak 763 dari SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA se-Kabupaten Brebes serentak melaksanakan OCDay,” tutur Rini.
 
Tidak hanya Bupati, di tempat yang sama Kepala SD Negeri Brebes 01 Riyanto juga menerima penghargaan sebagai fasilitator yang mendorong lebih kurang 500 pembentukan Sekolah Ramah Anak (SRA) di satu atau lebih daerah di Indonesia.
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif