Pendaftaran program yang juga dikenal sebagai Beasiswa Jakarta Unggul tersebut direncanakan dibuka pada September 2027. Pemprov DKI Jakarta menyiapkan anggaran sekitar Rp100 miliar untuk program tersebut.
Rencana LPDP Jakarta bukan baru muncul dalam pembahasan anggaran. Gubernur Jakarta Pramono Anung sendiri telah beberapa kali menyampaikan rencana tersebut.
Melansir situs resmi Jakarta.go.id, Pramono mengatakan Pemprov DKI Jakarta menyiapkan program Beasiswa LPDP Jakarta mulai 2027. Pada tahap awal, program tersebut ditargetkan memberangkatkan sekitar 50-75 mahasiswa untuk melanjutkan studi ke luar negeri.
Gubernur Pramono mengatakan Program seperti beasiswa LPDP tersebut diharapkan dapat memperluas akses pendidikan sekaligus memutus rantai kemiskinan antargenerasi.
Beasiswa untuk S2 dan S3
Program beasiswa yang dikenal sebagai LPDP Jakarta secara resmi diatur sebagai Beasiswa Jakarta Unggul dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 20 Tahun 2026 tentang Bantuan Biaya Peningkatan Mutu Pendidikan.Dalam aturan tersebut, Beasiswa Pendidikan diberikan kepada mahasiswa berprestasi dan dapat diberikan berdasarkan kriteria khusus yang disesuaikan dengan kekhasan daerah atau kebutuhan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Beasiswa Jakarta Unggul ditujukan bagi mahasiswa yang menempuh pendidikan di Perguruan Tinggi Negeri, Perguruan Tinggi Swasta, maupun Perguruan Tinggi Luar Negeri.

DKI Jakarta. DOK MI
Baca Juga :
Sah! Jakarta Punya LPDP Sendiri, Segini Kuotanya
Komponen beasiswa
Beasiswa Jakarta Unggul memiliki tiga komponen bantuan, yakni Biaya Personal, Biaya Penyelenggaraan Pendidikan, dan Biaya Penelitian.Untuk Biaya Personal, komponen yang dapat diberikan meliputi:
- Biaya hidup selama mengikuti pendidikan
- Tunjangan buku
- Biaya transportasi
- Asuransi kesehatan
- Biaya kedatangan
- Biaya keadaan darurat
- Tunjangan keluarga
- Biaya pendamping disabilitas
- Bantuan bagi penyandang disabilitas
- Biaya aplikasi visa.
Sementara itu, Biaya Penyelenggaraan Pendidikan ditetapkan berdasarkan standar biaya pendidikan pada perguruan tinggi untuk program magister dan doktor. Adapun Biaya Penelitian meliputi bantuan untuk penelitian tesis atau disertasi, seminar atau konferensi internasional, serta publikasi jurnal internasional.
Karena LPDP Jakarta masih dalam tahap perencanaan, calon peserta masih memiliki waktu untuk mempersiapkan diri, terutama dari sisi akademik dan rencana studi. Selain melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 dan S3, program ini diharapkan menjadi jalur bagi calon mahasiswa asal Jakarta untuk memperoleh kesempatan belajar di perguruan tinggi terbaik dunia.
Setelah menyelesaikan pendidikan, penerima beasiswa nantinya diharapkan dapat membawa pengetahuan dan keahliannya kembali untuk mendukung pembangunan Jakarta. (Levina Fidelia)