Gebrakan baru ini akan membuka kesempatan emas bagi puluhan mahasiswa untuk bisa mencicipi bangku perkuliahan di berbagai perguruan tinggi di luar negeri secara gratis.
Dikelola Penuh oleh Jakarta
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan bahwa program beasiswa LPDP Jakarta ini akan dikelola sepenuhnya oleh pihak Pemprov DKI. Meski begitu, pelaksanaannya tetap akan berjalan dengan skema kerja sama bersama pihak LPDP Nasional.Lewat program eksklusif ini, nantinya akan ada sekitar 50 hingga 75 mahasiswa yang diberangkatkan. Memang, sebelumnya Pemprov DKI sempat menyiapkan kuota yang lebih besar, yakni hingga 100 penerima beasiswa. Saat ini belum ada penjelasan rinci dari Pramono mengenai alasan penyesuaian kuota menjadi 50 sampai 75 orang tersebut.
"Bahkan untuk tahun depan bekerja sama dengan LPDP, Jakarta akan punya LPDP yang dikelola sepenuhnya oleh Jakarta. Kurang lebih nanti siswanya antara 50 sampai dengan 75 yang akan diberi kesempatan untuk sekolah di luar. untuk hal yang berkaitan dengan pendidikan masih menjadi prioritas yang kita utamakan," kata Pramono di Jakarta, Rabu, 24 Juni 2026.
KJP dan KJMU Dipastikan Aman
Banyaknya program baru sering kali bikin waswas soal pemotongan anggaran lainnya. Namun, kamu tidak perlu khawatir! Pramono menegaskan bahwa pendidikan tetap menjadi prioritas utama Pemprov DKI Jakarta.Ia memberikan jaminan dan memastikan tidak akan ada pengurangan anggaran untuk program bantuan pendidikan yang sudah berjalan, seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP) maupun Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU). Sektor pendidikan akan terus menjadi fokus prioritas di tahun-tahun mendatang.
Bagi kamu yang sudah tidak sabar ingin mendaftar, tampaknya harus sedikit bersabar. Hingga saat ini, Pemprov DKI belum mengumumkan secara resmi kapan waktu dimulainya proses seleksi maupun detail persyaratan bagi para calon penerima beasiswa LPDP Jakarta ini. Stay tune terus ya!
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda