Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat. DOK IG
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat. DOK IG

Mutu Pendidikan RI Masih Rendah, Lestari Moerdijat Ajak Semua Pihak Kolaborasi

Renatha Swasty • 07 Juli 2026 15:45
Ringkasnya gini..
  • Rerie berharap Gerakan PSPB membuat kontribusi semua pihak lebih terarah dan tepat sasaran dalam mendukung pengembangan generasi penerus bangsa.
  • Gerakan PSPB dinilai dapat berperan sebagai katalis bagi terwujudnya ekosistem pendidikan unggul dan kokoh dalam pengembangan karakter.
  • Rerie mendorong Gerakan PSPB memprioritaskan dukungan program terkait isu-isu krusial, seperti pelatihan guru hingga revitalisasi sekolah.
Jakarta: Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendukung kehadiran wadah untuk mewujudkan gerakan memperkuat kolaborasi dalam membangun kualitas dan karakter anak bangsa. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) meluncurkan Gerakan Partisipasi Semesta Pendidikan Bermutu (PSPB) yang bertujuan menghidupkan kembali semangat gotong royong dalam memajukan pendidikan Indonesia.
 
"Peningkatan mutu pendidikan tidak bisa hanya mengandalkan kebijakan pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi aktif semua elemen bangsa," kata Rerie, sapaan karib Lestari Moerdijat, dalam keterangan tertulis, Selasa, 7 Juli 2026. 
 
Gerakan PSPB diinisiasi di tengah berbagai tantangan yang dihadapi sektor pendidikan nasional. Seperti masih adanya 2,92 juta anak Indonesia yang tidak bersekolah, serta lebih dari 200 ribu gedung sekolah dalam kondisi rusak. 

Selain itu, hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 yang diikuti lebih dari 8,7 juta murid SD dan SMP juga belum memperlihatkan hasil yang baik dengan angka literasi rata-rata 60 untuk tingkat SD dan 60,83 tingkat SMP. Sementara itu, kemampuan numerasi angka rata-rata 43,41 untuk tingkat SD dan 40,34 untuk tingkat SMP. 
 
Gerakan PSPB diharapkan mewujudkan ruang bagi guru, kepala sekolah, pemerintah daerah, hingga mitra pembangunan dan organisasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Rerie berharap Gerakan PSPB membuat kontribusi dari dunia usaha, filantropi, dan masyarakat menjadi lebih terarah dan tepat sasaran, khususnya dalam mendukung pengembangan bakat, minat, dan karakter generasi penerus bangsa. 
  Anggota Komisi X DPR RI itu menilai Gerakan PSPB dapat berperan sebagai katalis bagi terwujudnya ekosistem pendidikan yang tidak hanya unggul dalam capaian akademik, tetapi juga kokoh dalam pengembangan karakter. 
 
Dia mendorong Gerakan PSPB memprioritaskan dukungan program terkait isu-isu krusial, seperti pelatihan guru, penyediaan konten dan infrastruktur digital, hingga revitalisasi sekolah. 
 
Rerie menekankan komitmen kuat semua pihak terkait untuk mendukung Gerakan PSPB adalah kunci perbaikan nyata pada sistem pendidikan nasional. Selain itu, data TKA yang rinci harus menjadi dasar kebijakan berbasis bukti. 
 
"Kita semua, mulai dari pemerintah pusat, dinas pendidikan, kepala sekolah, guru, hingga orang tua, harus siap mengubah pola pengajaran dan pendampingan untuk membangun kompetensi dan karakter siswa yang lebih baik," tegas Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu. 
 
Rerie berharap Indonesia dapat melangkah lebih cepat mewujudkan cita-cita pendidikan bermutu untuk semua dengan semangat kolaborasi melalui Gerakan PSPB. Sekaligus, melahirkan generasi emas yang cerdas, berintegritas, dan berdaya saing.
 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA