UT tidak menetapkan skema biaya khusus dengan nama “kelas karyawan”. Biaya pendidikan ditentukan berdasarkan program studi dan skema layanan perkuliahan yang dipilih mahasiswa.
Lantas, berapa biaya kuliah di UT pada 2026 dan skema mana yang cocok untuk karyawan? Melansir dari laman resmi UT, berikut informasi lengkapnya:
Biaya Kuliah UT 2026
UT menyediakan beberapa pilihan layanan perkuliahan, yakni SIPAS Non TTM, SIPAS Semi, SIPAS Penuh, SIPAS Plus, dan Non-SIPAS.1. SIPAS Non TTM
SIPAS Non TTM merupakan paket perkuliahan tanpa Tutorial Tatap Muka dengan tarif sebagai berikut.- Program studi diploma: Rp 1.150.000/semester
- Program studi Sarjana: Rp1.300.000 per semester
- Program studi S1 Sistem Informasi: Rp1.800.000 per semester
- Program studi Sains Data: Rp1.900.000 per semester
- Program studi Pariwisata: Rp1.900.000 per semester
- Program studi Pendidikan Agama Islam: Rp1.500.000 per semester
- Program studi S1 Perpajakan: Rp1.800.000 per semester
- Program studi S1 Perencanaan Wilayah dan Kota: Rp1.750.000 per semester
2. SIPAS Semi
Merupakan sistem paket dengan TTM wajib maksimal 3 mata kuliah paket dengan biaya mulai dari Rp1.600.000 hingga Rp2.600.000.SIPAS Semi, meliputi layanan LPKBJJ, administrasi akademik, bahan ajar cetak (termasuk biaya pengiriman bahan ajar) dan digital, TTM wajib maksimal 3 mata kuliah, praktik/praktikum, Tuton, UAS, TAPS, dan Pengambilan Ijazah.
3. SIPAS Penuh
Sistem paket dengan TTM wajib seluruh mata kuliah dengan biaya Rp1.900.000 hingga Rp3.300.000.SIPAS Penuh meliputi layanan LPKBJJ, administrasi akademik, bahan ajar cetak (termasuk biaya pengiriman bahan ajar) dan digital, TTM wajib seluruh mata kuliah, praktik/praktikum, Tuton, UAS, TAPS, dan Pengambilan Ijazah.
4. SIPAS Plus
Sistem paket yang meliputi TTM wajib seluruh mata kuliah dan pelatihan pengembangan diri dengan biaya mulai dari Rp2.400.000 hingga Rp3.400.000SIPAS Plus, meliputi layanan LPKBJJ, administrasi akademik, bahan ajar cetak (termasuk biaya pengiriman bahan ajar) dan digital, TTM wajib seluruh mata kuliah, praktik/praktikum, Tuton, UAS, TAPS, Pengambilan Ijazah, dan pelatihan pengembangan diri.
5. Non-SIPAS
Selain sistem paket, mahasiswa dapat memilih sistem Non-SIPAS. Melalui sistem ini, mahasiswa melakukan registrasi mata kuliah berdasarkan SKS sehingga biaya kuliah bergantung pada jumlah mata kuliah yang diambil.Tarif tersebut sebesar Rp 35.000 – Rp 80.000/ SKS
Lantas, dengan berbagai sistem perkuliahan dan skema biaya di UT, apakah UT cocok untuk karyawan atau pekerja yang ingin sambil berkuliah? Yuk simak lebih lanjut!
Apakah UT Cocok untuk Karyawan?
Sistem perkuliahan UT memang dirancang dengan pendekatan pendidikan jarak jauh. Mahasiswa dapat belajar menggunakan bahan ajar dan berbagai media pembelajaran menyesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan.Skema SIPAS Non TTM sangat cocok bagi karyawan yang sudah bekerja dan ingin sambil berkuliah. Penggunaan skema tersebut, UT dapat menjadi salah satu pilihan bagi pekerja yang ingin melanjutkan pendidikan tanpa meninggalkan aktivitas pekerjaan.
Bagi Sobat Medcom yang tertarik bekerja sambil berkuliah di UT, tetap perlu memperhatikan jenis layanan yang dipilih. (Adinda Kinanthi)