Dosen Senior University of Leeds, Inggris, Martin Lamb. Foto: Zoom
Dosen Senior University of Leeds, Inggris, Martin Lamb. Foto: Zoom

Bahasa Inggris Sebagai Pengantar Perkuliahan Butuh Dukungan Regulasi

Pendidikan Pendidikan Tinggi Perguruan Tinggi Bahasa Inggris
Ilham Pratama Putra • 08 Juli 2021 16:40
Jakarta: Dosen Senior University of Leeds, Inggris, Martin Lamb menyebut penggunaan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar pembelajaran harus diatur oleh regulasi yang kuat. Misalnya diatur oleh Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek).
 
Menurutnya di Indonesia, sangat sulit jika satu program tidak dipayungi regulasi. Untuk itu dia berharap ada regulasi atas penggunaan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar pembelajaran di perguruan tinggi di Indonesia.
 
"Kalau kebijakan tertulis masih kurang, maka harus punya kebijakan yang eksplisit, bagaimana kemampuan mahasiswa dibentuk agar memahami perkuliahan mereka dengan bahasa Inggris ini," kata Martin dalam webinar peluncuran hasil penelitian The State of English as Medium of Instruction in Higher Education Institutions in Indonesia, Kamis 8 Juli 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca juga:  Dosen ITS Beberkan Manfaat Bahasa Inggris Sebagai Pengantar Kuliah
 
Lebih lanjut, ketika penggunaan bahasa Inggris telah ditetapkan, maka konsistensi adalah pekerjaan rumah selanjutnya. Dia berharap penggunaan bahasa Inggris tidak dicampur aduk dengan bahasa Indonesia di dalam pembelajaran.
 
"Justru nantinya karena bercampur ini akan jadi hambatan. Jadi benar-benar harus dilatih mahasiswa itu untuk paham dan mampu menunjukkan jika mereka benar-benar paham," jelas dia.
 
Menurutnya, sangat sayang jika bahasa Inggris tidak digunakan sebagai bahasa pengantar pembelajaran. Selain untuk internasionalisasi kampus, penggunaan bahasa Inggris juga memiliki keuntungan bagi mahasiswa itu sendiri.
 
Baca juga:  Penggunaan Bahasa Inggris Sebagai Pengantar Pembelajaran di Indonesia Belum Maksimal
 
Hal itu diamini Direktur Hubungan Internasional Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Maria Anityasari. Maria menyebut dengan meningkatnya kemampuan bahasa Inggris, mahasiswa mampu memperluas akses pembelajaran.
 
"Yang akhirnya memperoleh kemampuan lebih yang baik terhadap mata kuliahnya. Selain itu, mahasiswa akan memiliki kepercayaan diri dalam berkomunikasi. Dengan kemampuan bahasa Inggris, nantinya mahasiswa dapat percaya diri ketika melakukan presentasi," tutup Maria.
 
(CEU)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif