Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan, Darmawansyah, mengatakan antusiasme masyarakat terhadap program tersebut sudah terlihat sejak pendaftaran peserta dibuka. Dia menuturkan tingginya jumlah pendaftar menunjukkan besarnya kebutuhan lulusan muda mendapatkan pengalaman kerja sekaligus meningkatkan kompetensi.
"Kami membuka pendaftaran bagi lulusan perguruan tinggi, antusiasme masyarakat sangat tinggi, tercatat 732.483 orang melakukan pendaftaran dalam program pemagangan nasional tahun 2026 batch 1 Angkatan 2," kata Darmawansyah dalam Acara Kick Off dan Orientasi Program Magang Nasional Batch 1 Angkatan 2 Tahun 2026 di YouTube Kementerian Ketenagakerjaan RI, Selasa, 11 Agustus 2026.
Pendaftar mesti mengikuti beberapa tahapan seleksi sebelum akhirnya ditetapkan sebagai peserta. Proses seleksi dilakukan bertahap, mulai dari pendaftaran, rekrutmen dan seleksi oleh penyelenggara, hingga penetapan akhir oleh Kementerian Ketenagakerjaan.
732.483 Pendaftar Magang Nasional Batch 1 Angkatan 2
Pada tahap awal, tercatat 732.483 orang mendaftarkan diri dalam Program Pemagangan Nasional Batch 1 Angkatan 2 Tahun 2026. Dari seluruh pendaftar tersebut, sebanyak 244.982 orang dinyatakan eligible untuk melanjutkan ke tahap berikutnya.Setelah dinyatakan memenuhi kriteria awal, para calon peserta kemudian dapat mengajukan lamaran ke posisi magang yang tersedia. Dari proses itu, sebanyak 226.719 calon peserta mengajukan lamaran.
Jumlah lamaran yang masuk mencapai sekitar 547 ribu lamaran, dengan rata-rata setiap pelamar mengajukan 1,93 lamaran. Dari jumlah calon peserta yang mengajukan lamaran tersebut, sebanyak 225.920 orang kemudian masuk ke proses rekrutmen yang dilakukan oleh masing-masing penyelenggara magang.
46.160 Peserta Resmi Lolos Magang Nasional
Proses rekrutmen oleh penyelenggara menghasilkan 48.088 pelamar yang dinyatakan diterima untuk diproses lebih lanjut. Setelah itu, para pelamar yang telah diterima melalui tahapan verifikasi dan seleksi.Dari proses tersebut, sebanyak 46.402 calon peserta diusulkan untuk ditetapkan sebagai peserta Program Pemagangan Nasional. Namun, proses penetapan tersebut belum langsung menjadi tahap akhir.
Kementerian Ketenagakerjaan masih melakukan verifikasi akhir melalui sidang pleno untuk memastikan calon peserta yang diusulkan memenuhi seluruh persyaratan. Hasil sidang pleno kemudian menetapkan 46.160 orang sebagai peserta resmi Program Pemagangan Nasional Batch 1 Angkatan 2 Tahun 2026.
Sementara itu, sebanyak 242 orang tidak dapat ditetapkan sebagai peserta karena tidak memenuhi persyaratan dalam tahap akhir verifikasi. Dengan begitu, dari ratusan ribu masyarakat yang mendaftarkan diri, hanya 46.160 orang yang akhirnya resmi mengikuti program pemagangan tersebut.
Fokus pada Kualitas Pemagangan
Setelah seluruh rangkaian seleksi dan penetapan peserta selesai, perhatian pemerintah kini tidak lagi hanya tertuju pada proses rekrutmen. Tahap berikutnya adalah memastikan pelaksanaan pemagangan selama enam bulan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi peserta.Darmawansyah menegaskan keberhasilan program tersebut akan sangat bergantung pada kerja sama berbagai pihak yang terlibat. Mulai dari mentor, operator, pimpinan penyelenggara, hingga Kementerian Ketenagakerjaan memiliki peran dalam memastikan proses pemagangan berjalan sesuai tujuan.
Karena itu, ia mengingatkan peserta agar tidak melihat masa pemagangan hanya sebagai bagian dari kewajiban program. Menurutn dua, waktu enam bulan perlu dimanfaatkan sebagai kesempatan membangun pengalaman dan mempersiapkan perjalanan karier.
Dengan selesainya proses penetapan peserta, Program Pemagangan Nasional Batch 1 Angkatan 2 Tahun 2026 kini memasuki tahap pelaksanaan. Para peserta akan menjalani pengalaman pemagangan yang diharapkan dapat menjadi bekal untuk memasuki dunia kerja.
"Jangan memandang enam bulan pemagangan hanya sebagai kewajiban program, tetapi sebagai investasi awal bagi perjalanan karir saudara-saudari. Kepada para mentor kami titipkan agar peserta benar-benar memperoleh pengalaman kerja yang relevan bimbingan yang terstruktur kesempatan mengerjakan tugas yang nyata, serta umpan balik yang membantu peningkatan kompetensi peserta mentor adalah penghubung utama antara penyelenggara, antara pembelajaran dan praktik kerja," pesan Darmawansyah.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda