Gerhana Matahari Total. DOK AFP
Gerhana Matahari Total. DOK AFP

Gerhana Matahari Total Sapa Bumi 12 Agustus 2026, Ini Jalur Lintasan dan Durasinya

Bramcov Stivens Situmeang • 31 Juli 2026 15:55
Ringkasnya gini..
  • Melintasi Greenland, Islandia, hingga Spanyol, fenomena langka ini memiliki durasi totalitas maksimum sekitar 2 menit 18 detik.
  • Fenomena Gerhana Matahari Total ini tidak melewati Indonesia, namun masyarakat dapat menyaksikannya secara daring via live streaming.
  • Gerhana Matahari Total terjadi 12 Agustus 2026. Simak jalur lintasan, durasi totalitas, serta fakta bisakah fenomena ini dilihat dari Indonesia!
Jakarta: Gerhana Matahari Total akan kembali menyapa langit dunia pada 12 Agustus 2026. Fenomena astronomi langka ini diperkirakan melintasi sejumlah wilayah di belahan Bumi utara dengan durasi totalitas lebih dari dua menit.
 
Peristiwa ini menjadi salah satu fenomena langit yang paling dinantikan pada Agustus 2026. Saat gerhana terjadi, Bulan akan berada tepat di antara Matahari dan Bumi sehingga menutupi piringan Matahari sepenuhnya bagi wilayah yang berada di jalur totalitas.
 
Mengutip laman science.nasa.gov dan metrotvnews.com, Gerhana Matahari Total akan berlangsung pada Rabu, 12 Agustus 2026, bertepatan dengan fase Bulan Baru. Meski totalitasnya hanya berlangsung dalam hitungan menit, fenomena ini tetap menjadi incaran para pemburu gerhana dari berbagai negara.

Selain menyuguhkan pemandangan langit langka, Gerhana Matahari Total tahun ini juga berdekatan dengan puncak hujan meteor Perseid yang berlangsung pada 12-13 Agustus 2026. Kombinasi dua fenomena tersebut menjadikan pertengahan Agustus sebagai momen istimewa bagi para pengamat langit.

Jalur lintasan Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026

Berdasarkan data NASA, jalur totalitas Gerhana Matahari Total membentang dari kawasan Arktik hingga Eropa dan Afrika. Wilayah yang dilintasi akan dapat menyaksikan Matahari tertutup sepenuhnya oleh Bulan.
 
Berikut jalur lintasan Gerhana Matahari Total pada 12 Agustus 2026:
  1. Samudra Arktik (lepas pantai utara Rusia)
  2. Greenland
  3. Islandia
  4. Samudra Atlantik
  5. Spanyol (sebagian wilayah)
  6. Rusia Utara
  7. Sudut kecil Portugal
Sementara itu, sejumlah wilayah lainnya hanya akan mengalami Gerhana Matahari Sebagian, yaitu:
  1. Alaska
  2. Kanada
  3. Afrika Barat
  4. Amerika Serikat bagian utara

Durasi totalitas Gerhana Matahari Total

NASA memperkirakan durasi totalitas maksimum Gerhana Matahari Total pada 12 Agustus 2026 mencapai sekitar 2 menit 18 detik. Dalam fase ini, Matahari akan tertutup sepenuhnya oleh Bulan sehingga korona Matahari dapat terlihat dari wilayah yang berada di jalur totalitas.
 
Walaupun berlangsung singkat, momen tersebut menjadi salah satu yang paling ditunggu para pengamat astronomi karena Gerhana Matahari Total sebelumnya terjadi pada 2024.

Apakah Gerhana Matahari Total bisa dilihat dari Indonesia?

Sayangnya, Gerhana Matahari Total pada 12 Agustus 2026 tidak dapat disaksikan dari Indonesia. Karena, jalur gerhana berada jauh di belahan Bumi utara sehingga wilayah Indonesia tidak termasuk daerah yang dilewati fenomena tersebut.
 
Meski begitu, masyarakat Indonesia tetap dapat mengikuti momen langka ini melalui siaran langsung maupun dokumentasi dari berbagai lokasi yang berada di jalur totalitas.
 
Sobat Medcom, itulah informasi mengenai Gerhana Matahari Total yang akan terjadi pada 12 Agustus 2026. Semoga bermanfaat ya!
 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan