Peristiwa ini menjadi salah satu fenomena langit yang paling dinantikan pada Agustus 2026. Saat gerhana terjadi, Bulan akan berada tepat di antara Matahari dan Bumi sehingga menutupi piringan Matahari sepenuhnya bagi wilayah yang berada di jalur totalitas.
Mengutip laman science.nasa.gov dan metrotvnews.com, Gerhana Matahari Total akan berlangsung pada Rabu, 12 Agustus 2026, bertepatan dengan fase Bulan Baru. Meski totalitasnya hanya berlangsung dalam hitungan menit, fenomena ini tetap menjadi incaran para pemburu gerhana dari berbagai negara.
Selain menyuguhkan pemandangan langit langka, Gerhana Matahari Total tahun ini juga berdekatan dengan puncak hujan meteor Perseid yang berlangsung pada 12-13 Agustus 2026. Kombinasi dua fenomena tersebut menjadikan pertengahan Agustus sebagai momen istimewa bagi para pengamat langit.
Jalur lintasan Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026
Berdasarkan data NASA, jalur totalitas Gerhana Matahari Total membentang dari kawasan Arktik hingga Eropa dan Afrika. Wilayah yang dilintasi akan dapat menyaksikan Matahari tertutup sepenuhnya oleh Bulan.Berikut jalur lintasan Gerhana Matahari Total pada 12 Agustus 2026:
- Samudra Arktik (lepas pantai utara Rusia)
- Greenland
- Islandia
- Samudra Atlantik
- Spanyol (sebagian wilayah)
- Rusia Utara
- Sudut kecil Portugal
Baca Juga :
Fenomena Astronomi Agustus 2026, Ada Gerhana Matahari Total hingga Puncak Hujan Meteor Perseid
- Alaska
- Kanada
- Afrika Barat
- Amerika Serikat bagian utara
Durasi totalitas Gerhana Matahari Total
NASA memperkirakan durasi totalitas maksimum Gerhana Matahari Total pada 12 Agustus 2026 mencapai sekitar 2 menit 18 detik. Dalam fase ini, Matahari akan tertutup sepenuhnya oleh Bulan sehingga korona Matahari dapat terlihat dari wilayah yang berada di jalur totalitas.Walaupun berlangsung singkat, momen tersebut menjadi salah satu yang paling ditunggu para pengamat astronomi karena Gerhana Matahari Total sebelumnya terjadi pada 2024.
Apakah Gerhana Matahari Total bisa dilihat dari Indonesia?
Sayangnya, Gerhana Matahari Total pada 12 Agustus 2026 tidak dapat disaksikan dari Indonesia. Karena, jalur gerhana berada jauh di belahan Bumi utara sehingga wilayah Indonesia tidak termasuk daerah yang dilewati fenomena tersebut.Meski begitu, masyarakat Indonesia tetap dapat mengikuti momen langka ini melalui siaran langsung maupun dokumentasi dari berbagai lokasi yang berada di jalur totalitas.
Sobat Medcom, itulah informasi mengenai Gerhana Matahari Total yang akan terjadi pada 12 Agustus 2026. Semoga bermanfaat ya!
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda