Meningkatnya jumlah pencari kerja yang pesat membuat persoalan ini kian menjadi perhatian di berbagai negara. Data terbaru 2026 menunjukkan sejumlah negara Asia bahkan mencatatkan angka pengangguran hingga puluhan persen.
Meski penuh tantangan, negara-negara tersebut terus berupaya memulihkan perekonomian dan memperkuat pasar kerja. Tingginya angka ini menjadi pendorong bagi pemerintah untuk segera memperluas kesempatan kerja masyarakat.
Lantas, negara mana saja yang memiliki tingkat pengangguran tertinggi di Asia pada tahun ini? Yuk, simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
10 Negara dengan Pengangguran Tertinggi di Asia 2026
Mengutip laman Worldstats.io yang merangkum data World Bank dan lembaga internasional seperti International Labour Organization (ILO), berikut 10 negara di Asia dengan tingkat pengangguran tertinggi:1. Palestina
Tingkat pengangguran: 24,4 persen2. Yaman
Tingkat pengangguran: 17,3 persen3. Yordania
Tingkat pengangguran: 16,5 persen4. Irak
Tingkat pengangguran: 15,5 persen5. Suriah
Tingkat pengangguran: 13,6 persen6. Afghanistan
Tingkat pengangguran: 13,3 persen7. Armenia
Tingkat pengangguran: 12,9 persen8. Georgia
Tingkat pengangguran: 12,1 persen9. Lebanon
Tingkat pengangguran: 11,0 persen10. Nepal
Tingkat pengangguran: 10,5 persenTingginya Pengangguran di Negara Timur Tengah
Konflik yang berkepanjangan dan hancurnya infrastruktur ekonomi turut menyebabkan meningkatnya angka pengangguran di sejumlah wilayah. Palestina menjadi salah satu contoh nyatanya.Pada 2026, Palestina menjadi negara di Asia dengan angka pengangguran tertinggi mencapai 24,4 persen. Kondisi serupa juga terjadi di Yaman, Irak, Suriah, hingga Afghanistan.
Akibat konflik berkepanjangan, pendapatan nasional negara-negara tersebut turun drastis dan mematikan lapangan pekerjaan. Konflik juga memicu terjadinya pemblokiran serta hambatan ekonomi secara global.
Kondisi berbeda dialami oleh Nepal. Tingginya angka pengangguran di negara tersebut lebih disebabkan oleh minimnya lapangan kerja formal yang layak serta kurangnya investasi pada pengembangan sumber daya manusia.
Bagaimana dengan Indonesia?
Berdasarkan data yang sama, Indonesia berada di peringkat ke-31 dari 49 negara di Asia dengan tingkat pengangguran sebesar 3,2 persen dan peringkat ke-139 di dunia.Tingkat pengangguran Indonesia ini jauh lebih rendah dibandingkan dengan negara-negara di kawasan Asia Barat maupun beberapa tetangga di Asia Selatan seperti India sebesar 4,2 persen dan Pakistan sebesar 5,4 persen.
Di tingkat Asia Tenggara, angka pengangguran Indonesia berada di kategori sedang, sejajar dengan Bhutan sebesar 3,2 persen, namun masih di atas negara tetangga seperti Malaysia sebesar 3,8 persen dan Brunei Darussalam sebesar 5,3 persen.
Meski begitu, data resmi nasional sering kali menunjukkan angka yang berbeda. Berdasarkan data per Juni 2026, angka pengangguran riil di Malaysia berada di kisaran 3 persen atau sekitar 517 ribu orang.
Sementara di Indonesia, berdasarkan Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus 2026 yang dikutip dari laman bps.go.id, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) berada di angka 4,65 persen dengan jumlah pengangguran mencapai 7,22 juta orang.
Perbedaan angka pengangguran antarlembaga terjadi akibat perbedaan kriteria dan metodologi yang diterapkan. Sebagian negara hanya menghitung warga yang tidak bekerja, sedangkan yang lainnya menghitung status aktif mencari kerja dan tanpa penghasilan.
Sobat Medcom, itulah daftar negara dengan pengangguran tertinggi di Asia tahun 2026 beserta posisi Indonesia. Semoga informasi ini dapat menambah wawasan kamu, ya! (Talitha Islamey)
Baca Juga :