Laporan bertajuk Average IQ by Country 2026 yang dirilis oleh International IQ Test menjadi salah satu referensi paling detail saat ini. Dengan mengolah data dari sekitar 1.212.714 peserta tes daring sepanjang tahun 2025, laporan ini berupaya memetakan negara mana saja yang memiliki Intelligence Quotient (IQ) paling tinggi di dunia.
Angka-angka yang muncul bukan sekadar angka acak. Semua skor telah ditetapkan dengan rata-rata global 100 dan disesuaikan setiap tahun agar perbandingannya tetap adil. Hasilnya sangat konsisten, hampir 85 persen negara peserta menunjukkan stabilitas skor yang luar biasa, membuktikan bahwa data ini bukan hasil fluktuasi sesaat.
Para ahli mengingatkan agar masyarakat tidak melihat angka IQ secara sempit. Skor ini dipengaruhi oleh banyak variabel kompleks, seperti kualitas pendidikan, akses internet, standar kesehatan, nutrisi, hingga stimulasi lingkungan sejak dini. Meskipun faktor genetik sering disebut, pengaruhnya masih menjadi topik perdebatan di dunia sains.
Tes ini menggunakan metode Raven's Progressive Matrices yang hanya mengukur logika nonverbal dan pengenalan pola. Kecerdasan manusia itu luas; aspek penting seperti kreativitas, empati, kemampuan bahasa, dan kebijaksanaan tidak bisa diukur hanya dengan satu jenis tes saja.
Korea Selatan Sang Juara Baru
Di samping kesuksesan budayanya, Korea Selatan resmi menyandang predikat negara dengan rata-rata IQ tertinggi di dunia. Dengan skor 106,97 dari 26.996 partisipan, negara ini berhasil naik dari 106,43 pada tahun sebelumnya. Hal tersebut membuktikan sistem pendidikan dan budaya belajar mereka yang kuat membuahkan hasil nyata.Kenaikan skor Korea Selatan mungkin terlihat kecil, namun sangat berarti. Di saat negara-negara pesaing utamanya mengalami tren penurunan, Korea Selatan justru menunjukkan arah positif, mempertegas dominasi intelektual di kancah global.
Dominasi Asia Timur dan Kejutan Singapura
Panggung tiga besar dunia mutlak dikuasai oleh blok Asia Timur melalui China dan Jepang, meskipun keduanya mencatat sedikit penurunan skor. Sementara itu, Iran, Australia, dan Rusia menyusul di posisi berikutnya. Kejutan justru datang dari Singapura yang biasanya unggul, kini harus turun ke posisi ketujuh setelah kehilangan poin yang cukup signifikan.Bintang Baru, Vietnam dan Albania
Di luar nama-nama besar, ada beberapa negara yang performanya melonjak drastis. Vietnam menunjukkan kemajuan pesat dalam akses pendidikan dan digitalisasi, sementara Albania dan Siprus mencatatkan kenaikan skor terbesar tahun ini, menjadikannya sorotan baru dalam peta kecerdasan dunia.Penasaran dengan daftar negara yang memiliki skor iq tertinggi? Yuk simak deretannya berikut ini.
20 Negara dengan Skor IQ Tertinggi di Dunia
- Korea Selatan: 106.97
- China: 106.48
- Jepang: 106.30
- Iran: 104.80
- Australia: 104.45
- Rusia: 103.78
- Singapura: 103.56
- Mongolia: 102.61
- Selandia Baru: 102.35
- Vietnam: 102.26
- Spanyol: 102.24
- Siprus: 102.12
- Kanada: 102.09
- Inggris: 101.57
- Sri Lanka: 101.22
- Slovenia: 101.15
- Belarus: 101.05
- Amerika Serikat: 101.04
- Albania: 101.00
- Swiss: 100.84
Bagaimana dengan Indonesia?
Di saat beberapa tetangga di Asia mulai menunjukkan taringnya, posisi Indonesia dalam daftar global justru menjadi catatan yang cukup memprihatinkan. Indonesia harus puas berada di peringkat ke-126 dari total 137 negara yang terdata.Dengan rata-rata skor IQ sebesar 89,96 dari hampir 300 ribu partisipan, angka ini menunjukkan adanya kemerosotan yang cukup signifikan. Indonesia mengalami penurunan sebanyak 3,22 poin dibandingkan dengan pencapaian tahun sebelumnya yang sempat menyentuh angka 93,18.
Kesenjangan ini terasa semakin kontras jika melirik negara tetangga, Singapura. Sebagai sesama negara di kawasan Asia Tenggara, Singapura tetap kokoh mempertahankan reputasinya dengan menduduki posisi ke-7 dunia.
Perbedaan posisi yang terpaut sangat jauh ini menjadi pengingat bagi Indonesia membenahi kualitas pendidikan, akses nutrisi, dan pemerataan literasi digital masih menjadi hal yang mendesak untuk segera diselesaikan. (Talitha Islamey)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News