OSN Nasional jenjang pendidikan menengah 2026 berlangsung pada 14–20 September 2026. Melansir informasi di akun Instagram Puspresnas, pembukaan dilaksanakan di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Jawa Timur, pada Selasa, 15 September 2026.
Lantas, seperti apa pelaksanaan OSN Nasional 2026 dan apa saja cabang yang diperlombakan? Yuk, simak informasinya!
OSN Nasional Jenjang SMA 2026
Pelaksanaan OSN Tingkat Nasional Jenjang Pendidikan Menengah 2026 digelar pada 14–20 September 2026. Sebanyak 540 finalis dari 28 provinsi dan satu Sekolah Indonesia di Luar Negeri (SILN) Jepang berhasil lolos ke tingkat nasional.Pembukaan OSN dilaksanakan di UMM, Jawa Timur, pada 15 September. UMM juga kembali dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan OSN Dikmen 2026.
Para finalis akan berkompetisi dalam sembilan cabang sains. Selain kompetisi OSN, rangkaian kegiatan juga dihadiri peserta Ekshibisi Kompetisi Kecerdasan Artifisial (EKKA). Secara keseluruhan, terdapat 566 murid yang mengikuti kegiatan OSN dan EKKA di UMM.
9 Cabang Lomba OSN Nasional Jenjang SMA 2026
Melansir laman resmi Puspresnas, peserta OSN Nasional Jenjang SMA berkompetisi dalam sembilan cabang sains. Berikut daftarnya:- Astronomi
- Biologi
- Ekonomi
- Fisika
- Geografi
- Informatika/Komputer
- Kebumian
- Kimia
- Matematika
Sebelum mencapai tingkat nasional, peserta OSN harus melewati rangkaian seleksi secara berjenjang. OSN Nasional jenjang pendidikan menengah, tahapan dimulai dari OSN Tingkat Kabupaten/Kota (OSN-K).
Peserta yang lolos kemudian mengikuti OSN Tingkat Provinsi (OSN-P) sebelum diseleksi kembali untuk mengikuti semifinal dan tingkat nasional. Tahapan tersebut dilakukan berdasarkan mekanisme dan ketentuan yang telah ditetapkan.
Pendaftar OSN Dikmen 2026 Capai 297.955 Peserta
Partisipasi peserta dalam OSN jenjang pendidikan menengah 2026 juga mengalami peningkatan. Puspresnas mencatat 297.955 peserta mendaftar OSN Dikmen 2026. Jumlah tersebut meningkat 12,33 persen dibandingkan pendaftar pada 2025 yang mencapai 265.251 peserta.Peserta berasal dari jenjang SMA/MA/SMK/MAK/sederajat dari 38 provinsi serta SILN di berbagai negara. Dari jumlah pendaftar tersebut, sebanyak 540 finalis kemudian berhasil melaju ke tingkat nasional dan berkompetisi dalam sembilan cabang sains.
Ada Ekshibisi Kompetisi Kecerdasan Artifisial
Selain sembilan cabang utama OSN, Puspresnas juga menyelenggarakan Ekshibisi Kompetisi Kecerdasan Artifisial (EKKA) sebagai bagian dari rangkaian OSN Dikmen 2026. EKKA merupakan bagian dari perluasan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan talenta di bidang kecerdasan artifisial.EKKA menjadi bagian dari OSN Dikmen untuk mengenalkan cabang ajang kecerdasan artifisial kepada peserta didik. Pada 2026, EKKA mencatat 2.317 pendaftar dari 37 provinsi, meningkat dibandingkan 1.347 peserta pada 2025.
OSN Jadi Bagian dari Pembinaan Talenta
Kemendikdasmen menyampaikan OSN tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari pembinaan talenta peserta didik secara berkelanjutan. Peserta dengan capaian terbaik berkesempatan mengikuti pembinaan lanjutan dan berpotensi mewakili Indonesia dalam berbagai olimpiade sains internasional, seperti International Mathematical Olympiad (IMO), International Physics Olympiad (IPhO), dan International Olympiad in Informatics (IOI).Yuk Sobat Medcom, pantau terus informasi terbaru melalui laman dan kanal resmi Puspresnas Kemendikdasmen! (Adinda Kinanthi)