OSN Tingkat Nasional 2026 (Dok. Puspresnas Kemendikdasmen)
OSN Tingkat Nasional 2026 (Dok. Puspresnas Kemendikdasmen)

540 Finalis Berkompetisi di OSN Tingkat Nasional Jenjang SMA 2026, Cek 9 Cabang Lombanya!

Renatha Swasty • 17 September 2026 18:04
Ringkasnya gini..
  • Kemendikdasmen melalui Puspresnas menggelar OSN Tingkat Nasional Jenjang Pendidikan Menengah 2026 di UMM pada 14–20 September 2026.
  • Sebanyak 540 finalis berkompetisi dalam 9 cabang sains utama, didampingi dengan hadirnya Ekshibisi Kompetisi Kecerdasan Artifisial (EKKA).
  • Ajang ini menjadi bagian dari pembinaan talenta berkelanjutan untuk mencetak perwakilan Indonesia di olimpiade sains tingkat internasional.
Jakarta: Olimpiade Sains Nasional (OSN) Tingkat Nasional Jenjang Pendidikan Menengah 2026 resmi digelar. Ajang yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) ini mempertemukan peserta didik yang berhasil melewati rangkaian seleksi dari tingkat kabupaten/kota hingga provinsi.

OSN Nasional jenjang pendidikan menengah 2026 berlangsung pada 14–20 September 2026. Melansir informasi di akun Instagram Puspresnas, pembukaan dilaksanakan di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Jawa Timur, pada Selasa, 15 September 2026.

Lantas, seperti apa pelaksanaan OSN Nasional 2026 dan apa saja cabang yang diperlombakan? Yuk, simak informasinya!

OSN Nasional Jenjang SMA 2026

Pelaksanaan OSN Tingkat Nasional Jenjang Pendidikan Menengah 2026 digelar pada 14–20 September 2026. Sebanyak 540 finalis dari 28 provinsi dan satu Sekolah Indonesia di Luar Negeri (SILN) Jepang berhasil lolos ke tingkat nasional.

Pembukaan OSN dilaksanakan di UMM, Jawa Timur, pada 15 September. UMM juga kembali dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan OSN Dikmen 2026.

Para finalis akan berkompetisi dalam sembilan cabang sains. Selain kompetisi OSN, rangkaian kegiatan juga dihadiri peserta Ekshibisi Kompetisi Kecerdasan Artifisial (EKKA). Secara keseluruhan, terdapat 566 murid yang mengikuti kegiatan OSN dan EKKA di UMM.

9 Cabang Lomba OSN Nasional Jenjang SMA 2026

Melansir laman resmi Puspresnas, peserta OSN Nasional Jenjang SMA berkompetisi dalam sembilan cabang sains. Berikut daftarnya:
  1. Astronomi
  2. Biologi
  3. Ekonomi
  4. Fisika
  5. Geografi
  6. Informatika/Komputer
  7. Kebumian
  8. Kimia
  9. Matematika
Kesembilan cabang tersebut menjadi bagian dari kompetisi utama OSN Nasional Jenjang Pendidikan Menengah 2026.

Sebelum mencapai tingkat nasional, peserta OSN harus melewati rangkaian seleksi secara berjenjang. OSN Nasional jenjang pendidikan menengah, tahapan dimulai dari OSN Tingkat Kabupaten/Kota (OSN-K).

Peserta yang lolos kemudian mengikuti OSN Tingkat Provinsi (OSN-P) sebelum diseleksi kembali untuk mengikuti semifinal dan tingkat nasional. Tahapan tersebut dilakukan berdasarkan mekanisme dan ketentuan yang telah ditetapkan.

Pendaftar OSN Dikmen 2026 Capai 297.955 Peserta

Partisipasi peserta dalam OSN jenjang pendidikan menengah 2026 juga mengalami peningkatan. Puspresnas mencatat 297.955 peserta mendaftar OSN Dikmen 2026. Jumlah tersebut meningkat 12,33 persen dibandingkan pendaftar pada 2025 yang mencapai 265.251 peserta.

Peserta berasal dari jenjang SMA/MA/SMK/MAK/sederajat dari 38 provinsi serta SILN di berbagai negara. Dari jumlah pendaftar tersebut, sebanyak 540 finalis kemudian berhasil melaju ke tingkat nasional dan berkompetisi dalam sembilan cabang sains.

Ada Ekshibisi Kompetisi Kecerdasan Artifisial

Selain sembilan cabang utama OSN, Puspresnas juga menyelenggarakan Ekshibisi Kompetisi Kecerdasan Artifisial (EKKA) sebagai bagian dari rangkaian OSN Dikmen 2026. EKKA merupakan bagian dari perluasan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan talenta di bidang kecerdasan artifisial.

EKKA menjadi bagian dari OSN Dikmen untuk mengenalkan cabang ajang kecerdasan artifisial kepada peserta didik. Pada 2026, EKKA mencatat 2.317 pendaftar dari 37 provinsi, meningkat dibandingkan 1.347 peserta pada 2025.

OSN Jadi Bagian dari Pembinaan Talenta

Kemendikdasmen menyampaikan OSN tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari pembinaan talenta peserta didik secara berkelanjutan. Peserta dengan capaian terbaik berkesempatan mengikuti pembinaan lanjutan dan berpotensi mewakili Indonesia dalam berbagai olimpiade sains internasional, seperti International Mathematical Olympiad (IMO), International Physics Olympiad (IPhO), dan International Olympiad in Informatics (IOI).

Yuk Sobat Medcom, pantau terus informasi terbaru melalui laman dan kanal resmi Puspresnas Kemendikdasmen! (Adinda Kinanthi)
 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan