Banyak calon peserta bertanya-tanya mengapa MagangHub Batch 3 yang disebut sudah dibuka belum bisa dipakai untuk mendaftar. Kemnaker menjelaskan bahwa tahapan saat ini masih berada pada giliran penyelenggara magang, yaitu perusahaan.
“Jadi, kalau Rekanaker belum bisa daftar sebagai peserta, jangan langsung mengira akunmu bermasalah, ya!” tulis informasi dalam unggahan akun Instagram @kemnaker, dikutip Minggu, 18 Oktober 2026.
Pendaftaran bagi perusahaan penyelenggara memang dimulai lebih awal, yaitu pada September 2026. Hal ini dilakukan agar posisi magang sudah tersedia sebelum calon peserta mendaftar.
Dengan skema tersebut, calon peserta diharapkan bisa memilih lowongan secara lebih terarah. Pada tahap ini, pemerintah juga menyediakan kuota sekitar 70 ribu lowongan yang dikhususkan pada sektor swasta atau industri.
Batch 3 Hanya dari Perusahaan, Tanpa Kementerian dan Lembaga
Seluruh lowongan pada Batch 3 Angkatan 2 berasal dari perusahaan. Artinya, tidak ada penempatan di kementerian maupun lembaga pemerintah pada batch kali ini.“Untuk batch 3 itu semuanya lowongan perusahaan. Jadi tidak ada lowongan dari kementerian dan lembaga,” ungkap Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemnaker, Darmawansyah, dikutip dari laman Media Indonesia, Minggu, 18 Oktober 2026.
Kemnaker juga memperketat verifikasi perusahaan penyelenggara dalam Program Pemagangan Nasional. Langkah ini dilakukan agar lowongan yang tayang berasal dari perusahaan yang telah melalui pemeriksaan, sehingga calon peserta dapat mendaftar dengan lebih aman dan terarah.
Seleksi dan Uang Saku
Setelah pendaftaran perusahaan rampung, pendaftaran dan seleksi bagi peserta berlangsung sepanjang Oktober hingga awal November. Program ini direncanakan memulai tahap kickoff secara resmi pada November 2026.Darmawansyah memastikan uang saku peserta selama masa pemagangan pada Batch 3 tetap sepenuhnya ditanggung pemerintah. Dengan skema ini, perusahaan penyelenggara tidak diwajibkan ikut menanggung beban uang saku peserta, sehingga diharapkan lebih banyak industri yang terlibat.
Tren Positif dan Target 150 Ribu Peserta
Program Pemagangan Nasional menunjukkan tren positif dalam penyerapan tenaga kerja. Berdasarkan data Kemnaker, dari total 100 ribu lulusan Magang Nasional 2025, sebanyak 60 ribu orang menjalani magang di sektor industri. Dari jumlah tersebut, hampir 50 persen atau sekitar 30 ribu lulusan berhasil terserap dan bekerja permanen di perusahaan tempat mereka magang.Pada 2026, pemerintah menargetkan total 150 ribu peserta yang dibagi ke dalam tiga gelombang (batch). Batch 1 diikuti 46 ribu peserta, sedangkan Batch 2 mencatat 40.962 peserta yang dinyatakan lolos seleksi.
Kemnaker menegaskan akan terus melakukan evaluasi berkala untuk mengukur efektivitas program, mulai dari peningkatan kompetensi, pengalaman kerja, hingga perkembangan karier peserta setelah menyelesaikan masa pemagangan.
Jadwal Lengkap MagangHub Batch 3 Angkatan 2
Berdasarkan timeline yang diumumkan Kemnaker, berikut tahapan Program Pemagangan Nasional Batch 3 Angkatan 2:- Pendaftaran penyelenggara: 28 September-22 Oktober 2026
- Verifikasi penyelenggara oleh Kemnaker: 28 September-23 Oktober 2026
- Penetapan penyelenggara dan penayangan lowongan magang: 26-27 Oktober 2026
- Pendaftaran peserta magang: 27 Oktober-1 November 2026
- Rekrutmen dan pengusulan peserta oleh penyelenggara: 2-10 November 2026
- Seleksi dan penetapan peserta oleh Kemnaker: 11-13 November 2026
- Pengumuman seleksi peserta magang: 13 November 2026
- Hari pertama magang: 16 November 2026
Hal yang Perlu Disiapkan Calon Peserta
Sambil menunggu pendaftaran peserta dibuka, Kemnaker mengimbau calon peserta untuk:- Merapikan akun SIAPkerja: pastikan akun bisa diakses dan data profil sudah sesuai
- Menentukan target posisi: tentukan bidang pemagangan yang sesuai dengan pendidikan dan minat
- Menyiapkan data diri: cek kembali data pribadi dan dokumen yang mungkin diperlukan saat pendaftaran.
Dengan persiapan yang matang dan pemahaman jadwal yang tepat, persaingan berburu lowongan magang di batch kali ini tentu bisa dihadapi dengan lebih percaya diri. Jangan sampai kesempatan berharga ini terlewat begitu saja, ya! (Talitha Islamey)