Wamenaker Afriansyah Noor. Foto: Kemenaker
Wamenaker Afriansyah Noor. Foto: Kemenaker

Mahasiswa Jangan Hanya Kejar Ijazah! Pemerintah Ingatkan Kompetensi dan Pengalaman

Annisa ayu artanti • 10 Oktober 2026 09:40
Ringkasnya gini..
  • Wamenaker Afriansyah Noor meminta mahasiswa tak hanya mengejar IPK dan ijazah, tetapi juga membangun kompetensi serta pengalaman.
  • Afriansyah mendorong mahasiswa memanfaatkan magang untuk menerapkan teori, melatih disiplin, dan membangun kemampuan kerja sama tim.
  • Pemerintah mendorong kolaborasi pendidikan, pelatihan, sertifikasi, dan pasar kerja untuk membantu menyiapkan talenta Indonesia.
Magelang: IPK tinggi dan ijazah memang penting, tetapi keduanya bukan satu-satunya bekal untuk memasuki dunia kerja. 

Mahasiswa juga perlu membangun kompetensi, menambah pengalaman nyata, dan mengasah kemampuan agar bisa bersaing mendapatkan pekerjaan hingga menciptakan lapangan kerja sendiri.

Pesan tersebut disampaikan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor saat membuka Untidar Job Fair 4.0 & Disnaker Goes to Campus 2026 di Universitas Tidar (Untidar), Magelang, Jawa Tengah, Jumat, 9 Oktober 2026.

Mengusung tema Bridging Talents, Building Futures, kegiatan ini menjadi ruang pertemuan antara dunia pendidikan, pencari kerja, dan kebutuhan industri. 

Afriansyah menekankan pentingnya mahasiswa mempersiapkan diri sejak masih duduk di bangku kuliah.

"Kepada mahasiswa Untidar, saya berpesan jangan hanya mengejar IPK dan ijazah, tetapi kejarlah kompetensi dan pengalaman. Jangan pula sekadar mencari pekerjaan, tetapi bangunlah kemampuan untuk menciptakan lapangan kerja," kata Afriansyah dikutip dari siaran pers pada Sabtu, 10 Oktober 2026.
 
Afriansyah menjelaskan kolaborasi antara Untidar dan Disnaker merupakan komitmen negara mendampingi pencari kerja sejak masa persiapan.

"Pemerintah tak lagi sekadar menerapkan konsep link and match, tetapi mengembangkannya menjadi Connect to Grow yang menghubungkan pendidikan, pelatihan, sertifikasi, hingga pasar kerja secara terintegrasi," ujarnya.

Mahasiswa Perlu Punya Kompetensi yang Dibutuhkan Industri

Ia juga mengajak mahasiswa memanfaatkan kesempatan magang. Bagi Afriansyah, magang bukan jalan buntu, melainkan pintu masuk menuju dunia kerja sekaligus investasi masa depan.

"Di kampus saudara belajar teori, namun di tempat magang saudara belajar menerapkannya menjadi hasil nyata, sekaligus melatih disiplin dan kerja sama tim," tuturnya.

Afriansyah turut menekankan pentingnya semangat Pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, dunia usaha, masyarakat, dan media dalam membangun jalur penyiapan talenta Indonesia.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ANN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan