Jakarta: Berangkat dari semangat berjualan es dung-dung ayahnya, Rio Hermawan menjadi seorang anak yang tak ingin menyerah dengan keadaan. Melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, merupakan cita-cita Rio agar #BangkitDari kesulitan perekonomian keluarga.
Pria berusia 17 tahun ini percaya pendidikan bisa jadi pemutus rantai kemiskinan. Makanya, dia tekun belajar agar bisa mendapat beasiswa di perguruan tinggi.
Belajar di dalam ruang kelas, tak cukup bagi anak ke dua dari tiga bersaudara ini. Buku dijadikannya suplemen agar unggul dari teman satu sekolahnya. Rio mengaku suka membaca buku untuk menambah pengetahuan. Dia selalu menyempatkan diri untuk membaca, baik sebelum tidur, maupun sebelum berangkat ke sekolah.
"Pokoknya cukup 30 menit saja," ujar Rio.
Rio tak ingin menjadi beban keluarga atas keinginannya melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Jalur beasiswa jadi satu-satunya kesempatan mewujudkan cita-cita Rio melanjutkan pendidikan.
Beasiswa perguruan tinggi sudah jadi target Rio sejak masuk SMA. Selama berseragam putih abu-abu, ia bertekad bisa terus berprestasi demi memuluskan niatannya itu. Makanya, ia selalu berupaya masuk peringkat 10 besar di kelas.
Kecintaannya pada ilmu bumi mengantarkan Rio mengikuti berbagai perlombaan dan meraih prestasi. Salah satunya, dia pernah meraih juara dua olimpiade sains nasional tingkat kabupaten. "Sempat lolos tingkat provinsi tapi tidak lolos ke nasional," ungkapnya.
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan