Jakarta: "Secara mental sebenarnya saya tidak siap mengikuti pengukuhan sebagai guru besar saat ini. Orang yang saya cintai dan memberikan dukungan penuh untuk pencapaian akademik ini baru saja pergi meninggalkan saya untuk selama-lamanya," ungkap peraih gelar Guru Besar Fakultas Teknik Universitas Diponegoro (Undip), Hargono, dengan nada setengah tercekat saat momentum pengukuhannya, Selasa 25 Mei 2021.
Empat bulan jelang pengukuhannya, istri Hargono tutup usia. Bagi Hargono istrinya adalah sosok yang setia mendampingi dan mendorong pengajuannya sebagai guru besar. Dia mengatakan, setelah terdeteksi kanker, selama enam bulan istrinya bertahan dengan penyakit itu.
"Karena itu, saya persembahan gelar ini untuk perjuangan istri saya," ucap Hargono.
Baca: Modal Nekat, Kunci Jadi Peternak Kelas Pengusaha
Perempuan yang sudah memberinya dua buah hati itu harus pergi selama-lamanya. Wajar saja Hargono yang mengampu 9 mata kuliah di Departemen Teknik Kimia (Tekim) FT Undip itu seolah masuk dalam masa-masa yang cukup berat.
Namun mengingat begitu besarnya dorongan sang istri sewaktu masih berada di sisinya, dia menguatkan hati mengikuti inagurasinya sebagai professor ke-17 di Teknik Kimia Undip.
"Sungguh ini berkah bagi saya. Di antara 21 profesor yang dikukuhkan, saya yang paling banyak umurnya. Ibaratnya ini bisa saya raih pada injury time. Tentu selain kepada keluarga, saya berterima kasih kepada teman-teman yang tak henti memberi motivasi hingga bisa mencapai gelar akademik tertinggi," kata Hargono.
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan