Suroso Isnandar terbilang memiliki latar belakang yang kuat terkait energi listrik. Latar belakang itu didapatkannya dari karier dan jejak pendidikannya.
Seperti apa profil dan pendidikan Suroso Isnandar? Berikut selengkapnya:
Profil Suroso Isnandar
Suroso Isnandar lahir di Klaten pada 12 Agustus 1971. Suroso bukan wajah baru di PLN, sebab ia telah berkarir 30 tahun di persuahaan pelat merah tersebut.Suroso Isnandar pernah menjabat berbagai posisi di PLN. Mulai dari Vice President Perencanaan Sistem, General Manager Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali, hingga Kepala Satuan Digital dan Teknologi Informasi.
Kantor PLN di Jakarta Selatan. Foto: PLN
Karier Suroso Isnandar
- 2007-2019: Divisi Perencanaan Sistem PLN Pusat; Vice President Perencanaan Sistem.
- 2019-2021: General Manager PLN Unit Induk Pembangkitan dan Penyaluran (UIPPS) Sulawesi.
- 2021-2022: General Manager PLN Unit Induk Pusat Pengatur Beban (UIP2B) Jawa, Madura, dan Bali.
- 2022-2023: Kepala Satuan Digital dan Teknologi Informasi, Direktorat Utama PLN Kantor Pusat.
- 2023-2025: Direktur Manajemen Risiko, diangkat lewat RUPS.
- 2025-14 Oktober 2026: Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan.
- 14 Oktober 2026: Direktur Utama PLN.
Pendidikan Suroso Isnandar
- S1 Power System Engineering, ITB, (1994)
- S2 Power System Engineering and Management, University of Abertay, Inggris, MSc (1999)
- S3 Teknik Elektro, ITB, (2025)
Penetapan ini menjadi bagian dari estafet kepemimpinan untuk melanjutkan agenda transformasi PLN, mencakup penguatan keandalan sistem, pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan, pengembangan energi baru terbarukan, dan peningkatan layanan pelanggan.
PLN menyampaikan apresiasi kepada Darmawan Prasodjo atas dedikasi dan kontribusinya dalam mengawal transformasi perusahaan. Di bawah kepemimpinan Suroso, PLN akan melanjutkan program strategis untuk menyediakan listrik yang andal, terjangkau, berkualitas, dan semakin bersih, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Pengangkatan Suroso sebagai Direktur Utama PLN pun mendapat respons dari Koordinator Nasional Relawan Listrik untuk Negeri (Re-LUN), H. Teuku Yudhistira. Menurut Yudhistira, pengalaman Suroso sebagai pegawai internal PLN menjadi salah satu modal untuk memahami operasional perusahaan dan tantangan sektor ketenagalistrikan.
"Yang pertama, Suroso adalah murni pegawai PLN yang pastinya sangat memahami denyut nadi perusahaan. Dengan latar belakang pendidikan dan jabatan yang pernah diembannya, pastinya beliau sangat memahami tentang energi kelistrikan yang menjadi core business PLN," kata dia.
Yudhistira berharap kepemimpinan Suroso dapat meningkatkan kinerja perusahaan sekaligus memperbaiki persepsi publik terhadap PLN. Ia juga mendorong seluruh insan PLN untuk mendukung kepemimpinan baru tersebut.