Tampak udara Gedung PLN Kantor Pusat di daerah Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Tampak udara Gedung PLN Kantor Pusat di daerah Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Hasil RUPSLB, Suroso Isnandar Ditetapkan Sebagai Dirut PLN

Muhammad Syahrul Ramadhan • 15 Oktober 2026 12:44
Ringkasnya gini..
  • Suroso Isnandar ditetapkan sebagai Direktur Utama PLN, menggantikan Darmawan Prasodjo.
  • Penetapan ini dilaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT PLN (Persero).
  • Sebelumnya, Suroso menjabat sebagai Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN.
Jakarta: Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT PLN (Persero) menetapkan Suroso Isnandar sebagai Direktur Utama PLN, menggantikan Darmawan Prasodjo, pada Rabu (14/10). Sebelumnya, Suroso menjabat sebagai Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN.

Penetapan ini menjadi bagian dari estafet kepemimpinan untuk melanjutkan agenda transformasi PLN, mencakup penguatan keandalan sistem, pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan, pengembangan energi baru terbarukan, dan peningkatan layanan pelanggan.

PLN menyampaikan apresiasi kepada Darmawan Prasodjo atas dedikasi dan kontribusinya dalam mengawal transformasi perusahaan. Di bawah kepemimpinan Suroso, PLN akan melanjutkan program strategis untuk menyediakan listrik yang andal, terjangkau, berkualitas, dan semakin bersih, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi bagi seluruh masyarakat Indonesia.
 

Karier dan Latar Belakang Pendidikan Suroso


Karier Suroso di PLN mencakup sejumlah jabatan di bidang operasional dan manajemen ketenagalistrikan. Pada 2019–2021, ia menjabat General Manager PLN Unit Induk Pembangkitan dan Penyaluran Sulawesi.

Selanjutnya, pada 2021–2022, Suroso memimpin PLN Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali. Jabatan tersebut berkaitan dengan pengelolaan sistem pengaturan beban listrik di wilayah tersebut.

Pada 2022–2023, ia dipercaya menjabat Kepala Satuan Digital dan Teknologi Informasi pada Direktorat Utama PLN Kantor Pusat. Pengalaman ini melengkapi rekam jejaknya di bidang operasional kelistrikan dan teknologi informasi. Suroso juga memiliki sertifikasi Qualified Risk Governance Professional (QRGP), yang berkaitan dengan kompetensi tata kelola dan manajemen risiko.
 
Suroso Isnandar lahir di Klaten pada 12 Agustus 1971. Ia menempuh pendidikan tinggi di bidang teknik sistem tenaga listrik, yang relevan dengan perjalanan kariernya di industri ketenagalistrikan.

Suroso menyelesaikan pendidikan sarjana di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada bidang Power System Engineering pada 1994. Lima tahun kemudian, ia meraih gelar Master of Science di bidang Power System Engineering and Management dari University of Abertay pada 1999.

Pada 2025, Suroso menyelesaikan pendidikan doktor di bidang Teknik Elektro di ITB. Latar belakang pendidikan dan pengalamannya di berbagai unit PLN menjadi bagian dari rekam jejak Suroso sebelum dipercaya memimpin perusahaan tersebut.

Pengangkatan Suroso sebagai Direktur Utama PLN pun mendapat respons dari Koordinator Nasional Relawan Listrik untuk Negeri (Re-LUN), H. Teuku Yudhistira. Menurut Yudhistira, pengalaman Suroso sebagai pegawai internal PLN menjadi salah satu modal untuk memahami operasional perusahaan dan tantangan sektor ketenagalistrikan.

"Yang pertama, Suroso adalah murni pegawai PLN yang pastinya sangat memahami denyut nadi perusahaan. Dengan latar belakang pendidikan dan jabatan yang pernah diembannya, pastinya beliau sangat memahami tentang energi kelistrikan yang menjadi core business PLN," kata dia.

Yudhistira berharap kepemimpinan Suroso dapat meningkatkan kinerja perusahaan sekaligus memperbaiki persepsi publik terhadap PLN. Ia juga mendorong seluruh insan PLN untuk mendukung kepemimpinan baru tersebut.



Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(RUL)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>