Aksi nyata siswa kelas 10 SIS North East Jakarta dalam Project Grow. Foto: Istimewa
Aksi nyata siswa kelas 10 SIS North East Jakarta dalam Project Grow. Foto: Istimewa

Bukan FOMO! Aksi Nyata Pelajar Jakarta Selamatkan Pesisir PIK

Citra Larasati • 06 November 2026 22:34
Ringkasnya gini..
  • Axel Gregorio Salim gagas Project GROW, ajak pelajar tanam 45 bibit mangrove di kawasan TWA Mangrove PIK.
  • Berawal dari kelas Global Perspectives, aksi nyata ini jadi wadah edukasi ekologi langsung luar ruangan bagi siswa.
  • Inisiatif lintas jenjang ini dirancang berkelanjutan dan diproyeksikan terus diestafetkan ke adik kelas.
Jakarta: Di tengah kepungan isu krisis iklim dan ancaman tenggelamnya pesisir Ibu Kota, sekelompok pelajar memilih turun langsung ke lapangan ketimbang sekadar berteori di balik meja sekolah. Mengarungi lumpur Taman Wisata Alam (TWA) Mangrove, Pantai Indah Kapuk (PIK), mereka menancapkan puluhan bibit mangrove sebagai langkah konkret mitigasi abrasi dan pemulihan ekosistem laut Jakarta.

Gerakan tersebut diwadahi dalam Project Green Restoration and Ocean Wellness (GROW), sebuah inisiatif lingkungan yang diinisiasi oleh Axel Gregorio Salim, siswa kelas 10 SIS North East Jakarta. Aksi penanaman digelar pada Minggu, 1 November 2026, dengan melibatkan 11 peserta yang terdiri dari tim inti serta relawan lintas angkatan.

Sebanyak 45 bibit dan propagul mangrove berhasil ditanam di lahan konservasi pesisir tersebut. Bagi Axel, Project GROW bermula dari keresahan pribadinya saat mendalami materi mata pelajaran Global Perspectives di sekolah.
 
Pelajaran yang mengulas isu-isu global mulai dari krisis iklim, kemiskinan, hingga keberlanjutan hidup itu memicu kesadarannya, diskursus akademik harus bermuara pada aksi nyata.

“Daripada hanya membahas masalah lingkungan melalui penelitian atau presentasi, kenapa tidak mencoba melakukan sesuatu secara langsung? Akhirnya saya mengembangkan Project GROW untuk berkontribusi terhadap lingkungan sekaligus mengajak teman-teman ikut berpartisipasi,” ujar Axel dalam siaran persnya, di Jakarta, Jumat, 6 November 2026.

Pemilihan ekosistem mangrove di pesisir utara Jakarta bukan tanpa kalkulasi ekologis. Mangrove memiliki fungsi krusial sebagai penahan laju abrasi, perangkap sedimen lumpur, habitat alami biota pesisir seperti ikan dan kepiting, hingga penyerap karbon biru (blue carbon) dengan kapasitas tinggi.

“Saya memilih mangrove karena perannya yang penting bagi ekosistem pesisir, terutama di Jakarta. Saya juga ingin memilih kegiatan yang memungkinkan kami terlibat langsung dalam konservasi, bukan sekadar melakukan kampanye atau menyebarkan informasi,” katanya.

Mengubah gagasan menjadi aksi kolektif diakui Axel membawa tantangan tersendiri. Sebagai inisiator muda, ia harus mengurus seluruh lini persiapan secara mandiri, mulai dari perizinan lokasi ke pengelola TWA Mangrove PIK, rancangan SOP, akomodasi, hingga mengajak siswa dari tingkat kelas berbeda yang sebelumnya belum ia kenal akrab.
 
Project grow 2
Aksi nyata siswa kelas 10 SIS North East Jakarta dalam Project Grow. Foto: Istimewa

Kerja keras tersebut terbayar saat 10 rekannya bersedia meluangkan waktu akhir pekan untuk berkubang lumpur demi lingkungan. Keterlibatan adik kelas secara khusus dirancang Axel agar Project GROW memiliki napas panjang dan tidak berhenti saat dirinya menyelesaikan studi nanti.

“Harapannya, adik-adik kelas yang ikut bisa meneruskan inisiatif ini ketika saya sudah lulus nanti,” ungkapnya.

Axel menegaskan komitmen konservasi kelompoknya tidak berakhir saat bibit tertanam di lumpur. Tim Project GROW secara berkala tetap berkoordinasi dengan pihak pengelola TWA Mangrove PIK guna memantau daya tumbuh bibit-bibit tersebut.

Pengalaman di lapangan ini pun memberinya perspektif baru perihal kompleksitas kerja restorasi alam. "Bahkan kegiatan sederhana seperti menanam mangrove membutuhkan banyak persiapan dan koordinasi. Pengalaman ini membuat saya semakin menghargai upaya pelestarian lingkungan,” tuturnya.

Ke depan, Axel menargetkan Project GROW dapat memperluas cakupan program melalui penggalangan dana publik serta ekspansi ke sektor konservasi pesisir lainnya, seraya memastikan kepedulian ekologis terus terestafetkan antargenerasi pelajar di sekolahnya.
 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(CEU)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan